Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
Wakil Ketua Sementara DPRD Kukar sementara, Herry Asdar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar optimistis pembangunan rumah sakit di Kecamatan Muara Badak dapat diselesaikan tepat waktu, yakni pada 2025 mendatang.
Wakil Ketua Sementara DPRD Kukar sementara, Herry Asdar mengatakan rumah sakit ini merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat.
"Mudah-mudahan pengerjaannya konsisten dan nanti juga dilengkapi dengan sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia (SDM). Semoga tahun depan bisa selesai sesuai target,” kata Herry Jumat (11/10/2024).
Ia menilai Kecamatan Muara Badak berada di antara Anggana dan Marangkayu dan lokasi ini akan memudahkan masyarakat sekitar dalam mengakses layanan kesehatan dengan lebih cepat dan merata.
Dengan adanya rumah sakit ini, masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh untuk mendapatkan perawatan kesehatan. “Sebab masyarakat di Marangkayu ini kalau mau berobat pasti ke Bontang, kemudian warga Anggana ke Samarinda. Semoga adanya rumah sakit ini bisa meringankan beban mereka,” ungkap Herry.
Pembangunan rumah sakit ini diharapkan tidak hanya mempercepat akses layanan kesehatan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Muara Badak.
Infrastruktur kesehatan di daerah terpencil harus diperhatikan dengan serius, mengingat akses yang sulit di beberapa daerah membuat pelayanan kesehatan masih jauh dari optimal.
"Saya harap segala persiapan pembangunan fisik sampai tenaga medis, dapat diselesaikan tepat waktu," tutupnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

Wakil Ketua Sementara DPRD Kukar sementara, Herry Asdar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar optimistis pembangunan rumah sakit di Kecamatan Muara Badak dapat diselesaikan tepat waktu, yakni pada 2025 mendatang.
Wakil Ketua Sementara DPRD Kukar sementara, Herry Asdar mengatakan rumah sakit ini merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat.
"Mudah-mudahan pengerjaannya konsisten dan nanti juga dilengkapi dengan sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia (SDM). Semoga tahun depan bisa selesai sesuai target,” kata Herry Jumat (11/10/2024).
Ia menilai Kecamatan Muara Badak berada di antara Anggana dan Marangkayu dan lokasi ini akan memudahkan masyarakat sekitar dalam mengakses layanan kesehatan dengan lebih cepat dan merata.
Dengan adanya rumah sakit ini, masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh untuk mendapatkan perawatan kesehatan. “Sebab masyarakat di Marangkayu ini kalau mau berobat pasti ke Bontang, kemudian warga Anggana ke Samarinda. Semoga adanya rumah sakit ini bisa meringankan beban mereka,” ungkap Herry.
Pembangunan rumah sakit ini diharapkan tidak hanya mempercepat akses layanan kesehatan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Muara Badak.
Infrastruktur kesehatan di daerah terpencil harus diperhatikan dengan serius, mengingat akses yang sulit di beberapa daerah membuat pelayanan kesehatan masih jauh dari optimal.
"Saya harap segala persiapan pembangunan fisik sampai tenaga medis, dapat diselesaikan tepat waktu," tutupnya. (adv)
(Sf/By)