DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Soroti Sektor Pariwisata di Berau, Saga: Perlu Rencana Penataan Tata Ruang 

    Penulis:Eliana|Redaktur:Maruly Zainuddin
    17 Oktober 2024 pukul 16:19 WITA

    Anggota DPRD Berau, Saga. (Foto: Istimewa)

    Tanjung Redeb - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau berharap agar sektor pariwisata lebih diperhatikan dan tertata. Pasalnya, Kabupaten Berau merupakan salah satu mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sangat diandalkan pada sektor budaya dan kepariwisataannya yang mana sektor ini di harapkan bisa memberi kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

    Hal ini ditegaskan anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Saga di mana sektor pariwisata ini menurutnya perlu evaluasi terkait destinasi pariwisata mengingat Kabupaten Berau menjadi salah satu ikon pariwisata yang ada di Kalimantan. "Kalau kita lihat untuk sektor pariwisata itu perlu evaluasi terkait dengan destinasi pariwisata yang kita miliki. Berau ini kan menjadi salah satu ikon Kalimantan Timur," katanya, Kamis (17/10/2024).

    Dirinya juga berharap dinas terkait memiliki rencana  untuk penataan tata ruang khusus sektor pariwisata. "Ini kan ada rencana untuk penataan tata ruang, dengan penataan tata ruang itu perlu Dinas Pariwisata itu memberi masukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berkaitan dengan penataan tata ruang khusus untuk sektor pariwisata jangan sampai nanti tata ruang itu tidak masuk dalam usulan dari Dinas Pariwisata," ungkapnya.

    Ia juga berharap dengan adanya masukan-masukan untuk penataan tata ruang pariwisata tersebut dapat lebih tertata dan pengembangan pariwisata dapat dimaksimalkan.

    "Untuk masukan-masukan berkaitan dengan tata ruang pariwisata yang tentunya itu lebih kepada bagaimana tata ruang itu memberikan lebih leluasa untuk pengelolaan pariwisata di Kabupaten Berau. Jadi harapan kita lebih kepada bagaimana pengembangan pariwisata ini harus dimaksimalkan," ujarnya.

    Saga juga menyampaikan perlunya fasilitas penunjang tidak hanya promosi-promosi berupa tarian tetapi juga fasilitas penunjang infrastruktur pariwisata. "Kalau untuk fasilitas penunjang itukan perlu. Ini banyak kita lihat pariwisata ini hanya berupa promosi yang berkaitan dengan tarian-tarian tetapi kan tidak di tunjang dengan fasilitas penunjang infrastruktur pariwisata. Dan seperti kita lihat beberapa tempat yang memiliki destinasi  pariwisata itu tidak di kembangkan, yang punya potensi-potensi itu tidak dikembangkan," ujarnya.

    Ia berharap iklan promosi yang diperlihatkan itu sesuai agar wisatawan yang datang tidak kecewa dan sesuai harapan mereka. "Agar nanti itu pariwisata yang ada ini menjadi ikon kebanggaan di Kalimantan Timur khususnya Kabupaten Berau sehingga orang tidak kecewa datang ke Berau berdasarkan promosi-promosi dan  ternyata orang tertarik, setelah datang ya fasilitas pariwisata kita itu tidak sesuai dengan harapan para wisatawan," katanya.

    Dirinya menginginkan Pemerintah Kabupaten Berau dan dinas terkait agar lebih meningkatkan sektor pariwisata. "Kita berharap kepada pemerintah daerah khususnya dinas pariwisata untuk pengelolaan pariwisata itu perlu di tingkatkan lagi," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Mr)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Soroti Sektor Pariwisata di Berau, Saga: Perlu Rencana Penataan Tata Ruang 

    Penulis:Eliana|Redaktur:Maruly Zainuddin
    17 Oktober 2024 pukul 16:19 WITA

    Anggota DPRD Berau, Saga. (Foto: Istimewa)

    Tanjung Redeb - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau berharap agar sektor pariwisata lebih diperhatikan dan tertata. Pasalnya, Kabupaten Berau merupakan salah satu mitra Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sangat diandalkan pada sektor budaya dan kepariwisataannya yang mana sektor ini di harapkan bisa memberi kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

    Hal ini ditegaskan anggota DPRD Berau periode 2024-2029, Saga di mana sektor pariwisata ini menurutnya perlu evaluasi terkait destinasi pariwisata mengingat Kabupaten Berau menjadi salah satu ikon pariwisata yang ada di Kalimantan. "Kalau kita lihat untuk sektor pariwisata itu perlu evaluasi terkait dengan destinasi pariwisata yang kita miliki. Berau ini kan menjadi salah satu ikon Kalimantan Timur," katanya, Kamis (17/10/2024).

    Dirinya juga berharap dinas terkait memiliki rencana  untuk penataan tata ruang khusus sektor pariwisata. "Ini kan ada rencana untuk penataan tata ruang, dengan penataan tata ruang itu perlu Dinas Pariwisata itu memberi masukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berkaitan dengan penataan tata ruang khusus untuk sektor pariwisata jangan sampai nanti tata ruang itu tidak masuk dalam usulan dari Dinas Pariwisata," ungkapnya.

    Ia juga berharap dengan adanya masukan-masukan untuk penataan tata ruang pariwisata tersebut dapat lebih tertata dan pengembangan pariwisata dapat dimaksimalkan.

    "Untuk masukan-masukan berkaitan dengan tata ruang pariwisata yang tentunya itu lebih kepada bagaimana tata ruang itu memberikan lebih leluasa untuk pengelolaan pariwisata di Kabupaten Berau. Jadi harapan kita lebih kepada bagaimana pengembangan pariwisata ini harus dimaksimalkan," ujarnya.

    Saga juga menyampaikan perlunya fasilitas penunjang tidak hanya promosi-promosi berupa tarian tetapi juga fasilitas penunjang infrastruktur pariwisata. "Kalau untuk fasilitas penunjang itukan perlu. Ini banyak kita lihat pariwisata ini hanya berupa promosi yang berkaitan dengan tarian-tarian tetapi kan tidak di tunjang dengan fasilitas penunjang infrastruktur pariwisata. Dan seperti kita lihat beberapa tempat yang memiliki destinasi  pariwisata itu tidak di kembangkan, yang punya potensi-potensi itu tidak dikembangkan," ujarnya.

    Ia berharap iklan promosi yang diperlihatkan itu sesuai agar wisatawan yang datang tidak kecewa dan sesuai harapan mereka. "Agar nanti itu pariwisata yang ada ini menjadi ikon kebanggaan di Kalimantan Timur khususnya Kabupaten Berau sehingga orang tidak kecewa datang ke Berau berdasarkan promosi-promosi dan  ternyata orang tertarik, setelah datang ya fasilitas pariwisata kita itu tidak sesuai dengan harapan para wisatawan," katanya.

    Dirinya menginginkan Pemerintah Kabupaten Berau dan dinas terkait agar lebih meningkatkan sektor pariwisata. "Kita berharap kepada pemerintah daerah khususnya dinas pariwisata untuk pengelolaan pariwisata itu perlu di tingkatkan lagi," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Mr)