DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Pembinaan Atlet di Berau Disorot, Liliansyah: Dispora Harus jadi Motor Penggerak

    Redaktur:Maruly Z
    09 November 2025 pukul 09:17 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah. (Foto:Baiq Eliana/ seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb -  Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah menilai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)  seharusnya menjadi penggerak utama dalam mengembangkan potensi atlet, sehingga bisa berprestasi lebih, tidak hanya ditingkat daerah, tapi nasional hingga internasional.

    Namun, pada kenyataannya banyak atlet merasa tidak mendapat perhatian dan arahan yang jelas.

    Menurutnya, lemahnya pembinaan berdampak pada masa depan olahraga daerah.

    Banyak atlet berprestasi memilih berhenti atau pindah ke daerah lain karena minimnya dukungan, fasilitas, serta jaminan kesejahteraan.

    “Percuma ada dinas kalau atlet berprestasi tidak dibina dengan baik,” tegasnya.

    Sebagai langkah konkret, Komisi III DPRD akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dispora untuk membahas akar persoalan dan mencari solusi agar pembinaan lebih terstruktur.

    Tak hanya itu, pihaknya juga menekankan, bahwa pembinaan bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga mencakup motivasi, pendampingan, dan kepastian karier atlet.

    Dirinya menilai, atlet yang telah mengharumkan nama Berau seharusnya mendapat perhatian dan penghargaan layak dari pemerintah daerah.

    “Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga ada perubahan nyata. Dispora harus menjadi motor penggerak pembinaan, bukan hanya pelaksana kegiatan,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Mr)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Pembinaan Atlet di Berau Disorot, Liliansyah: Dispora Harus jadi Motor Penggerak

    Redaktur:Maruly Z
    09 November 2025 pukul 09:17 WITA

    Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah. (Foto:Baiq Eliana/ seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb -  Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah menilai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)  seharusnya menjadi penggerak utama dalam mengembangkan potensi atlet, sehingga bisa berprestasi lebih, tidak hanya ditingkat daerah, tapi nasional hingga internasional.

    Namun, pada kenyataannya banyak atlet merasa tidak mendapat perhatian dan arahan yang jelas.

    Menurutnya, lemahnya pembinaan berdampak pada masa depan olahraga daerah.

    Banyak atlet berprestasi memilih berhenti atau pindah ke daerah lain karena minimnya dukungan, fasilitas, serta jaminan kesejahteraan.

    “Percuma ada dinas kalau atlet berprestasi tidak dibina dengan baik,” tegasnya.

    Sebagai langkah konkret, Komisi III DPRD akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dispora untuk membahas akar persoalan dan mencari solusi agar pembinaan lebih terstruktur.

    Tak hanya itu, pihaknya juga menekankan, bahwa pembinaan bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga mencakup motivasi, pendampingan, dan kepastian karier atlet.

    Dirinya menilai, atlet yang telah mengharumkan nama Berau seharusnya mendapat perhatian dan penghargaan layak dari pemerintah daerah.

    “Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga ada perubahan nyata. Dispora harus menjadi motor penggerak pembinaan, bukan hanya pelaksana kegiatan,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Mr)