Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong – Persoalan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat perhatian DPRD Kukar.
Keterbatasan kuota disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pasokan BBM di tingkat masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan mengatakan pihaknya kini mendorong adanya penyesuaian kuota agar distribusi BBM dapat lebih sejalan dengan kebutuhan masyarakat di daerah.
Ia menyampaikan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan DPRD Balikpapan untuk membahas persoalan pasokan BBM tersebut.
Koordinasi itu dilakukan sebagai upaya mencari gambaran, sekaligus langkah yang dapat ditempuh agar persoalan ketersediaan BBM tidak berlarut.
“Memang ketersediaan kelangkaan ini kan karena memang kuotanya memang terbatas dan kurang,” ujar Rahmat, Minggu (4/10/2026).
Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan adanya kebutuhan untuk mengevaluasi kembali besaran kuota yang diberikan, khususnya terhadap jenis BBM yang saat ini sulit diperoleh masyarakat.
Dengan kondisi itu, pihaknya meminta Pertamina mempertimbangkan penambahan kuota BBM untuk Kukar.
“Kita meminta Pertamina untuk menambah kuota dari BBM yang hari ini memang mengalami kelangkaan di Kukar,” terangnya.
Selain mendorong penambahan kuota, DPRD Kukar juga mempertimbangkan pembahasan langsung dengan Pertamina dan pihak terkait.
Rapat dengar pendapat (RDP) menjadi salah satu opsi yang tengah dibahas di internal Komisi II. Rahmat menyebut komunikasi dengan pihak terkait sejauh ini masih dilakukan secara lisan.
Komisi II selanjutnya akan menentukan apakah persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui surat resmi maupun forum RDP.
“Kalau kita sih sudah berkoordinasi secara lisan, cuma mungkin nanti kita perhatikan apa kita perlu bersurat atau RDP. Saya masih kita diskusikan nanti di internal komisi,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong – Persoalan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat perhatian DPRD Kukar.
Keterbatasan kuota disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pasokan BBM di tingkat masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan mengatakan pihaknya kini mendorong adanya penyesuaian kuota agar distribusi BBM dapat lebih sejalan dengan kebutuhan masyarakat di daerah.
Ia menyampaikan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan DPRD Balikpapan untuk membahas persoalan pasokan BBM tersebut.
Koordinasi itu dilakukan sebagai upaya mencari gambaran, sekaligus langkah yang dapat ditempuh agar persoalan ketersediaan BBM tidak berlarut.
“Memang ketersediaan kelangkaan ini kan karena memang kuotanya memang terbatas dan kurang,” ujar Rahmat, Minggu (4/10/2026).
Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan adanya kebutuhan untuk mengevaluasi kembali besaran kuota yang diberikan, khususnya terhadap jenis BBM yang saat ini sulit diperoleh masyarakat.
Dengan kondisi itu, pihaknya meminta Pertamina mempertimbangkan penambahan kuota BBM untuk Kukar.
“Kita meminta Pertamina untuk menambah kuota dari BBM yang hari ini memang mengalami kelangkaan di Kukar,” terangnya.
Selain mendorong penambahan kuota, DPRD Kukar juga mempertimbangkan pembahasan langsung dengan Pertamina dan pihak terkait.
Rapat dengar pendapat (RDP) menjadi salah satu opsi yang tengah dibahas di internal Komisi II. Rahmat menyebut komunikasi dengan pihak terkait sejauh ini masih dilakukan secara lisan.
Komisi II selanjutnya akan menentukan apakah persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui surat resmi maupun forum RDP.
“Kalau kita sih sudah berkoordinasi secara lisan, cuma mungkin nanti kita perhatikan apa kita perlu bersurat atau RDP. Saya masih kita diskusikan nanti di internal komisi,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)