Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Akbar Haka Saputra. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Akbar Haka Saputra berpesan kepada para pemuda untuk membangun daerahnya.
"Saya berpesan kepada para pemuda daerah kita yang menempuh pendidikan di luar, nanti bisa kembali pulang dan ikut membangun daerahnya," kata Akbar Haka, Rabu (1/10/2025).
Akbar menyebut, sebagai kota di jantung Kalimantan Timur (Kaltim), Kukar memiliki sejarah besar membawa peradaban Nusantara.
Menurutnya, Tenggarong sebagai ibu kota Kukar tidak boleh hanya larut dalam sejarah, peran anak muda harus siap mengambil peran besar ke depan, terlebih dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia menekankan peran generasi muda sangat menentukan arah pembangunan. Mahasiswa Kukar yang kini sedang menimba ilmu di luar Kukar diharapkan kembali setelah lulus, mereka berhak membangun daerahnya.
“Boleh saja berkarier di luar Kukar, tapi jangan lupakan daerah kelahirannya, ayo balik, bangun Kukar. Karena sebaik-baiknya tempat adalah rumah sendiri,” ujar Akbar.
Dirinya menilai dalam 10 tahun mendatang saat IKN sudah beraktivitas penuh, anak-anak muda Tenggarong harus mampu mengambil peran dalam pembangunan selanjutnya.
Selain itu, Akbar juga menyoroti terkait keluhan masyarakat dari hasil reses yang telah dilakukannya beberapa waktu lalu, keluhan itu mulai dari infrastruktur, ruang publik, hingga pengelolaan sampah yang belum maksimal.
“Di Tenggarong masih ada titik blind spot salah satunya di Bensamar, akses internet sangat penting mereka meminta difasilitasi,” ungkapnya.
Selanjutnya keberadaan ruang publik yang mendukung aktivitas warga juga sangat penting, tak hanya sekadar ruang untuk bersantai, tapi ruang itu bisa memotivasi untuk melahirkan ide-ide baru, menjadi sebuah ruang kreatif.
“Ruang publik itu penting sekali. Dari nongkrong, ngopi, ngobrol, bisa lahir gagasan segar untuk kota,” ucap Akbar.
Ia berharap fasilitas ruang publik di Tenggarong, seperti Taman Titi Nol dan Taman Tanjong, bisa terus dibenahi. “Mari sama-sama kita jaga dan bangun Tenggarong. Kota ini milik kita semua, terutama generasi mudanya,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Akbar Haka Saputra. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Akbar Haka Saputra berpesan kepada para pemuda untuk membangun daerahnya.
"Saya berpesan kepada para pemuda daerah kita yang menempuh pendidikan di luar, nanti bisa kembali pulang dan ikut membangun daerahnya," kata Akbar Haka, Rabu (1/10/2025).
Akbar menyebut, sebagai kota di jantung Kalimantan Timur (Kaltim), Kukar memiliki sejarah besar membawa peradaban Nusantara.
Menurutnya, Tenggarong sebagai ibu kota Kukar tidak boleh hanya larut dalam sejarah, peran anak muda harus siap mengambil peran besar ke depan, terlebih dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia menekankan peran generasi muda sangat menentukan arah pembangunan. Mahasiswa Kukar yang kini sedang menimba ilmu di luar Kukar diharapkan kembali setelah lulus, mereka berhak membangun daerahnya.
“Boleh saja berkarier di luar Kukar, tapi jangan lupakan daerah kelahirannya, ayo balik, bangun Kukar. Karena sebaik-baiknya tempat adalah rumah sendiri,” ujar Akbar.
Dirinya menilai dalam 10 tahun mendatang saat IKN sudah beraktivitas penuh, anak-anak muda Tenggarong harus mampu mengambil peran dalam pembangunan selanjutnya.
Selain itu, Akbar juga menyoroti terkait keluhan masyarakat dari hasil reses yang telah dilakukannya beberapa waktu lalu, keluhan itu mulai dari infrastruktur, ruang publik, hingga pengelolaan sampah yang belum maksimal.
“Di Tenggarong masih ada titik blind spot salah satunya di Bensamar, akses internet sangat penting mereka meminta difasilitasi,” ungkapnya.
Selanjutnya keberadaan ruang publik yang mendukung aktivitas warga juga sangat penting, tak hanya sekadar ruang untuk bersantai, tapi ruang itu bisa memotivasi untuk melahirkan ide-ide baru, menjadi sebuah ruang kreatif.
“Ruang publik itu penting sekali. Dari nongkrong, ngopi, ngobrol, bisa lahir gagasan segar untuk kota,” ucap Akbar.
Ia berharap fasilitas ruang publik di Tenggarong, seperti Taman Titi Nol dan Taman Tanjong, bisa terus dibenahi. “Mari sama-sama kita jaga dan bangun Tenggarong. Kota ini milik kita semua, terutama generasi mudanya,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)