DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    Dispar Kukar Perkuat Promosi Erau Lewat Ragam Kuliner di Kawasan Expo

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    24 September 2026 pukul 19:55 WITA

    Suasana Expo Erau di Stadion Rondong Demang (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) memanfaatkan pelaksanaan Erau Adat Kutai yang berlangsung pada 20-27 September 2026 sebagai momentum memperluas promosi pariwisata daerah melalui sektor kuliner.

    Upaya tersebut dilakukan dengan menghadirkan beragam pelaku usaha kuliner di kawasan Expo Erau, Stadion Rondong Demang, Tenggarong.

    Kabid Promosi Wisata Dispar Kukar, Awang Ivan mengatakan keberadaan tenant kuliner menjadi bagian dari upaya memberikan pilihan aktivitas kepada masyarakat yang datang mengikuti rangkaian Erau.

    Menurutnya, kuliner yang ditawarkan tidak hanya berasal dari pelaku usaha lokal. Sejumlah pelaku kuliner dari luar Tenggarong juga turut hadir dengan membawa menu yang beragam.

    “Di expo banyak pelaku kuliner kreatif dari luar Tenggarong yang datang. Mereka menyajikan makanan yang unik-unik, ada dari Thailand, Jepang dan lainnya,” ujar Awang Ivan, Kamis (24/9/2026).

    Di sisi lain, Dispar Kukar tetap mendorong produk kuliner khas daerah agar mendapat ruang dalam kegiatan tersebut. 

    Langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung yang datang dari dalam maupun luar Kukar.

    Dispar menggandeng sejumlah asosiasi pengusaha dalam penyediaan tenant Expo Erau. Dispar menyediakan booth, sementara asosiasi mengisi stan dengan berbagai produk lokal, termasuk kuliner khas Kutai dan kerajinan.

    “Kami menyediakan booth tenant, kemudian asosiasi yang mengisi dengan produk-produk yang akan ditampilkan, seperti kuliner khas Kutai dan produk kerajinan,” jelasnya.

    Selain melalui aktivitas di lokasi, Dispar juga memanfaatkan promosi digital untuk memperluas jangkauan informasi mengenai potensi wisata dan kuliner selama Erau.

    Sejumlah kreator konten lokal turut membuat konten mengenai sajian makanan serta aktivitas di kawasan Expo Erau. Dispar kemudian mendorong agar promosi tersebut dapat dikolaborasikan dengan kanal pariwisata.

    “Konten-konten kreator lokal ini aktif membantu mempromosikan. Kami menyarankan agar kontennya di-collab dengan kanal pariwisata, sehingga jangkauan promosinya bisa lebih luas,” katanya.

    Awang menilai keberadaan kuliner dan produk lokal dapat menjadi bagian dari paket pengalaman wisata selama Erau. 

    Para pengunjung tidak hanya menyaksikan agenda budaya, tapi juga dapat menikmati kuliner sekaligus mengenal produk yang dihasilkan pelaku usaha daerah.

    “Ini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan, khususnya dari luar Kukar seperti Samarinda, Balikpapan dan Bontang untuk datang langsung ke Kukar melihat Erau,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    Dispar Kukar Perkuat Promosi Erau Lewat Ragam Kuliner di Kawasan Expo

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    24 September 2026 pukul 19:55 WITA

    Suasana Expo Erau di Stadion Rondong Demang (Foto: Agus Saputra/seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) memanfaatkan pelaksanaan Erau Adat Kutai yang berlangsung pada 20-27 September 2026 sebagai momentum memperluas promosi pariwisata daerah melalui sektor kuliner.

    Upaya tersebut dilakukan dengan menghadirkan beragam pelaku usaha kuliner di kawasan Expo Erau, Stadion Rondong Demang, Tenggarong.

    Kabid Promosi Wisata Dispar Kukar, Awang Ivan mengatakan keberadaan tenant kuliner menjadi bagian dari upaya memberikan pilihan aktivitas kepada masyarakat yang datang mengikuti rangkaian Erau.

    Menurutnya, kuliner yang ditawarkan tidak hanya berasal dari pelaku usaha lokal. Sejumlah pelaku kuliner dari luar Tenggarong juga turut hadir dengan membawa menu yang beragam.

    “Di expo banyak pelaku kuliner kreatif dari luar Tenggarong yang datang. Mereka menyajikan makanan yang unik-unik, ada dari Thailand, Jepang dan lainnya,” ujar Awang Ivan, Kamis (24/9/2026).

    Di sisi lain, Dispar Kukar tetap mendorong produk kuliner khas daerah agar mendapat ruang dalam kegiatan tersebut. 

    Langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung yang datang dari dalam maupun luar Kukar.

    Dispar menggandeng sejumlah asosiasi pengusaha dalam penyediaan tenant Expo Erau. Dispar menyediakan booth, sementara asosiasi mengisi stan dengan berbagai produk lokal, termasuk kuliner khas Kutai dan kerajinan.

    “Kami menyediakan booth tenant, kemudian asosiasi yang mengisi dengan produk-produk yang akan ditampilkan, seperti kuliner khas Kutai dan produk kerajinan,” jelasnya.

    Selain melalui aktivitas di lokasi, Dispar juga memanfaatkan promosi digital untuk memperluas jangkauan informasi mengenai potensi wisata dan kuliner selama Erau.

    Sejumlah kreator konten lokal turut membuat konten mengenai sajian makanan serta aktivitas di kawasan Expo Erau. Dispar kemudian mendorong agar promosi tersebut dapat dikolaborasikan dengan kanal pariwisata.

    “Konten-konten kreator lokal ini aktif membantu mempromosikan. Kami menyarankan agar kontennya di-collab dengan kanal pariwisata, sehingga jangkauan promosinya bisa lebih luas,” katanya.

    Awang menilai keberadaan kuliner dan produk lokal dapat menjadi bagian dari paket pengalaman wisata selama Erau. 

    Para pengunjung tidak hanya menyaksikan agenda budaya, tapi juga dapat menikmati kuliner sekaligus mengenal produk yang dihasilkan pelaku usaha daerah.

    “Ini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan, khususnya dari luar Kukar seperti Samarinda, Balikpapan dan Bontang untuk datang langsung ke Kukar melihat Erau,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)