Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com).
Tanjung Redeb - Beberapa destinasi wisata di Kabupaten Berau kini jadi sorotan DPRD. Meski sudah banyak dana digelontorkan untuk membangun objek wisata, nyatanya beberapa tempat masih terbengkalai dan kurang dikelola dengan baik.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah mengatakan masalah tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kurangnya visi dan misi kepala kampung dalam mengembangkan potensi wisata.
"Yang menjadi perhatian kami adalah kurangnya visi dan misi kepala kampung terpilih dalam mengangkat serta menjalankan potensi wisata yang ada di kampung," ujar Agus.
Ia juga menekankan kepala kampung sebagai ujung tombak pemerintah daerah harus mampu melihat potensi yang bisa dikembangkan menjadi sumber Pendapatan Asli Kampung (PAK), khususnya dalam sektor pariwisata.
“Jangan sampai setelah kepala kampung terpilih, potensi wisata yang ada justru terabaikan, baik yang sudah dibangun maupun yang belum,” tambahnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawasi pengelolaan wisata di kampung mereka. Masyarakat diharapkan menyampaikan informasi jika menemukan objek wisata yang terbengkalai, baik kepada pemerintah daerah, dinas terkait, maupun langsung ke Komisi II DPRD Berau.
"Kalau ada wisata yang mangkrak, silakan disuarakan. Informasi itu bisa disampaikan ke pemerintah daerah, atau Komisi II. Dengan begitu, potensi dari seluruh wilayah Berau, mulai dari 13 kecamatan, 10 kelurahan, hingga 100 desa, bisa terjangkau dan diberdayakan," tuturnya.
Tak hanya itu, Agus juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan wisata untuk menarik wisatawan dan meningkatkan daya saing daerah.
"Dalam pembangunan wisata perlu adanya inovasi agar menarik pengunjung. Karena itu, kontrol dari masyarakat sangat penting agar pengelolaan wisata bisa berjalan maksimal," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com).
Tanjung Redeb - Beberapa destinasi wisata di Kabupaten Berau kini jadi sorotan DPRD. Meski sudah banyak dana digelontorkan untuk membangun objek wisata, nyatanya beberapa tempat masih terbengkalai dan kurang dikelola dengan baik.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah mengatakan masalah tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kurangnya visi dan misi kepala kampung dalam mengembangkan potensi wisata.
"Yang menjadi perhatian kami adalah kurangnya visi dan misi kepala kampung terpilih dalam mengangkat serta menjalankan potensi wisata yang ada di kampung," ujar Agus.
Ia juga menekankan kepala kampung sebagai ujung tombak pemerintah daerah harus mampu melihat potensi yang bisa dikembangkan menjadi sumber Pendapatan Asli Kampung (PAK), khususnya dalam sektor pariwisata.
“Jangan sampai setelah kepala kampung terpilih, potensi wisata yang ada justru terabaikan, baik yang sudah dibangun maupun yang belum,” tambahnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawasi pengelolaan wisata di kampung mereka. Masyarakat diharapkan menyampaikan informasi jika menemukan objek wisata yang terbengkalai, baik kepada pemerintah daerah, dinas terkait, maupun langsung ke Komisi II DPRD Berau.
"Kalau ada wisata yang mangkrak, silakan disuarakan. Informasi itu bisa disampaikan ke pemerintah daerah, atau Komisi II. Dengan begitu, potensi dari seluruh wilayah Berau, mulai dari 13 kecamatan, 10 kelurahan, hingga 100 desa, bisa terjangkau dan diberdayakan," tuturnya.
Tak hanya itu, Agus juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan wisata untuk menarik wisatawan dan meningkatkan daya saing daerah.
"Dalam pembangunan wisata perlu adanya inovasi agar menarik pengunjung. Karena itu, kontrol dari masyarakat sangat penting agar pengelolaan wisata bisa berjalan maksimal," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Lo)