Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin menjalani prosesi ritual rangga titi dalam pelaksanaan upacara puncak Erau Adat Kutai 2026 (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Rangkaian prosesi Erau Adat Kutai 2026 di Kutai Kartanegara (Kukar) kini telah memasuki puncaknya.
Prosesi Belimbur dan Ngulur Naga yang berlangsung di Museum Mulawarman, Kecamatan Tenggarong, Minggu (27/9/2026) menjadi bagian utama yang menandai puncak pelaksanaan tradisi budaya tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah menyebut pelaksanaan Erau pada tahun ini berlangsung lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya.
Perbandingan tersebut terlihat dari antusiasme masyarakat yang turut mengikuti dan menyaksikan berbagai rangkaian prosesi Erau.
Ia menyampaikan meski prosesi Belimbur dan Ngulur Naga dilaksanakan sebagai puncak Erau, namun rangkaian kegiatan secara keseluruhan belum sepenuhnya berakhir.
Penutupan Erau akan dilaksanakan pada hari berikutnya melalui prosesi merebahkan Tiang Ayu yang menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian adat Erau.
"Hari ini merupakan hari puncaknya penutupan Erau atau hari puncak dari prosesi Erau, yaitu Belimbur dan Ngulur Naga. Namun penutupannya besok kita lakukan, yaitu dengan merebahkan Tiang Ayu. Tahun ini lebih meriah dari tahun kemarin," ujar Heriansyah.
Menurutnya, kemeriahan pelaksanaan Erau menjadi gambaran tingginya perhatian dan partisipasi masyarakat terhadap pelestarian tradisi budaya Kutai.
Rangkaian Erau tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan menjaga warisan budaya Kutai agar tetap dikenal oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian prosesi tersebut, pelaksanaan Erau tahun ini diharapkan dapat kembali memperkuat upaya pelestarian budaya daerah, sekaligus mempertahankan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin menjalani prosesi ritual rangga titi dalam pelaksanaan upacara puncak Erau Adat Kutai 2026 (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Rangkaian prosesi Erau Adat Kutai 2026 di Kutai Kartanegara (Kukar) kini telah memasuki puncaknya.
Prosesi Belimbur dan Ngulur Naga yang berlangsung di Museum Mulawarman, Kecamatan Tenggarong, Minggu (27/9/2026) menjadi bagian utama yang menandai puncak pelaksanaan tradisi budaya tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah menyebut pelaksanaan Erau pada tahun ini berlangsung lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya.
Perbandingan tersebut terlihat dari antusiasme masyarakat yang turut mengikuti dan menyaksikan berbagai rangkaian prosesi Erau.
Ia menyampaikan meski prosesi Belimbur dan Ngulur Naga dilaksanakan sebagai puncak Erau, namun rangkaian kegiatan secara keseluruhan belum sepenuhnya berakhir.
Penutupan Erau akan dilaksanakan pada hari berikutnya melalui prosesi merebahkan Tiang Ayu yang menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian adat Erau.
"Hari ini merupakan hari puncaknya penutupan Erau atau hari puncak dari prosesi Erau, yaitu Belimbur dan Ngulur Naga. Namun penutupannya besok kita lakukan, yaitu dengan merebahkan Tiang Ayu. Tahun ini lebih meriah dari tahun kemarin," ujar Heriansyah.
Menurutnya, kemeriahan pelaksanaan Erau menjadi gambaran tingginya perhatian dan partisipasi masyarakat terhadap pelestarian tradisi budaya Kutai.
Rangkaian Erau tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan menjaga warisan budaya Kutai agar tetap dikenal oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian prosesi tersebut, pelaksanaan Erau tahun ini diharapkan dapat kembali memperkuat upaya pelestarian budaya daerah, sekaligus mempertahankan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. (Adv)
(Sf/Rs)