DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Tak Cukup Dibangun, DPRD Berau Minta Pengelolaan RTH Dioptimalkan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 Maret 2026 pukul 14:03 WITA

    Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Komisi II DPRD Berau mendorong optimalisasi pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Berau agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menyusul masih ditemukannya sejumlah RTH yang dinilai belum produktif.

    Sakirman menegaskan, pembangunan fisik RTH selama ini sudah cukup baik, namun belum diimbangi dengan strategi pengelolaan yang matang. Akibatnya, beberapa fasilitas terlihat minim aktivitas dan kurang perawatan.

    "Persoalannya bukan pada kurangnya pembangunan fisik, melainkan absennya strategi pengelolaan. Sayang sekali jika sudah dibangun, namun tidak dirawat dan tidak dimanfaatkan masyarakat," ujarnya.

    Ia menilai RTH seharusnya menjadi ruang publik yang hidup dan mampu menggerakkan aktivitas sosial, olahraga, seni, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    Oleh karena itu, dirinya mendorong pemerintah daerah menggandeng berbagai unsur masyarakat dalam pengelolaan RTH. Pelaku UMKM, komunitas olahraga, komunitas seni, hingga kelompok edukasi dinilai dapat menghadirkan kegiatan rutin yang berkelanjutan.

    "Untuk menghidupkan RTH, pemerintah perlu melibatkan masyarakat. Dengan begitu, ruang terbuka hijau tidak hanya menjadi pemanis kota, tetapi benar-benar dimanfaatkan," tegasnya.

    Meski demikian, ia juga menekankan pentingnya pengawasan serta perawatan berkala agar fasilitas tetap aman dan nyaman digunakan warga.

    "Pengawasan dan perawatan berkala juga perlu dipastikan agar area RTH tetap aman dan nyaman," tuturnya.

    Sakirman berharap ke depan pembangunan RTH tidak berhenti pada penyelesaian proyek fisik semata, tetapi disertai konsep keberlanjutan yang jelas.

    "RTH harus menjadi investasi keberlanjutan. RTH harus hidup, dimanfaatkan, dan berdampak bagi masyarakat. Kalau hanya dibangun tanpa konsep keberlanjutan, itu pemborosan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Tak Cukup Dibangun, DPRD Berau Minta Pengelolaan RTH Dioptimalkan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 Maret 2026 pukul 14:03 WITA

    Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Komisi II DPRD Berau mendorong optimalisasi pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Berau agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menyusul masih ditemukannya sejumlah RTH yang dinilai belum produktif.

    Sakirman menegaskan, pembangunan fisik RTH selama ini sudah cukup baik, namun belum diimbangi dengan strategi pengelolaan yang matang. Akibatnya, beberapa fasilitas terlihat minim aktivitas dan kurang perawatan.

    "Persoalannya bukan pada kurangnya pembangunan fisik, melainkan absennya strategi pengelolaan. Sayang sekali jika sudah dibangun, namun tidak dirawat dan tidak dimanfaatkan masyarakat," ujarnya.

    Ia menilai RTH seharusnya menjadi ruang publik yang hidup dan mampu menggerakkan aktivitas sosial, olahraga, seni, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    Oleh karena itu, dirinya mendorong pemerintah daerah menggandeng berbagai unsur masyarakat dalam pengelolaan RTH. Pelaku UMKM, komunitas olahraga, komunitas seni, hingga kelompok edukasi dinilai dapat menghadirkan kegiatan rutin yang berkelanjutan.

    "Untuk menghidupkan RTH, pemerintah perlu melibatkan masyarakat. Dengan begitu, ruang terbuka hijau tidak hanya menjadi pemanis kota, tetapi benar-benar dimanfaatkan," tegasnya.

    Meski demikian, ia juga menekankan pentingnya pengawasan serta perawatan berkala agar fasilitas tetap aman dan nyaman digunakan warga.

    "Pengawasan dan perawatan berkala juga perlu dipastikan agar area RTH tetap aman dan nyaman," tuturnya.

    Sakirman berharap ke depan pembangunan RTH tidak berhenti pada penyelesaian proyek fisik semata, tetapi disertai konsep keberlanjutan yang jelas.

    "RTH harus menjadi investasi keberlanjutan. RTH harus hidup, dimanfaatkan, dan berdampak bagi masyarakat. Kalau hanya dibangun tanpa konsep keberlanjutan, itu pemborosan," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)