Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Kurangnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Minimnya penerangan ini dianggap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas hingga kenakalan remaja pada malam hari.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman mengatakan PJU merupakan fasilitas dasar yang wajib disediakan pemerintah daerah untuk menjamin keamanan, keselamatan dan ketertiban warga.
Dalam kunjungannya ke Gunung Tabur, Rahman menerima aspirasi masyarakat terkait penambahan PJU di RT 1. Menurutnya usulan ini sebenarnya ringan, tapi mendesak.
"Masyarakat cuma minta penambahan dua penerangan di RT 1 dan ini sangat emergensi. Keluhan mereka salah satunya karena kurangnya penerangan, yang membuat daerah ini sering dijadikan tempat berkumpul anak-anak muda pada malam hari," ujar Rahman.
Ia menilai gelapnya wilayah tersebut memungkinkan aktivitas yang tidak diinginkan, sehingga penambahan lampu jalan sangat penting.
"Kenapa emergensi? Karena di sini dibilangnya dipakai anak-anak muda. Entah anak muda dari mana, dipakai untuk pacaran karena gelap atau apa. Makanya mereka cuma minta dua saja, dua penerangan," jelasnya.
Ia juga menuturkan pengajuan penambahan PJU sebenarnya sudah dilakukan pada 2025, tetapi belum terealisasi.
"Mumpung ada kesempatan ini, saya informasikan bahwa ini menjadi prioritas. Walaupun cuma dua lampu, manfaatnya besar untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Rahman berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti usulan ini agar wilayah RT 1 Gunung Tabur lebih aman dan nyaman bagi warga.
"Saya berharap usulan ini bisa segera ditindaklanjuti agar wilayah RT 1 Gunung Tabur menjadi lebih aman dan nyaman bagi warga terutama pada malam hari," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Kurangnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Minimnya penerangan ini dianggap berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas hingga kenakalan remaja pada malam hari.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman mengatakan PJU merupakan fasilitas dasar yang wajib disediakan pemerintah daerah untuk menjamin keamanan, keselamatan dan ketertiban warga.
Dalam kunjungannya ke Gunung Tabur, Rahman menerima aspirasi masyarakat terkait penambahan PJU di RT 1. Menurutnya usulan ini sebenarnya ringan, tapi mendesak.
"Masyarakat cuma minta penambahan dua penerangan di RT 1 dan ini sangat emergensi. Keluhan mereka salah satunya karena kurangnya penerangan, yang membuat daerah ini sering dijadikan tempat berkumpul anak-anak muda pada malam hari," ujar Rahman.
Ia menilai gelapnya wilayah tersebut memungkinkan aktivitas yang tidak diinginkan, sehingga penambahan lampu jalan sangat penting.
"Kenapa emergensi? Karena di sini dibilangnya dipakai anak-anak muda. Entah anak muda dari mana, dipakai untuk pacaran karena gelap atau apa. Makanya mereka cuma minta dua saja, dua penerangan," jelasnya.
Ia juga menuturkan pengajuan penambahan PJU sebenarnya sudah dilakukan pada 2025, tetapi belum terealisasi.
"Mumpung ada kesempatan ini, saya informasikan bahwa ini menjadi prioritas. Walaupun cuma dua lampu, manfaatnya besar untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Rahman berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti usulan ini agar wilayah RT 1 Gunung Tabur lebih aman dan nyaman bagi warga.
"Saya berharap usulan ini bisa segera ditindaklanjuti agar wilayah RT 1 Gunung Tabur menjadi lebih aman dan nyaman bagi warga terutama pada malam hari," tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)