DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    Ketua DPRD Kukar Dorong Olahraga Tradisional Terus Dikembangkan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    02 Oktober 2026 pukul 23:05 WITA

    Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani mendorong olahraga tradisional terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga budaya lokal.

    Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tapi juga memiliki keterkaitan dengan sejarah dan kehidupan masyarakat Kutai pada masa lalu.

    Ia menyebut sejumlah permainan tradisional seperti menyumpit, berlogo, gasing hingga ketapel merupakan bagian dari aktivitas masyarakat terdahulu yang perlu terus dikenalkan kepada generasi berikutnya.

    “Olahraga tradisional itu mengingatkan kita pada budaya dan sejarah kita. Orang-orang terdahulu, termasuk orang-orang kerajaan dan pelaksana kerajaan pada saat itu, olahraganya tidak terlepas dari olahraga tradisional,” ujar Yani, Jumat (2/10/2026).

    Yani menyatakan pengembangan olahraga tradisional perlu dilakukan secara berkelanjutan. 

    Salah satunya melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan atau pertandingan yang dapat menarik minat masyarakat, khususnya kalangan muda.

    Ia menilai dukungan anggaran menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk memastikan olahraga tradisional dapat berkembang. 

    Terlebih, sejumlah olahraga tradisional telah memiliki wadah organisasi di bawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

    “Kita harus memastikan masyarakat kita di Kukar menyukai olahraga tradisional, bukan hanya olahraga modern dan kekinian. Ini juga untuk mengingatkan bahwa orang-orang terdahulu kita sudah memainkan olahraga tradisional dan menjadikannya bagian dari budaya,” jelasnya.

    Yani berharap minat anak muda terhadap olahraga tradisional dapat terus tumbuh. Menurutnya, kegiatan dan pertandingan perlu rutin digelar agar keberadaan olahraga tradisional tetap terpelihara.

    Ia mendorong dinas terkait, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk mengambil peran dalam membangkitkan kembali minat terhadap olahraga tradisional.

    “Minat anak-anak muda kita, pemuda-pemudi kita, harus mencintai olahraga tradisional. Bukan saja mencintai, tetapi event-event itu harus selalu dibuat setiap saat supaya bisa terpelihara,” tuturnya.

    Ia menyebut keberadaan tradisi lokal, termasuk rangkaian kegiatan budaya dalam Festival Budaya Erau Adat Kutai dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan olahraga tradisional.

    Keterkaitan antara kegiatan budaya dan olahraga tradisional dinilai dapat terus diperkuat, sehingga pertandingan olahraga tradisional tidak hanya berlangsung di tingkat daerah, tapi berpeluang berkembang menjadi agenda yang lebih luas.

    “Kita harap olahraga tradisional ini menjadi olahraga budaya yang mengingatkan kita pada salah satu sumber daya yang harus tetap dipelihara dan dilanjutkan,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    Ketua DPRD Kukar Dorong Olahraga Tradisional Terus Dikembangkan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    02 Oktober 2026 pukul 23:05 WITA

    Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani mendorong olahraga tradisional terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga budaya lokal.

    Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tapi juga memiliki keterkaitan dengan sejarah dan kehidupan masyarakat Kutai pada masa lalu.

    Ia menyebut sejumlah permainan tradisional seperti menyumpit, berlogo, gasing hingga ketapel merupakan bagian dari aktivitas masyarakat terdahulu yang perlu terus dikenalkan kepada generasi berikutnya.

    “Olahraga tradisional itu mengingatkan kita pada budaya dan sejarah kita. Orang-orang terdahulu, termasuk orang-orang kerajaan dan pelaksana kerajaan pada saat itu, olahraganya tidak terlepas dari olahraga tradisional,” ujar Yani, Jumat (2/10/2026).

    Yani menyatakan pengembangan olahraga tradisional perlu dilakukan secara berkelanjutan. 

    Salah satunya melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan atau pertandingan yang dapat menarik minat masyarakat, khususnya kalangan muda.

    Ia menilai dukungan anggaran menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk memastikan olahraga tradisional dapat berkembang. 

    Terlebih, sejumlah olahraga tradisional telah memiliki wadah organisasi di bawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

    “Kita harus memastikan masyarakat kita di Kukar menyukai olahraga tradisional, bukan hanya olahraga modern dan kekinian. Ini juga untuk mengingatkan bahwa orang-orang terdahulu kita sudah memainkan olahraga tradisional dan menjadikannya bagian dari budaya,” jelasnya.

    Yani berharap minat anak muda terhadap olahraga tradisional dapat terus tumbuh. Menurutnya, kegiatan dan pertandingan perlu rutin digelar agar keberadaan olahraga tradisional tetap terpelihara.

    Ia mendorong dinas terkait, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk mengambil peran dalam membangkitkan kembali minat terhadap olahraga tradisional.

    “Minat anak-anak muda kita, pemuda-pemudi kita, harus mencintai olahraga tradisional. Bukan saja mencintai, tetapi event-event itu harus selalu dibuat setiap saat supaya bisa terpelihara,” tuturnya.

    Ia menyebut keberadaan tradisi lokal, termasuk rangkaian kegiatan budaya dalam Festival Budaya Erau Adat Kutai dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan olahraga tradisional.

    Keterkaitan antara kegiatan budaya dan olahraga tradisional dinilai dapat terus diperkuat, sehingga pertandingan olahraga tradisional tidak hanya berlangsung di tingkat daerah, tapi berpeluang berkembang menjadi agenda yang lebih luas.

    “Kita harap olahraga tradisional ini menjadi olahraga budaya yang mengingatkan kita pada salah satu sumber daya yang harus tetap dipelihara dan dilanjutkan,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)