Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Puskesmas Non-Rawat Inap 24 Jam dan Persalinan di Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam memperluas akses layanan kesehatan mendapat dukungan dari kalangan legislatif.
Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, memberikan apresiasi atas diresmikannya Puskesmas Non-Rawat Inap 24 Jam dan Persalinan baru-baru ini di Kecamatan Gunung Tabur, hal tersebut dinilai menjadi langkah nyata dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan khususnya masyarakat Kabupaten Berau.
Menurutnya, keberadaan fasilitas itu juga merupakan bentuk keseriusan Pemkab Berau dalam memastikan seluruh warga dapat mengakses layanan kesehatan yang cepat, layak, dan merata.
"Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah daerah. Puskesmas 24 jam ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan layak," ungkap Frans.
Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan program layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang menjalankannya.
"Tenaga kesehatan harus dibekali pelatihan yang berkelanjutan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," ujarnya.
Selain itu, dirinya juga mengatakan pentingnya prinsip keadilan dalam pelayanan publik, termasuk di bidang kesehatan. Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa tidak ada pembedaan dalam pelayanan di puskesmas, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
"Jangan sampai ada warga yang merasa terpinggirkan hanya karena menggunakan BPJS atau faktor ekonomi. Semua berhak mendapatkan pelayanan terbaik," tekannya.
Oleh karena itu, Frans pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung visi Pemkab Berau menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan daerah, demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
"Dengan hadirnya Puskesmas 24 jam saya harap masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan kapan pun dibutuhkan dan diharapkan pelayanan kesehatan itu juga lebih maksimal," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Puskesmas Non-Rawat Inap 24 Jam dan Persalinan di Kecamatan Gunung Tabur. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam memperluas akses layanan kesehatan mendapat dukungan dari kalangan legislatif.
Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, memberikan apresiasi atas diresmikannya Puskesmas Non-Rawat Inap 24 Jam dan Persalinan baru-baru ini di Kecamatan Gunung Tabur, hal tersebut dinilai menjadi langkah nyata dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan khususnya masyarakat Kabupaten Berau.
Menurutnya, keberadaan fasilitas itu juga merupakan bentuk keseriusan Pemkab Berau dalam memastikan seluruh warga dapat mengakses layanan kesehatan yang cepat, layak, dan merata.
"Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah daerah. Puskesmas 24 jam ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang cepat dan layak," ungkap Frans.
Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan program layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang menjalankannya.
"Tenaga kesehatan harus dibekali pelatihan yang berkelanjutan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," ujarnya.
Selain itu, dirinya juga mengatakan pentingnya prinsip keadilan dalam pelayanan publik, termasuk di bidang kesehatan. Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa tidak ada pembedaan dalam pelayanan di puskesmas, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
"Jangan sampai ada warga yang merasa terpinggirkan hanya karena menggunakan BPJS atau faktor ekonomi. Semua berhak mendapatkan pelayanan terbaik," tekannya.
Oleh karena itu, Frans pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung visi Pemkab Berau menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas utama pembangunan daerah, demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
"Dengan hadirnya Puskesmas 24 jam saya harap masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan kapan pun dibutuhkan dan diharapkan pelayanan kesehatan itu juga lebih maksimal," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)