DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    1 Muharram 1447 H, Ketua DRRD Kukar Ajak Umat Islam Maknai Hijrah

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    30 Juni 2025 pukul 13:58 WITA

    Pawai obor di Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Momentum peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berlangsung semarak. Beragam kegiatan keagamaan, termasuk pawai obor turut memeriahkan suasana.

    Ada 270 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Kemeriahan iring-iringan santri dan siswa dengan obor menyala sambil berselawat melintasi Jalan Museum Mulawarman, Jembatan Bongkok, Kediaman Sultan HAM Salehoeddin II (alm), lalu berbelok ke Jembtan Besi untuk menuju finish di Masjid Agung Sultan Sulaiman. 

    Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani mengatakan Tahun Baru Islam mengingatkan kepada peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah bukan hanya perpindahan fisik, tetapi juga simbol perubahan menuju kebaikan. Dari situ Islam mulai berkembang pesat dan membentuk masyarakat yang adil dan damai.

    Dirinya juga memberikan apresiasi kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI). Sebab acara tersebut bisa berjalan sesuai harapan, ada pawai obor dan majelis taklim.

    "Ini membuktikan kalau agama itu harus digaungkan dan dijalankan. Salah satunya adalah acara pawai obor," kata Ahmad Yani, Senin (30/6/2025). 

    Memasuki bulan Muharram, Ahmad Yani berpesan harus lebih baik dari yang kemarin. Hari besar Islam ini menandakan semua umat muslim harus bergembira. Karena sebenarnya ini adalah hari kemuliaan, hari penghormatan, tentu siapa pun yang beribadah di bulan ini dilipatgandakan pahalanya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara

    1 Muharram 1447 H, Ketua DRRD Kukar Ajak Umat Islam Maknai Hijrah

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    30 Juni 2025 pukul 13:58 WITA

    Pawai obor di Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Momentum peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berlangsung semarak. Beragam kegiatan keagamaan, termasuk pawai obor turut memeriahkan suasana.

    Ada 270 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Kemeriahan iring-iringan santri dan siswa dengan obor menyala sambil berselawat melintasi Jalan Museum Mulawarman, Jembatan Bongkok, Kediaman Sultan HAM Salehoeddin II (alm), lalu berbelok ke Jembtan Besi untuk menuju finish di Masjid Agung Sultan Sulaiman. 

    Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani mengatakan Tahun Baru Islam mengingatkan kepada peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah bukan hanya perpindahan fisik, tetapi juga simbol perubahan menuju kebaikan. Dari situ Islam mulai berkembang pesat dan membentuk masyarakat yang adil dan damai.

    Dirinya juga memberikan apresiasi kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI). Sebab acara tersebut bisa berjalan sesuai harapan, ada pawai obor dan majelis taklim.

    "Ini membuktikan kalau agama itu harus digaungkan dan dijalankan. Salah satunya adalah acara pawai obor," kata Ahmad Yani, Senin (30/6/2025). 

    Memasuki bulan Muharram, Ahmad Yani berpesan harus lebih baik dari yang kemarin. Hari besar Islam ini menandakan semua umat muslim harus bergembira. Karena sebenarnya ini adalah hari kemuliaan, hari penghormatan, tentu siapa pun yang beribadah di bulan ini dilipatgandakan pahalanya. (Adv)

    (Sf/Lo)