DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    Junadi Sebut Lahan Perkebunan di Kukar Harus Jadi Perhatian Khusus

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    03 November 2024 pukul 19:13 WITA

    Wakil Ketua DPRD Kukar, Junadi. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sektor perkebunan di Kabupaten Kutai Kartanegara harus menjadi perhatian khusus. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kukar, Junadi. 

    Ia mengatakan, agar lahan eks tambang bisa difungsikan kembali, para petani dapat menjadikan lahan tersebut untuk perkebunan. 
    Pengembangan ini dapat meningkatkan produktivitas perkebunan dan memberi dampak bagi ekonomi masyarakat.

    “Perkebunan juga dapat kita fungsikan untuk menopang ekonomi Kukar, asal didukung dengan mekanisasi moderen,” kata Junadi Minggu (3/11/2024).
    
Ia menilai, penerapan teknologi modern dapat meningkatkan hasil dan efisiensi produksi.

Kata dia, Perkebunan juga bisa menjadi penopang ekonomi. Dirinya berkomitmen untuk mendorong alokasi anggaran pada sektor ini. 

    Ia berharap, dukungan anggaran dapat diarahkan pada program yang berkaitan dengan mekanisasi perkebunan.

    “Anggaran juga harus didorong, jadi sama-sama sinkron,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    Junadi Sebut Lahan Perkebunan di Kukar Harus Jadi Perhatian Khusus

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Rusdianto
    03 November 2024 pukul 19:13 WITA

    Wakil Ketua DPRD Kukar, Junadi. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Sektor perkebunan di Kabupaten Kutai Kartanegara harus menjadi perhatian khusus. Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kukar, Junadi. 

    Ia mengatakan, agar lahan eks tambang bisa difungsikan kembali, para petani dapat menjadikan lahan tersebut untuk perkebunan. 
    Pengembangan ini dapat meningkatkan produktivitas perkebunan dan memberi dampak bagi ekonomi masyarakat.

    “Perkebunan juga dapat kita fungsikan untuk menopang ekonomi Kukar, asal didukung dengan mekanisasi moderen,” kata Junadi Minggu (3/11/2024).
    
Ia menilai, penerapan teknologi modern dapat meningkatkan hasil dan efisiensi produksi.

Kata dia, Perkebunan juga bisa menjadi penopang ekonomi. Dirinya berkomitmen untuk mendorong alokasi anggaran pada sektor ini. 

    Ia berharap, dukungan anggaran dapat diarahkan pada program yang berkaitan dengan mekanisasi perkebunan.

    “Anggaran juga harus didorong, jadi sama-sama sinkron,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)