Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - DPRD Berau mengingatkan pemerintah kampung agar lebih cermat dalam menginput data Indeks Desa (ID).
Ini dinilai dapat berdampak pada penurunan status kampung akibat kesalahan dalam penginputan data ID.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto menyampaikan kesalahan sekecil apapun bisa berdampak signifikan pada data ID, termasuk pada penginputan selisih skor yang status kampung.
"Jangan sampai hanya karena kesalahan input atau data yang tidak lengkap, status kampung justru turun. Ini yang harus menjadi perhatian serius," tegas Subroto.
Ia menjelaskan perubahan status kampung tidak hanya berpengaruh pada penilaian administratif, tetapi juga berdampak langsung terhadap kebijakan pembangunan serta besaran anggaran yang akan diterima.
"Sehingga pentingnya ketelitian bagi aparat kampung, khususnya operator data dalam melakukan penginputan," tambahnya.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memberikan pendampingan. Terutama bagi kampung yang masih menghadapi keterbatasan jaringan internet maupun sumber daya manusia, agar tidak mengalami kendala dalam proses penginputan.
"Saya berharap dengan penginputan data yang akurat dan terkoordinasi, status kampung di Berau dapat terus meningkat, bukan justru mengalami penurunan akibat kesalahan administrasi," tuturnya.
Subroto pun meminta agar proses tersebut dilakukan dengan koordinasi bersama kepala kampung dan pihak terkait agar data yang dimasukkan benar-benar sesuai kondisi lapangan.
"Data yang dimasukkan harus benar-benar sesuai kondisi di lapangan, jangan asal isi. Karena nanti akan diverifikasi dan itu bisa berpengaruh besar," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - DPRD Berau mengingatkan pemerintah kampung agar lebih cermat dalam menginput data Indeks Desa (ID).
Ini dinilai dapat berdampak pada penurunan status kampung akibat kesalahan dalam penginputan data ID.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto menyampaikan kesalahan sekecil apapun bisa berdampak signifikan pada data ID, termasuk pada penginputan selisih skor yang status kampung.
"Jangan sampai hanya karena kesalahan input atau data yang tidak lengkap, status kampung justru turun. Ini yang harus menjadi perhatian serius," tegas Subroto.
Ia menjelaskan perubahan status kampung tidak hanya berpengaruh pada penilaian administratif, tetapi juga berdampak langsung terhadap kebijakan pembangunan serta besaran anggaran yang akan diterima.
"Sehingga pentingnya ketelitian bagi aparat kampung, khususnya operator data dalam melakukan penginputan," tambahnya.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memberikan pendampingan. Terutama bagi kampung yang masih menghadapi keterbatasan jaringan internet maupun sumber daya manusia, agar tidak mengalami kendala dalam proses penginputan.
"Saya berharap dengan penginputan data yang akurat dan terkoordinasi, status kampung di Berau dapat terus meningkat, bukan justru mengalami penurunan akibat kesalahan administrasi," tuturnya.
Subroto pun meminta agar proses tersebut dilakukan dengan koordinasi bersama kepala kampung dan pihak terkait agar data yang dimasukkan benar-benar sesuai kondisi lapangan.
"Data yang dimasukkan harus benar-benar sesuai kondisi di lapangan, jangan asal isi. Karena nanti akan diverifikasi dan itu bisa berpengaruh besar," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)