DPRD Kabupaten Paser

    Sejalan dengan Penghematan Daerah, DPRD Paser Terapkan Pola Kerja Baru di Lingkungan Sekretariat

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    07 Juli 2026 pukul 19:53 WITA

    Sekretaris DPRD Paser, M Iskandar Zulkarnain. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser memberlakukan pola kerja baru di lingkungan sekretariat DPRD Paser.

    Pemberlakuan pola kerja baru itu ditujukan untuk mendukung kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Paser.

    Sejumlah penyesuaian dilakukan di beberapa sektor seperti belanja operasional demi menghemat anggaran di tengah kondisi saat ini.

    Sekretaris DPRD Paser, M Iskandar Zulkarnain menjelaskan meskipun di beberapa sektor diberlakukan penyesuaian, namun hal tersebut tidak mengurangi kualitas pelayanan terhadap tugas dan fungsi legislatif.

    "Ada penyesuaian sejalan dengan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah," kata Zulkarnain, Selasa (7/7/2026).

    Tidak hanya di sektor belanja operasional. Penghematan juga diberlakukan di sektor lain seperti pembatasan perjalanan dinas, pengurangan jumlah pegawai yang mendampingi kegiatan anggota DPRD hingga konsumsi di rapat-rapat dewan.

    Zulkarnain menilai, penyesuaian anggaran yang dilakukan merupakan konsekuensi dari kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal tersebut dutujukan agar penggunaan anggaran dpaat lebih efektif dan efisien.

    Jika sebelumnya Anggota DPRD didampingi oleh lebih dari satu staff ketika melakukan kunjungan kerja, saat ini hanya diberikan satu staff yang memang ditugaskan untuk mengurus administratif.

    "Tetap diberikan pendampingan, hanya saja jumlahnya dibatasi agar anggaran bisa dugunakan dengan lebih efektif," tuturnya.

    Bahkan perjalanan dinas ke luar daerah juga diberlakukan penyesuaian. Agenda yang sebelumnya dilakaanakan secara rutin tersebut akan diseleksi dan ditentukan sesuai dengan urgensi kegiatannya.

    Sementara di sektor konsumsi rapat internal dewan, jika sebelumnya disediakan nasi kotak maka kedepan hanya akan disediakan makanan ringan atupun snack.

    Meskipun berbagai sektor diberlakukan penyesuaian, Zulkarnain menegaskan hal tersebut tidak akan berdampak terhadap kualitas pelayanan administrasi terhadap pimpinan dan Anggota DPRD Paser.

    Ia mengaku, penerapan pola kerja baru saat ini masih memerlukan waktu untuk penyesuaian di lingkungan sekretariat. 

    Namun seiring berjalannya waktu, seluruh jajaran di sekretaritt DPRD Paser akan dapat menyesuaikan dengan sistem kerja baru yang diterapkan. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Paser

    Sejalan dengan Penghematan Daerah, DPRD Paser Terapkan Pola Kerja Baru di Lingkungan Sekretariat

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    07 Juli 2026 pukul 19:53 WITA

    Sekretaris DPRD Paser, M Iskandar Zulkarnain. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser memberlakukan pola kerja baru di lingkungan sekretariat DPRD Paser.

    Pemberlakuan pola kerja baru itu ditujukan untuk mendukung kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Paser.

    Sejumlah penyesuaian dilakukan di beberapa sektor seperti belanja operasional demi menghemat anggaran di tengah kondisi saat ini.

    Sekretaris DPRD Paser, M Iskandar Zulkarnain menjelaskan meskipun di beberapa sektor diberlakukan penyesuaian, namun hal tersebut tidak mengurangi kualitas pelayanan terhadap tugas dan fungsi legislatif.

    "Ada penyesuaian sejalan dengan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah," kata Zulkarnain, Selasa (7/7/2026).

    Tidak hanya di sektor belanja operasional. Penghematan juga diberlakukan di sektor lain seperti pembatasan perjalanan dinas, pengurangan jumlah pegawai yang mendampingi kegiatan anggota DPRD hingga konsumsi di rapat-rapat dewan.

    Zulkarnain menilai, penyesuaian anggaran yang dilakukan merupakan konsekuensi dari kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal tersebut dutujukan agar penggunaan anggaran dpaat lebih efektif dan efisien.

    Jika sebelumnya Anggota DPRD didampingi oleh lebih dari satu staff ketika melakukan kunjungan kerja, saat ini hanya diberikan satu staff yang memang ditugaskan untuk mengurus administratif.

    "Tetap diberikan pendampingan, hanya saja jumlahnya dibatasi agar anggaran bisa dugunakan dengan lebih efektif," tuturnya.

    Bahkan perjalanan dinas ke luar daerah juga diberlakukan penyesuaian. Agenda yang sebelumnya dilakaanakan secara rutin tersebut akan diseleksi dan ditentukan sesuai dengan urgensi kegiatannya.

    Sementara di sektor konsumsi rapat internal dewan, jika sebelumnya disediakan nasi kotak maka kedepan hanya akan disediakan makanan ringan atupun snack.

    Meskipun berbagai sektor diberlakukan penyesuaian, Zulkarnain menegaskan hal tersebut tidak akan berdampak terhadap kualitas pelayanan administrasi terhadap pimpinan dan Anggota DPRD Paser.

    Ia mengaku, penerapan pola kerja baru saat ini masih memerlukan waktu untuk penyesuaian di lingkungan sekretariat. 

    Namun seiring berjalannya waktu, seluruh jajaran di sekretaritt DPRD Paser akan dapat menyesuaikan dengan sistem kerja baru yang diterapkan. (Adv)

    (Sf/Rs)