DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    P3K Tahap I Resmi Dilantik, Ketua DPRD Berau Minta Beri Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 April 2025 pukul 15:18 WITA

    Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto saat hadir dalam pelantikan P3K, di Halaman Kantor Bupati, Senin, (21/4/2025). (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto turut hadir dalam pelantikan 1.462 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah resmi dilantik pada Senin, (21/4/2025). 

    Ia pun mengatakan walaupun sempat terdengar kabar bahwa pelantikan, diwacanakan pada tahun 2026 mendatang namun dirinya turut bahagia atas pelantikan P3K tahap l yang di percepat pada bulan ini.

    "Awalnya diperkirakan tahun depan. Akhirnya pemerintah daerah melantik di bulan April ini. Alhamdulillah," ungkap Dedy Okto.

    Dirinya pun meminta para P3K tersebut untuk terus meningkatkan kinerjanya karena menurutnya hal ini menyangkut profesionalitas dan royalitas guna mengemban visi dan misi daerah ke depannya. Oleh karena itu, ia pun mengajak kepada seluruh P3K yang baru untuk dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan semangat demi menciptakan Kabupaten Berau yang lebih baik lagi.

    "Mudah-mudahan, teman-teman P3K bisa bekerja lebih baik, disiplin serta dapat maksimal memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat," ujarnya.

    Selain itu, ia menyampaikan masih ada ratusan formasi yang belum terisi dan nantinya akan dibuka seleksi tahap kedua. Meskipun dilanda efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Pemkab Berau diminta komitmen untuk memberikan kepastian kepada para tenaga non-ASN.

    "Jangan karena efisiensi kita tidak merekrut sisanya. Saya yakin sudah diperhitungkan semua. Kalau bisa tahun ini juga dilantik ratusan formasi yang kosong. Agar tidak ada lagi tenaga non-ASN, semuanya sudah berstatus P3K," tuturnya.

    Dedy pun menyebut banyaknya guru honorer yang lulus CPNS yang telah pelantikan tahap l tersebut mungkin menjadi jawaban untuk masalah kekurangan guru yang selama ini dipermasalahkan di Kabupaten Berau.

    "Mudah-mudahan dengan ada pelantikan ini kita tidak ada kekurangan guru lagi. Tapi biasanya memang kalau saya lihat kekurangan guru itu pasti, karena wilayah kita luas sekali, 13 kecamatan, 100 kampung yang di pelosok-pelosok," katanya.

    "Pemerintah daerah harus kerja keras. Paling tidak yang kekurangan di daerah termasuk kampung-kampung dilengkapi. Karena pendidikan sangat penting bagi anak-anak," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    P3K Tahap I Resmi Dilantik, Ketua DPRD Berau Minta Beri Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    22 April 2025 pukul 15:18 WITA

    Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto saat hadir dalam pelantikan P3K, di Halaman Kantor Bupati, Senin, (21/4/2025). (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto turut hadir dalam pelantikan 1.462 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah resmi dilantik pada Senin, (21/4/2025). 

    Ia pun mengatakan walaupun sempat terdengar kabar bahwa pelantikan, diwacanakan pada tahun 2026 mendatang namun dirinya turut bahagia atas pelantikan P3K tahap l yang di percepat pada bulan ini.

    "Awalnya diperkirakan tahun depan. Akhirnya pemerintah daerah melantik di bulan April ini. Alhamdulillah," ungkap Dedy Okto.

    Dirinya pun meminta para P3K tersebut untuk terus meningkatkan kinerjanya karena menurutnya hal ini menyangkut profesionalitas dan royalitas guna mengemban visi dan misi daerah ke depannya. Oleh karena itu, ia pun mengajak kepada seluruh P3K yang baru untuk dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dan semangat demi menciptakan Kabupaten Berau yang lebih baik lagi.

    "Mudah-mudahan, teman-teman P3K bisa bekerja lebih baik, disiplin serta dapat maksimal memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat," ujarnya.

    Selain itu, ia menyampaikan masih ada ratusan formasi yang belum terisi dan nantinya akan dibuka seleksi tahap kedua. Meskipun dilanda efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Pemkab Berau diminta komitmen untuk memberikan kepastian kepada para tenaga non-ASN.

    "Jangan karena efisiensi kita tidak merekrut sisanya. Saya yakin sudah diperhitungkan semua. Kalau bisa tahun ini juga dilantik ratusan formasi yang kosong. Agar tidak ada lagi tenaga non-ASN, semuanya sudah berstatus P3K," tuturnya.

    Dedy pun menyebut banyaknya guru honorer yang lulus CPNS yang telah pelantikan tahap l tersebut mungkin menjadi jawaban untuk masalah kekurangan guru yang selama ini dipermasalahkan di Kabupaten Berau.

    "Mudah-mudahan dengan ada pelantikan ini kita tidak ada kekurangan guru lagi. Tapi biasanya memang kalau saya lihat kekurangan guru itu pasti, karena wilayah kita luas sekali, 13 kecamatan, 100 kampung yang di pelosok-pelosok," katanya.

    "Pemerintah daerah harus kerja keras. Paling tidak yang kekurangan di daerah termasuk kampung-kampung dilengkapi. Karena pendidikan sangat penting bagi anak-anak," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)