DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Wujudkan Kemandirian Daerah, DPRD Berau Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    06 November 2025 pukul 19:45 WITA

    Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Kabupaten Berau menegaskan dukungannya terhadap upaya penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan Festival Kuliner Pangan Lokal yang digelar di Tanjung Redeb, Kamis (6/11/2025), DPRD Berau melihat momentum ini sebagai langkah nyata untuk membangun dan meningkatkan kemandirian pangan daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

    Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyampaikan bahwa di tengah maraknya konsumsi makanan instan dan produk impor, masyarakat perlu kembali mencintai dan memanfaatkan pangan lokal yang kaya akan gizi serta memiliki nilai ekonomi tinggi.

    "Berau memiliki kekayaan bahan pangan yang luar biasa, seperti umbi-umbian, pisang, dan singkong. Potensi ini harus terus dikembangkan agar masyarakat tidak selalu bergantung pada beras," ujar Elita.

    Ia pun menjelaskan, kegiatan seperti Festival Kuliner Pangan Lokal tidak hanya menjadi ajang promosi hasil bumi daerah, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). 

    Menurutnya, penerapan pola makan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sektor ekonomi berbasis pangan lokal.

    "Festival ini memberi nilai tambah bagi pelaku UMKM kuliner lokal. Mereka dapat berinovasi dalam mengolah bahan pangan khas daerah sehingga memiliki daya saing di pasaran," katanya.

    Sementara itu, dirinya juga mengapresiasi keterlibatan pelajar dalam berbagai lomba dan pelatihan selama festival berlangsung. Ia menilai, partisipasi generasi muda menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kreativitas sekaligus menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya mencintai produk pangan lokal.

    "Pelibatan siswa sangat positif. Mereka belajar mengolah hasil bumi sendiri dengan cara yang modern dan inovatif. Ini dapat menjadi bekal untuk melahirkan pelaku usaha kreatif di masa depan," tambahnya.

    Terakhir, Elita berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan di Kabupaten Berau. Ia menegaskan, DPRD siap memberikan dukungan terhadap program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.

    "Selain memperkenalkan pangan sehat, festival ini juga menjadi penggerak ekonomi kreatif di Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Wujudkan Kemandirian Daerah, DPRD Berau Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    06 November 2025 pukul 19:45 WITA

    Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Kabupaten Berau menegaskan dukungannya terhadap upaya penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan Festival Kuliner Pangan Lokal yang digelar di Tanjung Redeb, Kamis (6/11/2025), DPRD Berau melihat momentum ini sebagai langkah nyata untuk membangun dan meningkatkan kemandirian pangan daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

    Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyampaikan bahwa di tengah maraknya konsumsi makanan instan dan produk impor, masyarakat perlu kembali mencintai dan memanfaatkan pangan lokal yang kaya akan gizi serta memiliki nilai ekonomi tinggi.

    "Berau memiliki kekayaan bahan pangan yang luar biasa, seperti umbi-umbian, pisang, dan singkong. Potensi ini harus terus dikembangkan agar masyarakat tidak selalu bergantung pada beras," ujar Elita.

    Ia pun menjelaskan, kegiatan seperti Festival Kuliner Pangan Lokal tidak hanya menjadi ajang promosi hasil bumi daerah, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). 

    Menurutnya, penerapan pola makan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sektor ekonomi berbasis pangan lokal.

    "Festival ini memberi nilai tambah bagi pelaku UMKM kuliner lokal. Mereka dapat berinovasi dalam mengolah bahan pangan khas daerah sehingga memiliki daya saing di pasaran," katanya.

    Sementara itu, dirinya juga mengapresiasi keterlibatan pelajar dalam berbagai lomba dan pelatihan selama festival berlangsung. Ia menilai, partisipasi generasi muda menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kreativitas sekaligus menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya mencintai produk pangan lokal.

    "Pelibatan siswa sangat positif. Mereka belajar mengolah hasil bumi sendiri dengan cara yang modern dan inovatif. Ini dapat menjadi bekal untuk melahirkan pelaku usaha kreatif di masa depan," tambahnya.

    Terakhir, Elita berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan di Kabupaten Berau. Ia menegaskan, DPRD siap memberikan dukungan terhadap program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah.

    "Selain memperkenalkan pangan sehat, festival ini juga menjadi penggerak ekonomi kreatif di Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)