Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman mengimbau agar pengawasan terhadap peredaran makanan pokok diperketat selama bulan Ramadan.
Ini penting untuk memastikan bahwa semua makanan yang dijual kepada masyarakat memenuhi standar kualitas dan layak konsumsi.
“Pentingnya pedagang usaha mikro, industri kecil, menengah, hingga besar untuk memastikan makanan yang di jual dalam kondisi segar, tidak kedaluwarsa, serta aman untuk dikonsumsi,” ucap Yono sapaan akrabnya, Sabtu (8/3/2025).
Momen Ramadan sering disertai dengan peningkatan aktivitas jual beli makanan. Kualitas makanan pun harus menjadi perhatian utama agar tidak hanya enak, tetapi juga sehat dengan kandungan gizi yang baik untuk mendukung ibadah puasa.
Kebutuhan pangan juga meningkat, terutama menjelang Idulfitri, sehingga pedagang harus memastikan makanan yang dijual berkualitas dan memiliki kandungan gizi yang baik. “Kami berharap agar harga makanan seperti daging, cabai dan ayam tetap stabil mengingat lonjakan harga sering terjadi pada Ramadan," jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi agar harga pangan tetap stabil, DPRD bersama pemerintah kota berencana akan menggelar operasi pasar dalam waktu dekat. Operasi pasar ini bertujuan untuk memastikan tidak ada makanan kedaluwarsa yang beredar di pasar, serta untuk menertibkan produk yang belum memiliki sertifikasi halal.
“DPRD Balikpapan juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perdagangan untuk memantau distribusi pangan dan memastikan harga-harga tetap terkendali,” akunya.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian kepada warga Balikpapan dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan, tanpa harus khawatir dengan lonjakan harga atau kualitas makanan yang buruk. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman mengimbau agar pengawasan terhadap peredaran makanan pokok diperketat selama bulan Ramadan.
Ini penting untuk memastikan bahwa semua makanan yang dijual kepada masyarakat memenuhi standar kualitas dan layak konsumsi.
“Pentingnya pedagang usaha mikro, industri kecil, menengah, hingga besar untuk memastikan makanan yang di jual dalam kondisi segar, tidak kedaluwarsa, serta aman untuk dikonsumsi,” ucap Yono sapaan akrabnya, Sabtu (8/3/2025).
Momen Ramadan sering disertai dengan peningkatan aktivitas jual beli makanan. Kualitas makanan pun harus menjadi perhatian utama agar tidak hanya enak, tetapi juga sehat dengan kandungan gizi yang baik untuk mendukung ibadah puasa.
Kebutuhan pangan juga meningkat, terutama menjelang Idulfitri, sehingga pedagang harus memastikan makanan yang dijual berkualitas dan memiliki kandungan gizi yang baik. “Kami berharap agar harga makanan seperti daging, cabai dan ayam tetap stabil mengingat lonjakan harga sering terjadi pada Ramadan," jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi agar harga pangan tetap stabil, DPRD bersama pemerintah kota berencana akan menggelar operasi pasar dalam waktu dekat. Operasi pasar ini bertujuan untuk memastikan tidak ada makanan kedaluwarsa yang beredar di pasar, serta untuk menertibkan produk yang belum memiliki sertifikasi halal.
“DPRD Balikpapan juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perdagangan untuk memantau distribusi pangan dan memastikan harga-harga tetap terkendali,” akunya.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian kepada warga Balikpapan dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan, tanpa harus khawatir dengan lonjakan harga atau kualitas makanan yang buruk. (Adv)
(Sf/Rs)