DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    Hamdam Minta  Pertamina Pantau Distribusi LPG 3 Kg

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    13 Juni 2024 pukul 11:51 WITA

    Gas LPG 3 kg langka . (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - LPG 3 Kg di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) alami mengalami kelangkaan, sehingga membuat warga harus mengantre untuk mendapatkan tabung gas yang dijual melalui operasi pasar murah yang digelar oleh Pertamina melalu Agen di Kecamatan Tenggarong.

    Menanggapi itu, Anggota Komisi III DPRD Kukar, Hamdan meminya Pertamina agar melakukan pemantauan pendistribusian tabung gas karena ini juga merupakan tanggung jawabnya.

    "Terkait tabung gas bersubsidi harus dipantau langsung ke lapangan agar sesuai aturan," kata Hamdan Rabu (12/6/2024).

    Menurutnya, pemerintah telah membuat aturan terkait distribusi LPG 3 Kg dan seharusnya tidak ada lagi kelangkaan. Sebab, LPG 3 Kg hanya bagi masyarakat miskin.

    Dirinya meminta dinas terkait untuk dapat menginventarisasi penyaluran LPG 3 Kg agar distribusiannya tepat sasaran.“Itu harus jelas, miskin yang seperti apa,” ucapnya

    Hamdam jugamenegaskan kepada pihak-pihak yang mendistribusikan tabung tersebut harus sesuai dengan ketentuan. 

    "Jangan karena mau untungnya saja tabung itu di jual ke pihak benar-benar mampu, sehingga itu yang menyebabkan kelangkaan bahkan dijual dengan harga tinggi," tegasnya.

    Ia berharap pertamina bisa menindak cepat kelangkaan LPG 3 kg ini agar tidak terulang lagi di Kukar.

    "Jangan sampai ini jadi perdebatan terus menerus, semoga bisa selesai. Kami juga telah berdiskusi dengan Pemkab Kukar, mereka akan memberdayakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk memberikan biaya transportasi pendistribusian ke daerah-daerah," tutupnya. (Adv)

    (Sf/By)

    DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    Hamdam Minta  Pertamina Pantau Distribusi LPG 3 Kg

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    13 Juni 2024 pukul 11:51 WITA

    Gas LPG 3 kg langka . (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - LPG 3 Kg di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) alami mengalami kelangkaan, sehingga membuat warga harus mengantre untuk mendapatkan tabung gas yang dijual melalui operasi pasar murah yang digelar oleh Pertamina melalu Agen di Kecamatan Tenggarong.

    Menanggapi itu, Anggota Komisi III DPRD Kukar, Hamdan meminya Pertamina agar melakukan pemantauan pendistribusian tabung gas karena ini juga merupakan tanggung jawabnya.

    "Terkait tabung gas bersubsidi harus dipantau langsung ke lapangan agar sesuai aturan," kata Hamdan Rabu (12/6/2024).

    Menurutnya, pemerintah telah membuat aturan terkait distribusi LPG 3 Kg dan seharusnya tidak ada lagi kelangkaan. Sebab, LPG 3 Kg hanya bagi masyarakat miskin.

    Dirinya meminta dinas terkait untuk dapat menginventarisasi penyaluran LPG 3 Kg agar distribusiannya tepat sasaran.“Itu harus jelas, miskin yang seperti apa,” ucapnya

    Hamdam jugamenegaskan kepada pihak-pihak yang mendistribusikan tabung tersebut harus sesuai dengan ketentuan. 

    "Jangan karena mau untungnya saja tabung itu di jual ke pihak benar-benar mampu, sehingga itu yang menyebabkan kelangkaan bahkan dijual dengan harga tinggi," tegasnya.

    Ia berharap pertamina bisa menindak cepat kelangkaan LPG 3 kg ini agar tidak terulang lagi di Kukar.

    "Jangan sampai ini jadi perdebatan terus menerus, semoga bisa selesai. Kami juga telah berdiskusi dengan Pemkab Kukar, mereka akan memberdayakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk memberikan biaya transportasi pendistribusian ke daerah-daerah," tutupnya. (Adv)

    (Sf/By)