Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
Kegiatan Reses Tahap II, Anggota DPRD Komisi I, Desman Minang Edianto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Anggota Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Desman Minang Endianto kembali menggelar Reses Tahap II di Jalan Kartini, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Selasa (5/8/2025) malam.
"Ini wujud keseriusan saya dalam merespons keluhan yang ada di tengah-tengah masyarakat," ucap Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Komitmen untuk terus menyapa masyarakat adalah janjinya sebagai wakil rakyat. Terbukti pada kegiatan ini beberapa perwakilan dari Rukun Tetangga (RT) 19, 12, 38, Balakar Tirta, Melayu turut diundang untuk menyampaikan aspirasinya.
Pada kesempatan ini RT 19 membahas fasilitasi seperti pengadaan mobil pickup, penerangan jalan di Gang II, lahan untuk mendirikan aula, posyandu, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di tingkat RT, kemudian terkait kegiatan kepemudaan seperti mengaji, mengajar serta pendidikan Tilawatil Hafiz Qur’an.
Desman menjelaskan Lampu Penerang Jalan Umum (LPJU) solar cell telah diupayakan, selain berjuang di Kukar, dirinya juga telah menjalin komunikasi ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Kata dia ada 200 titik target pemasangan LPJU yang nantinya akan terealisasi pada 2026 mendatang.
"Ini usulan kita kepada Provinsi Kaltim, jadi kita terima barangnya nanti, siapa yang mengucurkan yang penting manfaatnya kita rasakan," ujarnya.
Kemudian mobil pickup sampah, dirinya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar terkait pengadaan kendaraan agar bisa diupayakan.
"Kalau pickup itu belum ada, program kita juga harus mengacu pada kamus usulan, saya akan tanya ke DLHK apakah usulan pickup ini bisa diupayakan. Kalau viar roda tiga mereka punya, di Kelurahan Baru juga sudah terealisasi," sebutnya.
Sementara terkait jalan lingkungan akan diusulkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) yang tangani. Selanjutnya RT 38 Kelurahan Loa Ipuh, di wilayah ini mereka menginginkan adanya peremajaan instalasi listrik dengan harapan agar persoalan ini bisa cepat di tangani.
"Di Kelurahan Loa Ipuh juga ada 60 bangunan yang belum teraliri listrik, saya akan panggil manajer PLN karena ini masih kawasan kota, ada benarnya terkait urusan kebakaran, salah satu penyebabnya instalasi listrik, ini perlu adanya peremajaan, kalau memang di daerah tidak ada programnya kita usulkan di DPR RI, siapa tahu ada program pusat yang bisa kita tarik di daerah," ucapnya.
Dirinya juga berpesan kepada masyarakat yang telah mendapatkan bantuan Sarana dan Prasarana (Sapras) agar terus aktif dalam kegiatan di kelompoknya, supaya bantuan yang diberikan tidak sia-sia dan bermanfaat.
“Kami anggota DPRD pasti akan mengawal sampai perjuangan yang diharapkan masyarakat bisa terwujud,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

Kegiatan Reses Tahap II, Anggota DPRD Komisi I, Desman Minang Edianto. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Anggota Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Desman Minang Endianto kembali menggelar Reses Tahap II di Jalan Kartini, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Selasa (5/8/2025) malam.
"Ini wujud keseriusan saya dalam merespons keluhan yang ada di tengah-tengah masyarakat," ucap Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Komitmen untuk terus menyapa masyarakat adalah janjinya sebagai wakil rakyat. Terbukti pada kegiatan ini beberapa perwakilan dari Rukun Tetangga (RT) 19, 12, 38, Balakar Tirta, Melayu turut diundang untuk menyampaikan aspirasinya.
Pada kesempatan ini RT 19 membahas fasilitasi seperti pengadaan mobil pickup, penerangan jalan di Gang II, lahan untuk mendirikan aula, posyandu, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di tingkat RT, kemudian terkait kegiatan kepemudaan seperti mengaji, mengajar serta pendidikan Tilawatil Hafiz Qur’an.
Desman menjelaskan Lampu Penerang Jalan Umum (LPJU) solar cell telah diupayakan, selain berjuang di Kukar, dirinya juga telah menjalin komunikasi ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Kata dia ada 200 titik target pemasangan LPJU yang nantinya akan terealisasi pada 2026 mendatang.
"Ini usulan kita kepada Provinsi Kaltim, jadi kita terima barangnya nanti, siapa yang mengucurkan yang penting manfaatnya kita rasakan," ujarnya.
Kemudian mobil pickup sampah, dirinya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar terkait pengadaan kendaraan agar bisa diupayakan.
"Kalau pickup itu belum ada, program kita juga harus mengacu pada kamus usulan, saya akan tanya ke DLHK apakah usulan pickup ini bisa diupayakan. Kalau viar roda tiga mereka punya, di Kelurahan Baru juga sudah terealisasi," sebutnya.
Sementara terkait jalan lingkungan akan diusulkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) yang tangani. Selanjutnya RT 38 Kelurahan Loa Ipuh, di wilayah ini mereka menginginkan adanya peremajaan instalasi listrik dengan harapan agar persoalan ini bisa cepat di tangani.
"Di Kelurahan Loa Ipuh juga ada 60 bangunan yang belum teraliri listrik, saya akan panggil manajer PLN karena ini masih kawasan kota, ada benarnya terkait urusan kebakaran, salah satu penyebabnya instalasi listrik, ini perlu adanya peremajaan, kalau memang di daerah tidak ada programnya kita usulkan di DPR RI, siapa tahu ada program pusat yang bisa kita tarik di daerah," ucapnya.
Dirinya juga berpesan kepada masyarakat yang telah mendapatkan bantuan Sarana dan Prasarana (Sapras) agar terus aktif dalam kegiatan di kelompoknya, supaya bantuan yang diberikan tidak sia-sia dan bermanfaat.
“Kami anggota DPRD pasti akan mengawal sampai perjuangan yang diharapkan masyarakat bisa terwujud,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)