DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Mutu Pelayanan RSUD Abdul Rivai Disorot, DPRD Berau Minta Evaluasi dan Tambah Unit Cuci Darah

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya a
    07 Mei 2026 pukul 12:12 WITA

    Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Berau menyoroti mutu pelayanan di RSUD dr Abdul Rivai dan meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan rumah sakit, termasuk penambahan unit layanan cuci darah.

    Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto menekankan evaluasi perlu dilakukan pada sejumlah sektor pelayanan, mulai dari antrean dokter spesialis, ketersediaan obat-obatan, hingga fasilitas ruang rawat inap demi meningkatkan kenyamanan pasien.

    "Kami di DPRD meminta kepada pemerintah daerah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap mutu layanan RSUD Abdul Rivai," ujar Subroto.

    Ia meminta pihak manajemen rumah sakit dapat mengoptimalkan seluruh elemen yang ada guna menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang lebih prima dan profesional.

    "Saya meminta pengelola RSUD dr Abdul Rivai mengerahkan semua elemen manajemen yang ada untuk melakukan inovasi pelayanan yang prima," katanya.

    Tak hanya itu, ia juga mendorong penambahan unit cuci darah dan perluasan ruang layanan hemodialisa. Langkah tersebut dinilai penting karena jumlah pasien yang membutuhkan layanan cuci darah terus meningkat setiap tahunnya.

    "Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi antrean panjang serta mengurangi pasien yang berobat ke luar daerah," tambahnya.

    DPRD pun mengusulkan adanya ruang khusus bagi penderita Thalassemia atau kelainan darah agar penanganan pasien dapat dilakukan secara lebih spesifik dan terintegrasi.

    Sementara itu, terkait rencana pengoperasian rumah sakit baru, dirinya menegaskan DPRD Berau mendukung penuh operasional rumah sakit tersebut. Namun, ia mengingatkan agar seluruh sarana dan prasarana telah siap sebelum mulai digunakan untuk pelayanan masyarakat.

    "Semua perlu disiapkan, mulai dari tenaga medis, kerja sama dengan BPJS, penetapan tarif distribusi layanan, perizinan, hingga persyaratan lainnya harus terpenuhi sebelum dioperasikan," tegasnya.

    Subroto mengatakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian serius mengingat besarnya dukungan anggaran yang telah dialokasikan pemerintah daerah kepada rumah sakit tersebut.

    "Saya berharap RSUD dr Abdul Rivai dan rumah sakit baru nantinya mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal kepada masyarakat Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Mutu Pelayanan RSUD Abdul Rivai Disorot, DPRD Berau Minta Evaluasi dan Tambah Unit Cuci Darah

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya a
    07 Mei 2026 pukul 12:12 WITA

    Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Berau menyoroti mutu pelayanan di RSUD dr Abdul Rivai dan meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan rumah sakit, termasuk penambahan unit layanan cuci darah.

    Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto menekankan evaluasi perlu dilakukan pada sejumlah sektor pelayanan, mulai dari antrean dokter spesialis, ketersediaan obat-obatan, hingga fasilitas ruang rawat inap demi meningkatkan kenyamanan pasien.

    "Kami di DPRD meminta kepada pemerintah daerah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap mutu layanan RSUD Abdul Rivai," ujar Subroto.

    Ia meminta pihak manajemen rumah sakit dapat mengoptimalkan seluruh elemen yang ada guna menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang lebih prima dan profesional.

    "Saya meminta pengelola RSUD dr Abdul Rivai mengerahkan semua elemen manajemen yang ada untuk melakukan inovasi pelayanan yang prima," katanya.

    Tak hanya itu, ia juga mendorong penambahan unit cuci darah dan perluasan ruang layanan hemodialisa. Langkah tersebut dinilai penting karena jumlah pasien yang membutuhkan layanan cuci darah terus meningkat setiap tahunnya.

    "Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi antrean panjang serta mengurangi pasien yang berobat ke luar daerah," tambahnya.

    DPRD pun mengusulkan adanya ruang khusus bagi penderita Thalassemia atau kelainan darah agar penanganan pasien dapat dilakukan secara lebih spesifik dan terintegrasi.

    Sementara itu, terkait rencana pengoperasian rumah sakit baru, dirinya menegaskan DPRD Berau mendukung penuh operasional rumah sakit tersebut. Namun, ia mengingatkan agar seluruh sarana dan prasarana telah siap sebelum mulai digunakan untuk pelayanan masyarakat.

    "Semua perlu disiapkan, mulai dari tenaga medis, kerja sama dengan BPJS, penetapan tarif distribusi layanan, perizinan, hingga persyaratan lainnya harus terpenuhi sebelum dioperasikan," tegasnya.

    Subroto mengatakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian serius mengingat besarnya dukungan anggaran yang telah dialokasikan pemerintah daerah kepada rumah sakit tersebut.

    "Saya berharap RSUD dr Abdul Rivai dan rumah sakit baru nantinya mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal kepada masyarakat Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)