Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
Ahmad Yani saat menghadiri dan mengucapkan selamat secara langsung kepada Prof Tofiq. (Foto: HumasDPRDKukar.dok)
Tenggarong - Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara Ahmad Yani menghadiri Sidang Terbuka Pengukuhan Empat Guru Besar Universitas Trisakti, di Auditorium D, Kampus A Universitas Trisakti, Jakarta Barat, Selasa (14/10/2025).
Adapun empat guru besar yang dikukuhkan dalam sidang terbuka ini masing-masing menyampaikan orasi ilmiah di bidang keahliannya, yaitu Prof. Dr. Drg. Wita Anggraini, M.Biomed., PAK., Sp.Perio. Fakultas Kedokteran Gigi – Universitas Trisakti.
Prof. Wahyuni Retno Wulandari, S.H., M.Hum. Ilmu Hukum Keluarga dan Waris Islam dalam Perspektif Gender – Fakultas Hukum.
Prof. Dr. Titik Aryati, AK., CA., CPIA Ilmu Tata Kelola Perusahaan – Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Prof. Ir. Muhammad Tofiq Fathaddin, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Ilmu Teknik Perminyakan – Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi.
Dalam keterangannya resminya, Ahmad Yani menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian akademik yang diraih para guru besar, khususnya kepada Prof. Ir. Muhammad Tofiq Fathaddin. Ia menilai keilmuan teknik perminyakan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“Saya selaku Ketua DPRD Kukar mengucapkan selamat kepada semua profesor, khususnya Prof. Tofiq Fathaddin. Ini merupakan capaian luar biasa yang membanggakan, terutama di bidang teknik perminyakan yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi migas di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Yani.
Ia menegaskan, pengukuhan guru besar ini tidak hanya menandai pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi simbol pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan yang aplikatif dan strategis bagi pembangunan daerah dan nasional.
"Kehadiran para guru besar ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk terus mengembangkan keilmuan dan mencetak lebih banyak ilmuwan di masa depan. Kami berharap keilmuan yang dikembangkan dapat memberikan manfaat besar bagi bangsa dan negara, dan menjadi pemacu lahirnya generasi baru ilmuwan yang membawa perubahan,” tegasnya. (Adv)
(Sf/Mr)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

Ahmad Yani saat menghadiri dan mengucapkan selamat secara langsung kepada Prof Tofiq. (Foto: HumasDPRDKukar.dok)
Tenggarong - Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara Ahmad Yani menghadiri Sidang Terbuka Pengukuhan Empat Guru Besar Universitas Trisakti, di Auditorium D, Kampus A Universitas Trisakti, Jakarta Barat, Selasa (14/10/2025).
Adapun empat guru besar yang dikukuhkan dalam sidang terbuka ini masing-masing menyampaikan orasi ilmiah di bidang keahliannya, yaitu Prof. Dr. Drg. Wita Anggraini, M.Biomed., PAK., Sp.Perio. Fakultas Kedokteran Gigi – Universitas Trisakti.
Prof. Wahyuni Retno Wulandari, S.H., M.Hum. Ilmu Hukum Keluarga dan Waris Islam dalam Perspektif Gender – Fakultas Hukum.
Prof. Dr. Titik Aryati, AK., CA., CPIA Ilmu Tata Kelola Perusahaan – Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Prof. Ir. Muhammad Tofiq Fathaddin, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Ilmu Teknik Perminyakan – Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi.
Dalam keterangannya resminya, Ahmad Yani menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian akademik yang diraih para guru besar, khususnya kepada Prof. Ir. Muhammad Tofiq Fathaddin. Ia menilai keilmuan teknik perminyakan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi nasional.
“Saya selaku Ketua DPRD Kukar mengucapkan selamat kepada semua profesor, khususnya Prof. Tofiq Fathaddin. Ini merupakan capaian luar biasa yang membanggakan, terutama di bidang teknik perminyakan yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi migas di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur,” ujar Ahmad Yani.
Ia menegaskan, pengukuhan guru besar ini tidak hanya menandai pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi simbol pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan yang aplikatif dan strategis bagi pembangunan daerah dan nasional.
"Kehadiran para guru besar ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk terus mengembangkan keilmuan dan mencetak lebih banyak ilmuwan di masa depan. Kami berharap keilmuan yang dikembangkan dapat memberikan manfaat besar bagi bangsa dan negara, dan menjadi pemacu lahirnya generasi baru ilmuwan yang membawa perubahan,” tegasnya. (Adv)
(Sf/Mr)