DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Soroti Penataan PJU dalam Kota, DPRD Berau Minta Evaluasi agar Lebih Optimal

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Maret 2025 pukul 20:16 WITA

    Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto menyoroti terkait penataan Penerangan Jalan Umum (PJU) dalam kota, hal ini karena dinilai kurang efektif dan optimal. Ia mengatakan ada beberapa titik PJU ditemukan bertindih akibat jarak pemasangan yang terlalu dekat, serta ketinggian yang tidak sesuai.

    "Saya lihat ada PJU yang tingginya sampai 11 meter, padahal lebar jalan kita hanya delapan meter. Di bawahnya ada lagi PJU, sehingga terlihat bertindih dan kurang efektif," ujar Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. 

    Dirinya juga mengatakan, pemasangan PJU seharusnya tidak hanya berfokus pada penambahan penerangan saja. Namun harus juga mempertimbangkan efisiensi dan estetika.

    "Kita ingin penerangan yang optimal, tapi jangan sampai pemasangannya asal-asalan sehingga justru tidak efektif," katanya.

    Selain itu, ia juga mengatakan agar pembangunan jalan tidak otomatis diikuti dengan pemasangan PJU baru tanpa kajian yang matang, menurutnya hal tersebut kurang optimal. 

    Oleh karena itu, Dedy mendorong kepada dinas terkait agar segera mengevaluasi dan menata ulang agar sistem penerangan di Berau lebih fungsional tanpa pemborosan anggaran yang dilakukan.

    "Perencanaan yang lebih baik sangat diperlukan agar PJU yang dipasang tepat dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Soroti Penataan PJU dalam Kota, DPRD Berau Minta Evaluasi agar Lebih Optimal

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    10 Maret 2025 pukul 20:16 WITA

    Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto menyoroti terkait penataan Penerangan Jalan Umum (PJU) dalam kota, hal ini karena dinilai kurang efektif dan optimal. Ia mengatakan ada beberapa titik PJU ditemukan bertindih akibat jarak pemasangan yang terlalu dekat, serta ketinggian yang tidak sesuai.

    "Saya lihat ada PJU yang tingginya sampai 11 meter, padahal lebar jalan kita hanya delapan meter. Di bawahnya ada lagi PJU, sehingga terlihat bertindih dan kurang efektif," ujar Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. 

    Dirinya juga mengatakan, pemasangan PJU seharusnya tidak hanya berfokus pada penambahan penerangan saja. Namun harus juga mempertimbangkan efisiensi dan estetika.

    "Kita ingin penerangan yang optimal, tapi jangan sampai pemasangannya asal-asalan sehingga justru tidak efektif," katanya.

    Selain itu, ia juga mengatakan agar pembangunan jalan tidak otomatis diikuti dengan pemasangan PJU baru tanpa kajian yang matang, menurutnya hal tersebut kurang optimal. 

    Oleh karena itu, Dedy mendorong kepada dinas terkait agar segera mengevaluasi dan menata ulang agar sistem penerangan di Berau lebih fungsional tanpa pemborosan anggaran yang dilakukan.

    "Perencanaan yang lebih baik sangat diperlukan agar PJU yang dipasang tepat dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)