DPRD Kabupaten Paser

    Keluhkan Jaringan Internet, Hamsi Komitmen Bawa Aspirasi Warga ke DPRD Paser

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    12 Juni 2026 pukul 21:19 WITA

    Reses Anggota DPRD Paser, Hamsi di Desa Muara Andeh. (Foto: Sekretariat DpRD Paser)

    Tana Paser - Warga di Desa Muara Andeh, Kecamatan Muara Samu menyampaikan keluhan terkait sisa jaringan internet.

    Hal itu disampaikannya saat kegiatan reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser, Hamsi.

    Hamsi menyebut, perkembangan teknologi saat ini menjadikan kebutuhan terhadap jaringan internet menjadi sangat penting di masyarakat.

    Maka itu, peningkatan internet menjadi salah satu hal yang harus difasilitasi agar masyarakat di wilayah pedesaan mendapat akses yang setara dengan daerah perkotaan.

    "Pada pertemuan itu masyarakat mengeluhkan terkait dengan jaringan internet di Desa Muara Andeh," kata Hamsi, Jumat (12/6/2026).

    Selain mengeluhkan jaringan internet, warga juga menyampaikan aspirasi terkait dengan jalan usaha tani yang selama ini menjadi akses utama mengangkut hasil panen.

    Hamsi menilai, infrastruktur juga menjadi salah satu pendukung pada sektor pertanian sebagai sumber penghasilan utama sebagian besar masyarakat di sana.

    Selain itu, sarana dan prasarana pada sektor pendidikan juga tidak luput dari penyampaian warga. Ketersediaan fasilitas pendidikan dinilai menjadi hal penting guna menunjang proses belajar-mengajar.

    "Kami mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat. Seluruh usulan akan kami tampung dan kami perjuangkan di DPRD untuk menjadi bagian perencanaan pembangunan daerah," imbuhnya. 

    Politisi dari dapil Muara Samu itu menegaskan bahwa pemerataan akses internet menjadi prioritas dalam mempercepat pembangunan desa. Menurutnya, tanpa jaringan yang memadai, program digitalisasi pendidikan, kesehatan, hingga UMKM di pedesaan akan sulit berjalan optimal. 

    Ia menambahkan, pihaknya akan segera menyampaikan persoalan ini dalam rapat dengan mitra kerja terkait di DPRD. Hamsi berharap ada alokasi anggaran maupun program khusus dari pemerintah pusat dan daerah untuk perluasan jaringan telekomunikasi hingga ke pelosok Muara Samu.

    Warga pun menyambut baik komitmen tersebut. Mereka berharap keluhan yang disampaikan saat reses ini bisa segera terealisasi, sehingga anak sekolah tidak lagi kesulitan belajar daring dan para petani bisa lebih mudah memasarkan hasil panen melalui platform digital. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kabupaten Paser

    Keluhkan Jaringan Internet, Hamsi Komitmen Bawa Aspirasi Warga ke DPRD Paser

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    12 Juni 2026 pukul 21:19 WITA

    Reses Anggota DPRD Paser, Hamsi di Desa Muara Andeh. (Foto: Sekretariat DpRD Paser)

    Tana Paser - Warga di Desa Muara Andeh, Kecamatan Muara Samu menyampaikan keluhan terkait sisa jaringan internet.

    Hal itu disampaikannya saat kegiatan reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser, Hamsi.

    Hamsi menyebut, perkembangan teknologi saat ini menjadikan kebutuhan terhadap jaringan internet menjadi sangat penting di masyarakat.

    Maka itu, peningkatan internet menjadi salah satu hal yang harus difasilitasi agar masyarakat di wilayah pedesaan mendapat akses yang setara dengan daerah perkotaan.

    "Pada pertemuan itu masyarakat mengeluhkan terkait dengan jaringan internet di Desa Muara Andeh," kata Hamsi, Jumat (12/6/2026).

    Selain mengeluhkan jaringan internet, warga juga menyampaikan aspirasi terkait dengan jalan usaha tani yang selama ini menjadi akses utama mengangkut hasil panen.

    Hamsi menilai, infrastruktur juga menjadi salah satu pendukung pada sektor pertanian sebagai sumber penghasilan utama sebagian besar masyarakat di sana.

    Selain itu, sarana dan prasarana pada sektor pendidikan juga tidak luput dari penyampaian warga. Ketersediaan fasilitas pendidikan dinilai menjadi hal penting guna menunjang proses belajar-mengajar.

    "Kami mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat. Seluruh usulan akan kami tampung dan kami perjuangkan di DPRD untuk menjadi bagian perencanaan pembangunan daerah," imbuhnya. 

    Politisi dari dapil Muara Samu itu menegaskan bahwa pemerataan akses internet menjadi prioritas dalam mempercepat pembangunan desa. Menurutnya, tanpa jaringan yang memadai, program digitalisasi pendidikan, kesehatan, hingga UMKM di pedesaan akan sulit berjalan optimal. 

    Ia menambahkan, pihaknya akan segera menyampaikan persoalan ini dalam rapat dengan mitra kerja terkait di DPRD. Hamsi berharap ada alokasi anggaran maupun program khusus dari pemerintah pusat dan daerah untuk perluasan jaringan telekomunikasi hingga ke pelosok Muara Samu.

    Warga pun menyambut baik komitmen tersebut. Mereka berharap keluhan yang disampaikan saat reses ini bisa segera terealisasi, sehingga anak sekolah tidak lagi kesulitan belajar daring dan para petani bisa lebih mudah memasarkan hasil panen melalui platform digital. (Adv)

    (Sf/Lo)