DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Soroti Pengelolaan Destinasi Wisata, DPRD Berau Dorong Pemerintah Tingkatkan Keamanan dan Kebersihan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    11 November 2025 pukul 16:15 WITA

    Kondisi di kampung Payung-payung Pulau Maratua ketika sampah kiriman datang. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Keindahan alam Kabupaten Berau yang semakin dikenal dengan panorama eksotis seperti Air Terjun Tembalang, Pulau Kaniungan, dan Pulau Maratua ternyata masih menyimpan sejumlah persoalan serius. Dibalik pesonanya, perhatian terhadap keamanan dan kebersihan di lokasi-lokasi wisata dinilai masih kurang optimal.

    Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Sebab menurutnya, keselamatan dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah, terlebih di destinasi yang ramai dikunjungi.

    "Setiap destinasi wisata harus memiliki standar keamanan yang jelas. Jangan sampai musibah di Air Terjun Tembalang terulang lagi," ujar Arman.

    Selain itu, ia juga menyoroti kurangnya perhatian terhadap kebersihan di sejumlah objek wisata. Dirinya mengatakan bahwa saat berkunjung ke Pulau Maratua baru-baru ini, ia menemukan tumpukan sampah di tepi pantai akibat sampah kiriman, sehingga menganggu keindahan alam pulau tersebut.

    "Kebersihan juga bagian dari kenyamanan wisata. Kalau pantainya kotor, wisatawan pasti enggan datang lagi," tegasnya.

    Oleh karena itu, dirinya pun mendesak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau dan dinas terkait lainnya agar lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan destinasi wisata.

    "Tanpa pengelolaan yang aman, bersih, dan tertib, semuanya bisa sia-sia," ujarnya.

    Terakhir, Arman berharap perhatian lebih terhadap keamanan dan kebersihan wisata bisa menjadi langkah awal membangun citra pariwisata Berau yang tidak hanya indah, tetapi juga aman dan berkelanjutan. 

    "Dengan pengelolaan yang tepat, sektor pariwisata diharapkan mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal sekaligus menjaga kelestarian alam," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Soroti Pengelolaan Destinasi Wisata, DPRD Berau Dorong Pemerintah Tingkatkan Keamanan dan Kebersihan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    11 November 2025 pukul 16:15 WITA

    Kondisi di kampung Payung-payung Pulau Maratua ketika sampah kiriman datang. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Keindahan alam Kabupaten Berau yang semakin dikenal dengan panorama eksotis seperti Air Terjun Tembalang, Pulau Kaniungan, dan Pulau Maratua ternyata masih menyimpan sejumlah persoalan serius. Dibalik pesonanya, perhatian terhadap keamanan dan kebersihan di lokasi-lokasi wisata dinilai masih kurang optimal.

    Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Sebab menurutnya, keselamatan dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah, terlebih di destinasi yang ramai dikunjungi.

    "Setiap destinasi wisata harus memiliki standar keamanan yang jelas. Jangan sampai musibah di Air Terjun Tembalang terulang lagi," ujar Arman.

    Selain itu, ia juga menyoroti kurangnya perhatian terhadap kebersihan di sejumlah objek wisata. Dirinya mengatakan bahwa saat berkunjung ke Pulau Maratua baru-baru ini, ia menemukan tumpukan sampah di tepi pantai akibat sampah kiriman, sehingga menganggu keindahan alam pulau tersebut.

    "Kebersihan juga bagian dari kenyamanan wisata. Kalau pantainya kotor, wisatawan pasti enggan datang lagi," tegasnya.

    Oleh karena itu, dirinya pun mendesak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau dan dinas terkait lainnya agar lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan destinasi wisata.

    "Tanpa pengelolaan yang aman, bersih, dan tertib, semuanya bisa sia-sia," ujarnya.

    Terakhir, Arman berharap perhatian lebih terhadap keamanan dan kebersihan wisata bisa menjadi langkah awal membangun citra pariwisata Berau yang tidak hanya indah, tetapi juga aman dan berkelanjutan. 

    "Dengan pengelolaan yang tepat, sektor pariwisata diharapkan mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal sekaligus menjaga kelestarian alam," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)