Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Suriani. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Menjelang rencana kunjungan Kementerian Pariwisata ke kawasan wisata Bukit Pringgondani Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, pada November 2025 mendatang, DPRD Kota Balikpapan menyoroti kesiapan infrastruktur menuju lokasi wisata tersebut.
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Suriani mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke Bukit Pringgondani untuk memastikan daerah siap menyambut kedatangan perwakilan pemerintah pusat.
“Peninjauan dilakukan sebagai bentuk dukungan agar potensi wisata lokal bisa dikembangkan secara maksimal,” ucap Suriani kepada awak media, Jumat (24/10/2025).
Menurut Suriani, salah satu persoalan utama yang perlu segera dibenahi adalah akses jalan menuju kawasan wisata. Saat ini, jalur menuju Bukit Pringgondani masih tergolong sempit dan sebagian besar belum diaspal, sehingga menyulitkan kendaraan besar maupun wisatawan yang datang berkunjung.
“Kami berharap pemerintah kota bisa memperbaiki dan mengaspal jalan menuju lokasi. Akses yang baik akan membuat wisatawan lebih nyaman dan meningkatkan jumlah kunjungan,” jelasnya
Dirinya menjelaskan, jalur melalui RT 15 Teritip memang sudah beraspal, namun kondisi berubah begitu mendekati area wisata, di mana sebagian ruas jalan masih berupa batu dan tanah.
“Oleh karena itu, kami meminta Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan segera melakukan pelebaran dan pengaspalan agar kendaraan wisata, termasuk bus rombongan dapat masuk dengan mudah,” terang Politisi Partai Golkar.
Selain menyoroti infrastruktur, Suriani juga mengapresiasi penataan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan Bukit Pringgondani yang dinilai cukup baik.
Ia menekankan agar proses pengembangan wisata tidak menghilangkan ciri khas pedesaan yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
“Jangan sampai penataan dilakukan terlalu modern. Justru nuansa desa yang alami itulah yang membuat Bukit Pringgondani berbeda dari tempat wisata lainnya,” tuturnya.
Ia berharap kunjungan Kementerian Pariwisata nanti dapat membawa dukungan nyata, terutama dalam hal peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami tahu anggaran daerah terbatas karena adanya pemangkasan. Harapannya, kementerian bisa ikut membantu setelah melihat langsung kondisi di lapangan,” pungkasnya.
Dengan pembenahan akses dan dukungan pemerintah pusat, DPRD optimistis Bukit Pringgondani dapat berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan wisata alam Balikpapan Timur. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan

Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Suriani. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Menjelang rencana kunjungan Kementerian Pariwisata ke kawasan wisata Bukit Pringgondani Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, pada November 2025 mendatang, DPRD Kota Balikpapan menyoroti kesiapan infrastruktur menuju lokasi wisata tersebut.
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Suriani mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke Bukit Pringgondani untuk memastikan daerah siap menyambut kedatangan perwakilan pemerintah pusat.
“Peninjauan dilakukan sebagai bentuk dukungan agar potensi wisata lokal bisa dikembangkan secara maksimal,” ucap Suriani kepada awak media, Jumat (24/10/2025).
Menurut Suriani, salah satu persoalan utama yang perlu segera dibenahi adalah akses jalan menuju kawasan wisata. Saat ini, jalur menuju Bukit Pringgondani masih tergolong sempit dan sebagian besar belum diaspal, sehingga menyulitkan kendaraan besar maupun wisatawan yang datang berkunjung.
“Kami berharap pemerintah kota bisa memperbaiki dan mengaspal jalan menuju lokasi. Akses yang baik akan membuat wisatawan lebih nyaman dan meningkatkan jumlah kunjungan,” jelasnya
Dirinya menjelaskan, jalur melalui RT 15 Teritip memang sudah beraspal, namun kondisi berubah begitu mendekati area wisata, di mana sebagian ruas jalan masih berupa batu dan tanah.
“Oleh karena itu, kami meminta Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan segera melakukan pelebaran dan pengaspalan agar kendaraan wisata, termasuk bus rombongan dapat masuk dengan mudah,” terang Politisi Partai Golkar.
Selain menyoroti infrastruktur, Suriani juga mengapresiasi penataan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan Bukit Pringgondani yang dinilai cukup baik.
Ia menekankan agar proses pengembangan wisata tidak menghilangkan ciri khas pedesaan yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
“Jangan sampai penataan dilakukan terlalu modern. Justru nuansa desa yang alami itulah yang membuat Bukit Pringgondani berbeda dari tempat wisata lainnya,” tuturnya.
Ia berharap kunjungan Kementerian Pariwisata nanti dapat membawa dukungan nyata, terutama dalam hal peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami tahu anggaran daerah terbatas karena adanya pemangkasan. Harapannya, kementerian bisa ikut membantu setelah melihat langsung kondisi di lapangan,” pungkasnya.
Dengan pembenahan akses dan dukungan pemerintah pusat, DPRD optimistis Bukit Pringgondani dapat berkembang menjadi salah satu destinasi unggulan wisata alam Balikpapan Timur. (Adv)
(Sf/Rs)