Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Anggota DPRD Berau, Elita Herlina. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Anggota DPRD Berau, Elita Herlina, menyoroti masih tingginya angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Berau. Menurutnya hal itu juga dipengaruhi oleh tingkat pengangguran di daerah tersebut.
"Yang jelas kalau terkait angka kemiskinan, tingkat pengangguran harus rendah," ujar Elita.
Dirinya pun mengatakan, untuk menekan angka kemiskinan itu, diperlukan upaya yang tepat dalam menurunkan jumlah pengangguran di daerah itu sendiri termasuk di daerah Kabupaten Berau.
"Kita berupaya bagaimana agar tingkat pengangguran di Kabupaten Berau menurun dari sebelumnya," katanya
Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Berau tak semata-mata disebabkan minimnya lowongan kerja.
Namun, ketidaksesuaian antara kemampuan pencari kerja dan kebutuhan industri yang juga menjadi salah satu faktor utamanya. Sehingga, kesenjangan antara keterampilan dan kebutuhan industri tersebut memperburuk serapan tenaga kerja.
Oleh karena itu, ia pun berharap Pemerintah daerah bersama DPRD dapat merancang kebijakan yang efektif untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja, baik melalui investasi, pelatihan tenaga kerja, maupun program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sehingga, angka kemiskinan juga dapat ditekan.
"Saya berharap ada solusi nyata untuk mengatasi persoalan pengangguran dan kemiskinan yang ada di Kabupaten Berau," ujarnya.
Elita pun berharap permasalahan ini dapat menjadi hal serius yang dapat diperhatikan oleh pihak legislatif dan eksekutif agar mendapat solusi terbaik guna menekan angka kemiskinan sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera.
"Semoga Pemerintah bersama DPRD dapat memberikan lebih banyak lapangan pekerjaan agar tingkat pengangguran berkurang," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Anggota DPRD Berau, Elita Herlina. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Anggota DPRD Berau, Elita Herlina, menyoroti masih tingginya angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Berau. Menurutnya hal itu juga dipengaruhi oleh tingkat pengangguran di daerah tersebut.
"Yang jelas kalau terkait angka kemiskinan, tingkat pengangguran harus rendah," ujar Elita.
Dirinya pun mengatakan, untuk menekan angka kemiskinan itu, diperlukan upaya yang tepat dalam menurunkan jumlah pengangguran di daerah itu sendiri termasuk di daerah Kabupaten Berau.
"Kita berupaya bagaimana agar tingkat pengangguran di Kabupaten Berau menurun dari sebelumnya," katanya
Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Berau tak semata-mata disebabkan minimnya lowongan kerja.
Namun, ketidaksesuaian antara kemampuan pencari kerja dan kebutuhan industri yang juga menjadi salah satu faktor utamanya. Sehingga, kesenjangan antara keterampilan dan kebutuhan industri tersebut memperburuk serapan tenaga kerja.
Oleh karena itu, ia pun berharap Pemerintah daerah bersama DPRD dapat merancang kebijakan yang efektif untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja, baik melalui investasi, pelatihan tenaga kerja, maupun program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sehingga, angka kemiskinan juga dapat ditekan.
"Saya berharap ada solusi nyata untuk mengatasi persoalan pengangguran dan kemiskinan yang ada di Kabupaten Berau," ujarnya.
Elita pun berharap permasalahan ini dapat menjadi hal serius yang dapat diperhatikan oleh pihak legislatif dan eksekutif agar mendapat solusi terbaik guna menekan angka kemiskinan sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera.
"Semoga Pemerintah bersama DPRD dapat memberikan lebih banyak lapangan pekerjaan agar tingkat pengangguran berkurang," tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)