DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Wakil Ketua ll DPRD Berau Dorong Guru PAUD dan TK Berinovasi Hadapi Tantangan Era Digital

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    19 November 2025 pukul 20:02 WITA

    Foto bersama saat kegiatan pelatihan pembelajaran mendalam bagi guru PAUD dan TK, di Gedung DPRD Berau, Rabu (19/11/2025). (Foto: Baiq Eliana/Seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menghadiri kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi guru Pendidikan Anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) yang diselenggarakan oleh ikatan guru taman kanak-kanak Indonesia (IGTKI) bersama persatuan guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Berau, di Gedung DPRD Berau, Rabu (19/11/2025). 

    Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun metode pembelajaran yang lebih kreatif, modern, dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.

    Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, pun  memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kemampuan guru, terutama di tengah perubahan perilaku anak yang semakin akrab dengan era digital.

    "Alhamdulillah ya, hari ini ada pelatihan IGTKI Wilayah Cabang Berau. Mudah-mudahan dengan banyak pelatihan kepada pendidik anak TK dan PAUD bisa meningkatkan kemampuan dan banyak inovasi bagaimana untuk mendidik anak-anak kita yang masih di bawah umur," ujar Sumadi.

    Ia menilai bahwa perkembangan teknologi membuat anak-anak cenderung lebih sering bermain ponsel. Karena itu, guru perlu menyiapkan strategi pembelajaran yang menarik agar anak lebih fokus belajar.

    "Sekarang ini anak-anak banyak bermain HP. Mudah-mudahan pelatihan ini mendorong munculnya inovasi mengenai bagaimana mengurangi penggunaan HP berlebihan dan bagaimana memahami bahayanya kalau terlalu lama bermain HP," tuturnya.

    Sementara itu, dirinya juga menekankan bahwa  dalam pembelajaran guru harus lebih kreatif dan inovatif agar anak lebih cepat memahami materi dan tetap aktif.

    "Anak-anak sekarang lebih cepat mengerti dan lebih cerdas. Tantangannya adalah mereka terlalu dekat dengan HP, itu yang harus kita waspadai," tambahnya.

    Oleh karena itu, ia juga menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting karena waktu anak lebih banyak dihabiskan di rumah. Sehingga, menurutnya peran orang tua disini sangat dibutuhkan dalam pengawasan dan membimbing pembelajaran anak

    "Di sekolah anak-anak diberi tahu bahaya terlalu lama main HP, tapi di rumah orang tua juga harus memberi jadwal. Bukan tidak boleh main HP, tapi secukupnya dan harus diawasi karena anak masih butuh bimbingan," tegasnya.

    Terakhir, Sumadi berharap melalui pelatihan ini guru PAUD dan TK semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital dan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan aman bagi perkembangan anak. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Wakil Ketua ll DPRD Berau Dorong Guru PAUD dan TK Berinovasi Hadapi Tantangan Era Digital

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    19 November 2025 pukul 20:02 WITA

    Foto bersama saat kegiatan pelatihan pembelajaran mendalam bagi guru PAUD dan TK, di Gedung DPRD Berau, Rabu (19/11/2025). (Foto: Baiq Eliana/Seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menghadiri kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi guru Pendidikan Anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) yang diselenggarakan oleh ikatan guru taman kanak-kanak Indonesia (IGTKI) bersama persatuan guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Berau, di Gedung DPRD Berau, Rabu (19/11/2025). 

    Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun metode pembelajaran yang lebih kreatif, modern, dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.

    Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, pun  memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kemampuan guru, terutama di tengah perubahan perilaku anak yang semakin akrab dengan era digital.

    "Alhamdulillah ya, hari ini ada pelatihan IGTKI Wilayah Cabang Berau. Mudah-mudahan dengan banyak pelatihan kepada pendidik anak TK dan PAUD bisa meningkatkan kemampuan dan banyak inovasi bagaimana untuk mendidik anak-anak kita yang masih di bawah umur," ujar Sumadi.

    Ia menilai bahwa perkembangan teknologi membuat anak-anak cenderung lebih sering bermain ponsel. Karena itu, guru perlu menyiapkan strategi pembelajaran yang menarik agar anak lebih fokus belajar.

    "Sekarang ini anak-anak banyak bermain HP. Mudah-mudahan pelatihan ini mendorong munculnya inovasi mengenai bagaimana mengurangi penggunaan HP berlebihan dan bagaimana memahami bahayanya kalau terlalu lama bermain HP," tuturnya.

    Sementara itu, dirinya juga menekankan bahwa  dalam pembelajaran guru harus lebih kreatif dan inovatif agar anak lebih cepat memahami materi dan tetap aktif.

    "Anak-anak sekarang lebih cepat mengerti dan lebih cerdas. Tantangannya adalah mereka terlalu dekat dengan HP, itu yang harus kita waspadai," tambahnya.

    Oleh karena itu, ia juga menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting karena waktu anak lebih banyak dihabiskan di rumah. Sehingga, menurutnya peran orang tua disini sangat dibutuhkan dalam pengawasan dan membimbing pembelajaran anak

    "Di sekolah anak-anak diberi tahu bahaya terlalu lama main HP, tapi di rumah orang tua juga harus memberi jadwal. Bukan tidak boleh main HP, tapi secukupnya dan harus diawasi karena anak masih butuh bimbingan," tegasnya.

    Terakhir, Sumadi berharap melalui pelatihan ini guru PAUD dan TK semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital dan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan aman bagi perkembangan anak. (Adv)

    (Sf/Rs)