Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan program Balikpapan Terang yang telah dicanangkan pemerintah kota (pemkot) beberapa waktu lalu.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas penerangan jalan dan ruang publik demi keamanan, kenyamanan, serta memperkuat identitas kota.
Menurut Alwi, program Balikpapan Terang bukanlah kebijakan yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Dibutuhkan perencanaan matang dan proses bertahap agar seluruh wilayah kota dapat terlayani secara merata.
“Balikpapan Terang itu memang sudah pernah dicanangkan. Tetapi kalau mau seluruh Balikpapan terang, tentu perlu waktu. Tidak bisa satu atau dua tahun langsung selesai semua,” ucap Alwi kepada awak media, Jumat (20/2/2026).
Ia menilai perkembangan penerangan kota dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan signifikan. Jika dibandingkan lima tahun lalu, kondisi Kota Balikpapan saat ini dinilai jauh lebih baik dan lebih terang.
“Kalau kami lihat sekarang, Balikpapan sudah jauh lebih terang dibandingkan lima tahun yang lalu,” akunya.
Alwi menjelaskan peningkatan penerangan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas infrastruktur semata, tetapi juga sebagai langkah antisipatif terhadap potensi tindak kriminal dan kecelakaan lalu lintas.
Dengan pencahayaan yang memadai di ruas-ruas jalan dan titik-titik strategis, risiko kejahatan dan kecelakaan diharapkan dapat ditekan.
“Ini salah satu upaya untuk mencegah tindak kejahatan dan juga meminimalisasi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.
Di tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Balikpapan termasuk salah satu kota dengan tingkat penerangan terbaik. Kondisi tersebut dinilai menjadi nilai tambah tersendiri bagi kota yang dikenal sebagai pintu gerbang Kaltim tersebut.
Selain aspek keamanan, program Balikpapan Terang juga berkontribusi pada estetika kota. Tata pencahayaan yang baik dapat memperindah wajah kota pada malam hari, sekaligus memberikan kesan positif bagi para pendatang maupun wisatawan.
Pemerintah Kota Balikpapan memang memiliki visi untuk menghadirkan ciri khas tersendiri dibandingkan kota-kota lain. Penerangan yang optimal menjadi salah satu elemen penting dalam membangun identitas tersebut.
“Balikpapan harus punya kesan sendiri bagi orang-orang yang datang berkunjung. Itu bagian dari program pemerintah agar kota ini punya ciri khas dibanding daerah lain,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kota Balikpapan

Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan program Balikpapan Terang yang telah dicanangkan pemerintah kota (pemkot) beberapa waktu lalu.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas penerangan jalan dan ruang publik demi keamanan, kenyamanan, serta memperkuat identitas kota.
Menurut Alwi, program Balikpapan Terang bukanlah kebijakan yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Dibutuhkan perencanaan matang dan proses bertahap agar seluruh wilayah kota dapat terlayani secara merata.
“Balikpapan Terang itu memang sudah pernah dicanangkan. Tetapi kalau mau seluruh Balikpapan terang, tentu perlu waktu. Tidak bisa satu atau dua tahun langsung selesai semua,” ucap Alwi kepada awak media, Jumat (20/2/2026).
Ia menilai perkembangan penerangan kota dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan signifikan. Jika dibandingkan lima tahun lalu, kondisi Kota Balikpapan saat ini dinilai jauh lebih baik dan lebih terang.
“Kalau kami lihat sekarang, Balikpapan sudah jauh lebih terang dibandingkan lima tahun yang lalu,” akunya.
Alwi menjelaskan peningkatan penerangan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas infrastruktur semata, tetapi juga sebagai langkah antisipatif terhadap potensi tindak kriminal dan kecelakaan lalu lintas.
Dengan pencahayaan yang memadai di ruas-ruas jalan dan titik-titik strategis, risiko kejahatan dan kecelakaan diharapkan dapat ditekan.
“Ini salah satu upaya untuk mencegah tindak kejahatan dan juga meminimalisasi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.
Di tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Balikpapan termasuk salah satu kota dengan tingkat penerangan terbaik. Kondisi tersebut dinilai menjadi nilai tambah tersendiri bagi kota yang dikenal sebagai pintu gerbang Kaltim tersebut.
Selain aspek keamanan, program Balikpapan Terang juga berkontribusi pada estetika kota. Tata pencahayaan yang baik dapat memperindah wajah kota pada malam hari, sekaligus memberikan kesan positif bagi para pendatang maupun wisatawan.
Pemerintah Kota Balikpapan memang memiliki visi untuk menghadirkan ciri khas tersendiri dibandingkan kota-kota lain. Penerangan yang optimal menjadi salah satu elemen penting dalam membangun identitas tersebut.
“Balikpapan harus punya kesan sendiri bagi orang-orang yang datang berkunjung. Itu bagian dari program pemerintah agar kota ini punya ciri khas dibanding daerah lain,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)