Cari disini...

Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
DPRD Kabupaten Berau
Anggota Komisi ll DPRD Berau, Gideon Andris. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Upaya peningkatan kualitas pemandu wisata (Pramuwisata) di Kabupaten Berau mendapat perhatian serius dari DPRD Berau.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menegaskan agar program pelatihan dan sertifikasi pramuwisata dilaksanakan secara merata hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan. Ia menilai penguatan kapasitas pemandu wisata sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.
"Peningkatan kompetensi pemandu wisata merupakan bagian penting dari strategi penguatan SDM pariwisata," ujar Gideon.
Ia menilai, keberadaan pemandu yang kompeten dan tersertifikasi akan memberikan jaminan kualitas pelayanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Berau.
"Sertifikasi menjadi indikator profesionalisme. Para pemandu tidak hanya bermodal pengalaman, tetapi juga memiliki pengakuan resmi dan standar kompetensi nasional," tuturnya.
Sementara itu, dirinya juga mengapresiasi langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau yang menggandeng Lembaga Sertifikasi untuk memastikan proses berjalan sesuai standar dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun ia mengingatkan, pelaksanaan program tersebut jangan hanya terpusat di kawasan perkotaan.
"Jangan hanya fokus di perkotaan. Potensi wisata terbesar kita ada di daerah pesisir dan kepulauan. Para pemandu di sana juga perlu difasilitasi agar bisa bersaing dan memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan," tegasnya.
Ia pun menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui pendampingan dan sinergi lintas sektor, termasuk dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Sehingga dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan seluruh pemandu wisata memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensi.
"Kami berharap program ini menjadi bagian dari rencana besar pembangunan pariwisata daerah. DPRD siap mendukung melalui kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada peningkatan kualitas SDM pariwisata di Berau," tambahnya.
Gideon berharap, dengan dukungan DPRD, pemerintah daerah dan sinergi berbagai pihak, Berau dapat membangun ekosistem pariwisata yang profesional, kompetitif, dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan visi daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur. (Adv)
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...

Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
DPRD Kabupaten Berau

Anggota Komisi ll DPRD Berau, Gideon Andris. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Upaya peningkatan kualitas pemandu wisata (Pramuwisata) di Kabupaten Berau mendapat perhatian serius dari DPRD Berau.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menegaskan agar program pelatihan dan sertifikasi pramuwisata dilaksanakan secara merata hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan. Ia menilai penguatan kapasitas pemandu wisata sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.
"Peningkatan kompetensi pemandu wisata merupakan bagian penting dari strategi penguatan SDM pariwisata," ujar Gideon.
Ia menilai, keberadaan pemandu yang kompeten dan tersertifikasi akan memberikan jaminan kualitas pelayanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Berau.
"Sertifikasi menjadi indikator profesionalisme. Para pemandu tidak hanya bermodal pengalaman, tetapi juga memiliki pengakuan resmi dan standar kompetensi nasional," tuturnya.
Sementara itu, dirinya juga mengapresiasi langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau yang menggandeng Lembaga Sertifikasi untuk memastikan proses berjalan sesuai standar dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun ia mengingatkan, pelaksanaan program tersebut jangan hanya terpusat di kawasan perkotaan.
"Jangan hanya fokus di perkotaan. Potensi wisata terbesar kita ada di daerah pesisir dan kepulauan. Para pemandu di sana juga perlu difasilitasi agar bisa bersaing dan memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan," tegasnya.
Ia pun menekankan pentingnya keberlanjutan program melalui pendampingan dan sinergi lintas sektor, termasuk dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Sehingga dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan seluruh pemandu wisata memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensi.
"Kami berharap program ini menjadi bagian dari rencana besar pembangunan pariwisata daerah. DPRD siap mendukung melalui kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada peningkatan kualitas SDM pariwisata di Berau," tambahnya.
Gideon berharap, dengan dukungan DPRD, pemerintah daerah dan sinergi berbagai pihak, Berau dapat membangun ekosistem pariwisata yang profesional, kompetitif, dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan visi daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur. (Adv)
(Sf/Rs)