Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Kantor Kecamatan Gunung Tabur yang telah di Rehab. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Usai Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas angkat bicara soal hasil akhir pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Tabur yang kurang rapi.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah pun menyoroti hal tersebut dan beberapa pembangunan seperti infrastruktur, drainase dan lainnya, yang dinilai banyak yang tidak memenuhi standar.
Oleh karena itu, hal tersebut memerlukan perhatian lebih dengan memperketat pengawasan seluruh proses proyek pembangunan yang sedang dilakukan pengerjaan.
"Harus kita awasi. Karena tidak sedikit yang tidak sesuai standar atau keluar dari perencanaan," ungkapnya.
Ia pun menekankan bahwa proyek pembangunan bukan hanya dilihat dari ketepatan waktu penyelesaiannya. Namun, diperlukan juga pengawasan dari Pemerintah Daerah agar perencaan pembangunan sesuai standar dan hasil bisa maksimal sehingga tidak mengecewakan.
"Sudah anggaran besar. Tapi hasil mengecewakan," tuturnya.
Selain itu, ia juga menekankan perlunya evaluasi berkala terhadap seluruh proyek pembangunan yang ada di Kabupaten Berau. Sebab, tak jarang pihak kontraktor lepas tangan, ketika pembangunan rampung walau masih dalam masa pemantauan atau pemeliharaan.
Terakhir, Suriansyah berharap agar seluruh proyek yang bersifat membangun tidak dikerjakan secara asal-asalan. Apalagi, anggaran yang digelontor pun cukup besar. Sebab, ia menilai hal ini tentu akan merugikan masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut apabila dikerjakan tidak sesuai dengan setandar yang ada dan hasil yang kurang maksimal.
"Sudah saatnya Berau lebih maju lagi dari sebelumnya," kuncinya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Kantor Kecamatan Gunung Tabur yang telah di Rehab. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Usai Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas angkat bicara soal hasil akhir pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Tabur yang kurang rapi.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah pun menyoroti hal tersebut dan beberapa pembangunan seperti infrastruktur, drainase dan lainnya, yang dinilai banyak yang tidak memenuhi standar.
Oleh karena itu, hal tersebut memerlukan perhatian lebih dengan memperketat pengawasan seluruh proses proyek pembangunan yang sedang dilakukan pengerjaan.
"Harus kita awasi. Karena tidak sedikit yang tidak sesuai standar atau keluar dari perencanaan," ungkapnya.
Ia pun menekankan bahwa proyek pembangunan bukan hanya dilihat dari ketepatan waktu penyelesaiannya. Namun, diperlukan juga pengawasan dari Pemerintah Daerah agar perencaan pembangunan sesuai standar dan hasil bisa maksimal sehingga tidak mengecewakan.
"Sudah anggaran besar. Tapi hasil mengecewakan," tuturnya.
Selain itu, ia juga menekankan perlunya evaluasi berkala terhadap seluruh proyek pembangunan yang ada di Kabupaten Berau. Sebab, tak jarang pihak kontraktor lepas tangan, ketika pembangunan rampung walau masih dalam masa pemantauan atau pemeliharaan.
Terakhir, Suriansyah berharap agar seluruh proyek yang bersifat membangun tidak dikerjakan secara asal-asalan. Apalagi, anggaran yang digelontor pun cukup besar. Sebab, ia menilai hal ini tentu akan merugikan masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut apabila dikerjakan tidak sesuai dengan setandar yang ada dan hasil yang kurang maksimal.
"Sudah saatnya Berau lebih maju lagi dari sebelumnya," kuncinya. (Adv)
(Sf/Rs)