DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    M Idham Komitmen Perjuangkan Insentif Honor Guru Ngaji di Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    21 Oktober 2024 pukul 15:04 WITA

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara, Muhammad Idham. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Insentif bagi guru ngaji merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi kepada para pendidik agama. Ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran agama dan pemahaman nilai-nilai keagamaan di kalangan generasi muda. 

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham berkomitmen akan memperjuangkan peningkatan insentif bagi guru ngaji di Kecamatan Sebulu. 

    "Ada tiga desa yang kita Prioritaskan seperti Desa Tanjung Harapan, Sanggulan, dan Senoni," kata Idham Senin (21/10/2024).

    Ia menilai upah yang diberikan sebesar Rp200 ribu per bulan tidak sebanding dengan peran yang dijalankan. Sementara para guru ini berperan penting dalam membentuk akhlak dan moral anak-anak sebagai pondasi dasar dalam kehidupan beragama.

    "Bagi saya gaji Rp200 ribu untuk guru ngaji itu tidak layak. Mereka mendidik ratusan anak, dengan upah sekecil itu," ujarnya. 

    Idham mengaku telah melakukan berkomunikasi dengan anggota DPRD terkait usulan kenaikan insentif tersebut. "Kita akan segera carikan solusi bisa saja melalui Bantuan Sosial (Bansos) dan lainnya," sebutnya.

    Dirinya berharap seluruh wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara juga dapat menikmati manfaat serupa. 

    "Kalau usulan itu diterima kita langsung realisasikan di tiga desa itu. Keluhan ini sebenarnya hampir sama di semua desa. Mereka berharap ada kenaikan gaji yang lebih layak untuk guru ngaji. Semoga apa yang kita perjuangkan bisa segera terwujud," pungkasnya. (Adv) 

    (Sf/By)

    DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    M Idham Komitmen Perjuangkan Insentif Honor Guru Ngaji di Kukar

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    21 Oktober 2024 pukul 15:04 WITA

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara, Muhammad Idham. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Insentif bagi guru ngaji merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi kepada para pendidik agama. Ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran agama dan pemahaman nilai-nilai keagamaan di kalangan generasi muda. 

    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham berkomitmen akan memperjuangkan peningkatan insentif bagi guru ngaji di Kecamatan Sebulu. 

    "Ada tiga desa yang kita Prioritaskan seperti Desa Tanjung Harapan, Sanggulan, dan Senoni," kata Idham Senin (21/10/2024).

    Ia menilai upah yang diberikan sebesar Rp200 ribu per bulan tidak sebanding dengan peran yang dijalankan. Sementara para guru ini berperan penting dalam membentuk akhlak dan moral anak-anak sebagai pondasi dasar dalam kehidupan beragama.

    "Bagi saya gaji Rp200 ribu untuk guru ngaji itu tidak layak. Mereka mendidik ratusan anak, dengan upah sekecil itu," ujarnya. 

    Idham mengaku telah melakukan berkomunikasi dengan anggota DPRD terkait usulan kenaikan insentif tersebut. "Kita akan segera carikan solusi bisa saja melalui Bantuan Sosial (Bansos) dan lainnya," sebutnya.

    Dirinya berharap seluruh wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara juga dapat menikmati manfaat serupa. 

    "Kalau usulan itu diterima kita langsung realisasikan di tiga desa itu. Keluhan ini sebenarnya hampir sama di semua desa. Mereka berharap ada kenaikan gaji yang lebih layak untuk guru ngaji. Semoga apa yang kita perjuangkan bisa segera terwujud," pungkasnya. (Adv) 

    (Sf/By)