Cari disini...
DPRD Kabupaten Paser
Anggota DPRD Paser menghadiri pembukaan MTQ ke-50 di Long Kali. (Foto: Sekretariat DPRD Paser)
Tana Paser - Musabaqoh Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) ke-50 tingkat Kabupaten Paser resmi dimulai. Pelaksanaan event keagamaan tingkat Kabupaten Paser tersebut dipusatkan di Kecamatan Long Kali.
Event tahunan Kabupaten itu secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari dan dihadiri oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta kafilah se Kabupaten Paser.
Anggota DPRD Paser, Abdul Aziz menyebut MTQH tidak hanya sekedar pelaksanaan kegiatan, namun menjadi ajang untuk memperkuat nilai keagamaan di masyarakat.
"Kegiatan itu menjadi momentum memperkuat nilai keislaman dan membangun karakter generasi muda," kata Abdul Aziz, Selasa (23/6/2026).
Melalui MTQH ke-50 Kabupaten tersebut pihaknya berharap agar masyarakat juga mampu lebih mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman di kehidupan sehari-hari.
Hadirnya anggota DPRD Paser dalam kegiatan tersebut menegaskan posisi mereka untuk menjaga komitmen dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan di kehidupan masyarakat khususnya Kabupaten Paser.
"MTQH tingkat Kabupaten harus mampu menjadi wahana pembinaan mental dan nilai spiritual masyarakat khususnya generasi muda," tambahnya.
Ia berharap, dari pelaksanaan kegiatan tersebut dapat mencetak qari, qariah, hafiz dan hafizah yang dapat bersaing dan mengharumkan nama daerah ke tingkat lebih tinggi baik Provinsi hingga Nasional.
Abdul Aziz menambahkan, DPRD Paser akan terus mendukung pembinaan lembaga keagamaan dan kegiatan syiar Islam di daerah. Menurutnya, penguatan nilai keislaman perlu diiringi dengan dukungan anggaran agar pembinaan qari dan hafiz dapat berjalan berkelanjutan.
Selain aspek keagamaan, MTQH juga diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Dengan dipusatkannya kegiatan di Kecamatan Long Kali, geliat UMKM, kuliner, dan kerajinan lokal diprediksi meningkat selama penyelenggaraan berlangsung.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Paser untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia optimis, dengan semangat MTQH ke-50, Kabupaten Paser mampu melahirkan generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Paser

Anggota DPRD Paser menghadiri pembukaan MTQ ke-50 di Long Kali. (Foto: Sekretariat DPRD Paser)
Tana Paser - Musabaqoh Tilawatil Qur'an dan Hadis (MTQH) ke-50 tingkat Kabupaten Paser resmi dimulai. Pelaksanaan event keagamaan tingkat Kabupaten Paser tersebut dipusatkan di Kecamatan Long Kali.
Event tahunan Kabupaten itu secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari dan dihadiri oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta kafilah se Kabupaten Paser.
Anggota DPRD Paser, Abdul Aziz menyebut MTQH tidak hanya sekedar pelaksanaan kegiatan, namun menjadi ajang untuk memperkuat nilai keagamaan di masyarakat.
"Kegiatan itu menjadi momentum memperkuat nilai keislaman dan membangun karakter generasi muda," kata Abdul Aziz, Selasa (23/6/2026).
Melalui MTQH ke-50 Kabupaten tersebut pihaknya berharap agar masyarakat juga mampu lebih mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman di kehidupan sehari-hari.
Hadirnya anggota DPRD Paser dalam kegiatan tersebut menegaskan posisi mereka untuk menjaga komitmen dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan di kehidupan masyarakat khususnya Kabupaten Paser.
"MTQH tingkat Kabupaten harus mampu menjadi wahana pembinaan mental dan nilai spiritual masyarakat khususnya generasi muda," tambahnya.
Ia berharap, dari pelaksanaan kegiatan tersebut dapat mencetak qari, qariah, hafiz dan hafizah yang dapat bersaing dan mengharumkan nama daerah ke tingkat lebih tinggi baik Provinsi hingga Nasional.
Abdul Aziz menambahkan, DPRD Paser akan terus mendukung pembinaan lembaga keagamaan dan kegiatan syiar Islam di daerah. Menurutnya, penguatan nilai keislaman perlu diiringi dengan dukungan anggaran agar pembinaan qari dan hafiz dapat berjalan berkelanjutan.
Selain aspek keagamaan, MTQH juga diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Dengan dipusatkannya kegiatan di Kecamatan Long Kali, geliat UMKM, kuliner, dan kerajinan lokal diprediksi meningkat selama penyelenggaraan berlangsung.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Paser untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia optimis, dengan semangat MTQH ke-50, Kabupaten Paser mampu melahirkan generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia. (Adv)
(Sf/Rs)