DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Operasi Miras Selama Ramadan, DPRD Berau Minta Pengawasan Berlanjut

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    16 Maret 2026 pukul 20:41 WITA

    Miras hasil sitaan Polres Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Operasi penertiban minuman keras (miras) yang dilakukan jajaran Polres Berau selama bulan Ramadan mendapat perhatian dari DPRD Berau. 

    Selain mengapresiasi langkah tersebut, DPRD juga meminta agar pengawasan terhadap peredaran miras terus dilakukan secara berkelanjutan.

    Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrinmenilai operasi yang berhasil mengamankan ribuan botol miras tersebut merupakan langkah positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama selama Ramadan.

    "Penertiban yang dilakukan aparat kepolisian tentu patut kita apresiasi. Langkah ini sangat penting untuk menjaga kondusivitas daerah, apalagi saat masyarakat sedang menjalankan ibadah Ramadan," ujar Thamrin.

    Menurutnya peredaran minuman keras kerap menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Ia menilai konsumsi miras sering kali berujung pada tindakan yang meresahkan, seperti perkelahian, keributan, hingga pelanggaran hukum.

    "Karena itu operasi penertiban yang dilakukan aparat kepolisian memiliki peran penting dalam meminimalkan berbagai potensi gangguan," tambahnya.

    Dia juga menyebut momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi aparat untuk meningkatkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk peredaran minuman keras.

    "Dengan adanya operasi penertiban yang intensif, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang tanpa terganggu oleh aktivitas yang meresahkan," katanya.

    Meski demikian, ia mengingatkan agar pengawasan terhadap peredaran miras tidak hanya dilakukan pada momen tertentu seperti Ramadan saja. Dirinya menegaskan penegakan aturan harus dilakukan secara konsisten sepanjang tahun agar peredaran minuman keras ilegal benar-benar dapat ditekan.

    "Di bulan-bulan biasa juga harus tetap dilakukan secara konsisten. Jangan hanya saat Ramadan saja, tetapi harus terus berjalan agar peredaran miras bisa benar-benar ditekan," tegasnya.

    Thamrin juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mengawasi peredaran miras di wilayah Berau. 

    "Pengawasan yang dilakukan secara bersama akan membantu menciptakan situasi yang aman dan tertib di tengah masyarakat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Operasi Miras Selama Ramadan, DPRD Berau Minta Pengawasan Berlanjut

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    16 Maret 2026 pukul 20:41 WITA

    Miras hasil sitaan Polres Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Operasi penertiban minuman keras (miras) yang dilakukan jajaran Polres Berau selama bulan Ramadan mendapat perhatian dari DPRD Berau. 

    Selain mengapresiasi langkah tersebut, DPRD juga meminta agar pengawasan terhadap peredaran miras terus dilakukan secara berkelanjutan.

    Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrinmenilai operasi yang berhasil mengamankan ribuan botol miras tersebut merupakan langkah positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama selama Ramadan.

    "Penertiban yang dilakukan aparat kepolisian tentu patut kita apresiasi. Langkah ini sangat penting untuk menjaga kondusivitas daerah, apalagi saat masyarakat sedang menjalankan ibadah Ramadan," ujar Thamrin.

    Menurutnya peredaran minuman keras kerap menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Ia menilai konsumsi miras sering kali berujung pada tindakan yang meresahkan, seperti perkelahian, keributan, hingga pelanggaran hukum.

    "Karena itu operasi penertiban yang dilakukan aparat kepolisian memiliki peran penting dalam meminimalkan berbagai potensi gangguan," tambahnya.

    Dia juga menyebut momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi aparat untuk meningkatkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, termasuk peredaran minuman keras.

    "Dengan adanya operasi penertiban yang intensif, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang tanpa terganggu oleh aktivitas yang meresahkan," katanya.

    Meski demikian, ia mengingatkan agar pengawasan terhadap peredaran miras tidak hanya dilakukan pada momen tertentu seperti Ramadan saja. Dirinya menegaskan penegakan aturan harus dilakukan secara konsisten sepanjang tahun agar peredaran minuman keras ilegal benar-benar dapat ditekan.

    "Di bulan-bulan biasa juga harus tetap dilakukan secara konsisten. Jangan hanya saat Ramadan saja, tetapi harus terus berjalan agar peredaran miras bisa benar-benar ditekan," tegasnya.

    Thamrin juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mengawasi peredaran miras di wilayah Berau. 

    "Pengawasan yang dilakukan secara bersama akan membantu menciptakan situasi yang aman dan tertib di tengah masyarakat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)