DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Puncak Musim Hujan, DPRD Berau Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Banjir dan Longsor

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    18 Maret 2026 pukul 16:51 WITA

    Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Memasuki puncak musim penghujan di Kabupaten Berau, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan rawan longsor untuk lebih waspada terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.

    Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin menekankan musim hujan tidak hanya meningkatkan risiko banjir, tetapi juga potensi longsor yang serius, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat tebing atau wilayah lereng.

    "Musim hujan selain potensi banjir yang harus diwaspadai, juga ada longsor yang jadi ancaman, apalagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan seperti perbukitan," ujar Thamrin.

    Ia menekankan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi risiko yang timbul akibat cuaca ekstrem, sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. ia pun mencontohkan musibah tahun lalu di sejumlah kampung di Berau ketika banjir besar tiba-tiba datang hingga menghanyutkan barang berharga hingga rumah.

    "Musibah tidak bisa ditebak dan bisa terjadi kapan saja, apalagi jika hujan dengan intensitas tinggi terus berlangsung sehingga dapat menyebabkan tanah longsor dan banjir. Sebelum terjadi bencana itu perlu adanya langkah mitigasi permasalahan ini," tuturnya.

    Thamrin pun berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah preventif untuk mengurangi dampak bencana longsor maupun banjir. Menurutnya koordinasi antara pemerintah dan instansi terkait sangat penting untuk memastikan upaya antisipasi lebih optimal.

    "Harapan kami, harus dilakukan upaya antisipasi oleh pemerintah daerah melalui instansi terkait," tandasnya.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan dan rumah, serta melaporkan kondisi kritis di lingkungan sekitar guna meminimalkan risiko bencana. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Puncak Musim Hujan, DPRD Berau Imbau Masyarakat Waspada Ancaman Banjir dan Longsor

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    18 Maret 2026 pukul 16:51 WITA

    Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Memasuki puncak musim penghujan di Kabupaten Berau, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang bermukim di kawasan rawan longsor untuk lebih waspada terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.

    Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin menekankan musim hujan tidak hanya meningkatkan risiko banjir, tetapi juga potensi longsor yang serius, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat tebing atau wilayah lereng.

    "Musim hujan selain potensi banjir yang harus diwaspadai, juga ada longsor yang jadi ancaman, apalagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan seperti perbukitan," ujar Thamrin.

    Ia menekankan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi risiko yang timbul akibat cuaca ekstrem, sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. ia pun mencontohkan musibah tahun lalu di sejumlah kampung di Berau ketika banjir besar tiba-tiba datang hingga menghanyutkan barang berharga hingga rumah.

    "Musibah tidak bisa ditebak dan bisa terjadi kapan saja, apalagi jika hujan dengan intensitas tinggi terus berlangsung sehingga dapat menyebabkan tanah longsor dan banjir. Sebelum terjadi bencana itu perlu adanya langkah mitigasi permasalahan ini," tuturnya.

    Thamrin pun berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah preventif untuk mengurangi dampak bencana longsor maupun banjir. Menurutnya koordinasi antara pemerintah dan instansi terkait sangat penting untuk memastikan upaya antisipasi lebih optimal.

    "Harapan kami, harus dilakukan upaya antisipasi oleh pemerintah daerah melalui instansi terkait," tandasnya.

    BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan dan rumah, serta melaporkan kondisi kritis di lingkungan sekitar guna meminimalkan risiko bencana. (Adv)

    (Sf/Lo)