Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
Parenting jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang digelar di TK Negeri Pembina Kecamatan Tenggarong. (Foto: Humas Protokol DPRD Kukar)
Tenggarong - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani menghadiri kegiatan parenting jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang digelar di TK Negeri Pembina Tenggarong beberapa waktu lalu.
Acara yang diselenggarakan oleh Komite Sekolah TK Negeri Pembina ini mengusung tema Memahami Perilaku Anak Berkebutuhan Khusus dan Pola Pengasuhannya.
Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua murid sebagai bentuk edukasi dalam memahami karakteristik serta kebutuhan khusus anak usia dini.
Yani mengapresiasi sinergi antara pihak sekolah dan komite dalam mendukung pendidikan anak sejak usia dini.
Ia menyebut pemahaman terhadap anak berkebutuhan khusus tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi orang tua di rumah juga berperan penting dalam pola asuh yang tepat, sebab pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama.
”Edukasi bagi orang tua tentang ABK juga salah satu langkah dalam mewujudkan inklusivitas di lingkungan sekolah,” kata Yani, Selasa (21/10/2025).
Kata dia, pada kegiatan ini materi yang diberikan kepada para peserta terkait ciri-ciri umum anak berkebutuhan khusus, serta strategi pengasuhan yang mendukung perkembangan emosi dan sosial mereka.
Melalui kegiatan ini Yani berharap bisa meningkatkan kesadaran orang tua dalam memberikan pengasuhan yang tepat dan penuh empati kepada anak-anak, khususnya yang memiliki kebutuhan khusus. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

Parenting jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang digelar di TK Negeri Pembina Kecamatan Tenggarong. (Foto: Humas Protokol DPRD Kukar)
Tenggarong - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani menghadiri kegiatan parenting jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang digelar di TK Negeri Pembina Tenggarong beberapa waktu lalu.
Acara yang diselenggarakan oleh Komite Sekolah TK Negeri Pembina ini mengusung tema Memahami Perilaku Anak Berkebutuhan Khusus dan Pola Pengasuhannya.
Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua murid sebagai bentuk edukasi dalam memahami karakteristik serta kebutuhan khusus anak usia dini.
Yani mengapresiasi sinergi antara pihak sekolah dan komite dalam mendukung pendidikan anak sejak usia dini.
Ia menyebut pemahaman terhadap anak berkebutuhan khusus tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi orang tua di rumah juga berperan penting dalam pola asuh yang tepat, sebab pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama.
”Edukasi bagi orang tua tentang ABK juga salah satu langkah dalam mewujudkan inklusivitas di lingkungan sekolah,” kata Yani, Selasa (21/10/2025).
Kata dia, pada kegiatan ini materi yang diberikan kepada para peserta terkait ciri-ciri umum anak berkebutuhan khusus, serta strategi pengasuhan yang mendukung perkembangan emosi dan sosial mereka.
Melalui kegiatan ini Yani berharap bisa meningkatkan kesadaran orang tua dalam memberikan pengasuhan yang tepat dan penuh empati kepada anak-anak, khususnya yang memiliki kebutuhan khusus. (Adv)
(Sf/Lo)