DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akbar Haka (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Akbar Haka meminta pemerintah pusat memberi perhatian terhadap persoalan pelayanan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) di Kukar.
Sebab, masyarakat belakangan ini masih menghadapi pemadaman listrik bergilir dan antrean panjang untuk mendapatkan BBM.
Kondisi ini dinilai perlu segera ditangani, mengingat Kukar merupakan salah satu daerah penghasil energi nasional.
Ia menilai Kukar memiliki sumber daya alam yang besar, mulai dari minyak, gas hingga batu bara. Namun, potensi tersebut belum diimbangi dengan pelayanan energi yang memadai bagi masyarakat.
"Kukar itu adalah penghasil kekayaan alam yang cukup besar di Indonesia. Minyak, gas, batu bara dan seterusnya," ujar Akbar, Kamis (5/11/2026).
Ia meminta jajaran PLN dan Pertamina di daerah menyampaikan persoalan yang terjadi di Kukar kepada manajemen pusat agar segera mendapat penanganan.
Menurutnya, penyelesaian persoalan BBM tidak cukup hanya dengan menambah kuota. Perbaikan jalur distribusi dinilai perlu dilakukan agar penyaluran BBM lebih lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
"Kita setuju mengurai apa yang menjadi masalah seperti penambahan kuota dan lainnya. Mestinya jalur distribusinya juga diperbaiki," tegasnya.
Ia berharap pemerintah pusat bersama PLN dan Pertamina dapat meningkatkan pelayanan energi di Kukar. Dengan begitu, masyarakat tidak terus menghadapi persoalan pasokan listrik maupun BBM. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akbar Haka (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)
Tenggarong - Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Akbar Haka meminta pemerintah pusat memberi perhatian terhadap persoalan pelayanan listrik dan bahan bakar minyak (BBM) di Kukar.
Sebab, masyarakat belakangan ini masih menghadapi pemadaman listrik bergilir dan antrean panjang untuk mendapatkan BBM.
Kondisi ini dinilai perlu segera ditangani, mengingat Kukar merupakan salah satu daerah penghasil energi nasional.
Ia menilai Kukar memiliki sumber daya alam yang besar, mulai dari minyak, gas hingga batu bara. Namun, potensi tersebut belum diimbangi dengan pelayanan energi yang memadai bagi masyarakat.
"Kukar itu adalah penghasil kekayaan alam yang cukup besar di Indonesia. Minyak, gas, batu bara dan seterusnya," ujar Akbar, Kamis (5/11/2026).
Ia meminta jajaran PLN dan Pertamina di daerah menyampaikan persoalan yang terjadi di Kukar kepada manajemen pusat agar segera mendapat penanganan.
Menurutnya, penyelesaian persoalan BBM tidak cukup hanya dengan menambah kuota. Perbaikan jalur distribusi dinilai perlu dilakukan agar penyaluran BBM lebih lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
"Kita setuju mengurai apa yang menjadi masalah seperti penambahan kuota dan lainnya. Mestinya jalur distribusinya juga diperbaiki," tegasnya.
Ia berharap pemerintah pusat bersama PLN dan Pertamina dapat meningkatkan pelayanan energi di Kukar. Dengan begitu, masyarakat tidak terus menghadapi persoalan pasokan listrik maupun BBM. (Adv)
(Sf/Lo)