DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Balikpapan Dorong Penguatan Literasi dan Kesiapsiagaan Bencana di Tingkat Kelurahan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi usai kegiatan apel di lapangan M.Yasin SPN Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi menilai kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi di daerah harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Menurutnya, potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran cukup tinggi, termasuk di Kota Balikpapan yang kerap mengalami curah hujan ekstrem.

    Iwan menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah antisipasi yang tengah dilakukan oleh aparat dan instansi terkait. Ia menyebut, upaya kesiapsiagaan yang melibatkan berbagai unsur mulai dari pemerintah, TNI-Polri, hingga masyarakat, merupakan bentuk kolaborasi penting menghadapi ancaman bencana yang semakin meningkat akibat perubahan iklim global.

    “Tadi kami dengarkan juga paparan dari Kapolda terkait langkah-langkah mitigasi dan edukasi kebencanaan. Ini sangat penting, supaya masyarakat lebih paham bagaimana menghadapi bencana jika sewaktu-waktu terjadi,” ucap Iwan saat ditemui awak media, Selasa (4/11/2025).

    Menurutnya, perubahan iklim (climate change) yang terjadi secara global berdampak besar terhadap kondisi cuaca ekstrem di berbagai wilayah. Banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga kebakaran kini bisa terjadi kapan saja. Karena itu, kesiapsiagaan dan pemahaman masyarakat menjadi faktor kunci dalam meminimalkan risiko.

    Di Balikpapan, kata Iwan, beberapa wilayah seperti Damai dan Batu Ampar Sosial termasuk daerah yang rawan banjir ketika curah hujan tinggi. Selain itu, kasus tanah longsor dan kebakaran juga kerap terjadi di beberapa titik.

    “Ini artinya pemerintah kota bersama aparat perlu memperkuat edukasi dan tindakan mitigasi, agar masyarakat tahu langkah apa yang harus diambil saat bencana terjadi,” imbuhnya.

    Iwan juga menekankan pentingnya peran BPBD Kota Balikpapan dalam memperluas sosialisasi ke masyarakat. Salah satunya melalui program Kampung Tangguh Bencana (Katana) yang dinilai efektif meningkatkan kesiapsiagaan di tingkat kelurahan dan RT.

    “Katana ini penting diperkuat. Kalau bisa, dibentuk di seluruh kelurahan, karena kelurahan paling dekat dengan masyarakat dan bisa langsung berkoordinasi dengan para ketua RT,” terangnya.

    Selain Katana, DPRD juga mendorong pembentukan pos-pos aduan kebencanaan di tiap kelurahan yang dapat melibatkan lembaga masyarakat seperti LPM, Karang Taruna dan lainnya. Langkah ini diharapkan bisa menjadi saluran cepat bagi warga dalam menyampaikan laporan dan memperoleh bantuan saat terjadi bencana.

    Iwan berharap, dengan penguatan literasi kebencanaan, koordinasi antarinstansi, dan keterlibatan aktif masyarakat, Balikpapan bisa menjadi kota yang tangguh terhadap bencana.

    “Mudah-mudahan kami semua selalu waspada, siap siaga, dan tetap berdoa agar Balikpapan senantiasa aman dari bencana,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Kota Balikpapan

    DPRD Balikpapan Dorong Penguatan Literasi dan Kesiapsiagaan Bencana di Tingkat Kelurahan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi usai kegiatan apel di lapangan M.Yasin SPN Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Iwan Wahyudi menilai kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi di daerah harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Menurutnya, potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran cukup tinggi, termasuk di Kota Balikpapan yang kerap mengalami curah hujan ekstrem.

    Iwan menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah antisipasi yang tengah dilakukan oleh aparat dan instansi terkait. Ia menyebut, upaya kesiapsiagaan yang melibatkan berbagai unsur mulai dari pemerintah, TNI-Polri, hingga masyarakat, merupakan bentuk kolaborasi penting menghadapi ancaman bencana yang semakin meningkat akibat perubahan iklim global.

    “Tadi kami dengarkan juga paparan dari Kapolda terkait langkah-langkah mitigasi dan edukasi kebencanaan. Ini sangat penting, supaya masyarakat lebih paham bagaimana menghadapi bencana jika sewaktu-waktu terjadi,” ucap Iwan saat ditemui awak media, Selasa (4/11/2025).

    Menurutnya, perubahan iklim (climate change) yang terjadi secara global berdampak besar terhadap kondisi cuaca ekstrem di berbagai wilayah. Banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga kebakaran kini bisa terjadi kapan saja. Karena itu, kesiapsiagaan dan pemahaman masyarakat menjadi faktor kunci dalam meminimalkan risiko.

    Di Balikpapan, kata Iwan, beberapa wilayah seperti Damai dan Batu Ampar Sosial termasuk daerah yang rawan banjir ketika curah hujan tinggi. Selain itu, kasus tanah longsor dan kebakaran juga kerap terjadi di beberapa titik.

    “Ini artinya pemerintah kota bersama aparat perlu memperkuat edukasi dan tindakan mitigasi, agar masyarakat tahu langkah apa yang harus diambil saat bencana terjadi,” imbuhnya.

    Iwan juga menekankan pentingnya peran BPBD Kota Balikpapan dalam memperluas sosialisasi ke masyarakat. Salah satunya melalui program Kampung Tangguh Bencana (Katana) yang dinilai efektif meningkatkan kesiapsiagaan di tingkat kelurahan dan RT.

    “Katana ini penting diperkuat. Kalau bisa, dibentuk di seluruh kelurahan, karena kelurahan paling dekat dengan masyarakat dan bisa langsung berkoordinasi dengan para ketua RT,” terangnya.

    Selain Katana, DPRD juga mendorong pembentukan pos-pos aduan kebencanaan di tiap kelurahan yang dapat melibatkan lembaga masyarakat seperti LPM, Karang Taruna dan lainnya. Langkah ini diharapkan bisa menjadi saluran cepat bagi warga dalam menyampaikan laporan dan memperoleh bantuan saat terjadi bencana.

    Iwan berharap, dengan penguatan literasi kebencanaan, koordinasi antarinstansi, dan keterlibatan aktif masyarakat, Balikpapan bisa menjadi kota yang tangguh terhadap bencana.

    “Mudah-mudahan kami semua selalu waspada, siap siaga, dan tetap berdoa agar Balikpapan senantiasa aman dari bencana,” tutupnya. (Adv)

    (Sf/Rs)