Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
Wakil Ketua I DPRD Kukar, M. Alif Turiadi (kanan) saat memimpin anggota di kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. (Foto: Humas DPRD)
Tenggarong - DPRD Kutai Kartanegara melakukan Studi Banding ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Raja Ampat dan DPRD Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.
Kunjungan dilakukan pada 23 hingga 27Juli 2024 lalu. Anggota Komisi III DPRD Kukar, H. Salehuddin mengatakan, Studi Banding ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi mengunjungi saudara di Papua terjauh.
"Ada banyak hal yang kita jadikan bahan untuk sharing pemikiran dalam kerjasama antar daerah termasuk di sektor wisata," kata H Salehuddin Minggu (28/7/2024).
Pihaknya juga diajak untuk mengunjungi objek wisata andalan daerah seperti wisata di bawah laut Raja Ampat yang sangat cantik.
Ia mengungkapkan Raja Ampat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai, di mana Waisai menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Raja Ampat.
Kata dia, kabupaten ini memiliki 610 pulau, termasuk kepulauan Raja Ampat. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar.
"Dari 610 pulau itu hanya 35 saja yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama," ucap Salehuddin.
Dirinya berharap Studi Banding tersebut dapat membawa dampak yang positif terhadap perkembangan baik itu dari segi sektor pariwisata maupun lainnya.
Diketahui, kunjungan dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD Kukar, M. Alif Turiadi ditemani berberapa anggota diantaranya Hamdan, Sugeng Hariyadi, H. Ahmad yani, Junadi, H. Salehuddin, Agustinus Sudarsono, Jumiati, H Ahmad Zulfiansyah dan staf Sekretariat DPRD Kukar. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

Wakil Ketua I DPRD Kukar, M. Alif Turiadi (kanan) saat memimpin anggota di kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. (Foto: Humas DPRD)
Tenggarong - DPRD Kutai Kartanegara melakukan Studi Banding ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Raja Ampat dan DPRD Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.
Kunjungan dilakukan pada 23 hingga 27Juli 2024 lalu. Anggota Komisi III DPRD Kukar, H. Salehuddin mengatakan, Studi Banding ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi mengunjungi saudara di Papua terjauh.
"Ada banyak hal yang kita jadikan bahan untuk sharing pemikiran dalam kerjasama antar daerah termasuk di sektor wisata," kata H Salehuddin Minggu (28/7/2024).
Pihaknya juga diajak untuk mengunjungi objek wisata andalan daerah seperti wisata di bawah laut Raja Ampat yang sangat cantik.
Ia mengungkapkan Raja Ampat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Papua Barat Daya. Ibukota kabupaten ini terletak di Waisai, di mana Waisai menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Raja Ampat.
Kata dia, kabupaten ini memiliki 610 pulau, termasuk kepulauan Raja Ampat. Empat di antaranya, yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo, merupakan pulau-pulau besar.
"Dari 610 pulau itu hanya 35 saja yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama," ucap Salehuddin.
Dirinya berharap Studi Banding tersebut dapat membawa dampak yang positif terhadap perkembangan baik itu dari segi sektor pariwisata maupun lainnya.
Diketahui, kunjungan dipimpin langsung Wakil Ketua I DPRD Kukar, M. Alif Turiadi ditemani berberapa anggota diantaranya Hamdan, Sugeng Hariyadi, H. Ahmad yani, Junadi, H. Salehuddin, Agustinus Sudarsono, Jumiati, H Ahmad Zulfiansyah dan staf Sekretariat DPRD Kukar. (Adv)
(Sf/Rs)