DPRD Kabupaten Berau

    Minim Lahan Parkir, Gerai Roti'O di RSUD Abdul Rivai Jadi Sorotan DPRD

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    DPRD Kabupaten Berau

    27 Februari 2026 12:31 WIB

    Roti'O yang berada di halaman RSUD dr. Abdul Rivai, Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Keberadaan gerai Roti’O yang menempati sebagian lahan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai, Tanjung Redeb, menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Berau. Minimnya lahan parkir di rumah sakit tersebut dinilai seharusnya menjadi prioritas utama bagi pasien dan pengunjung.

    Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, mengaku baru mengetahui adanya gerai Roti’O sehingga pihaknya belum melakukan pengecekan langsung di lapangan. 

    "Saya baru tahu ini, sempat ngeliat kemarin. Tapi saya nggak paham ketika itu memakan lahan parkir yang sudah sangat sulit buat kita. Saya menyayangkan. Seharusnya itu dipakai untuk lahan parkir. Ya, kalau memang itu benar karena saya belum cek ini," ujarnya.

    Sementara itu, ia mengaku bahwa keluhan mengenai keterbatasan parkir di RSUD Abdul Rivai sudah lama terdengar dari masyarakat termasuk mengenai penerapan sistem parkir elektronik yang diterapkan oleh rumah sakit. 

    "Kalau bicara masalah parkir nih panjang. Karena ada beberapa keluhan juga gitu loh termasuk penerapan elektronik rumah sakit yang sekarang," katanya.

    Ia menegaskan bahwa rumah sakit sekelas Abdul Rivai seharusnya memiliki lahan parkir yang memadai seiring meningkatnya kebutuhan lahan parkir. Hal ini bertujuan memberi kemudahan dan kenyamanan juga bagi pengunjung tanpa harus menggunakan bahu jalan untuk parkir.

    "Gimana? Ya sangat disayangkan lah. Seharusnya untuk rumah sakit Kabupaten Berau yang sebesar itu membutuhkan lahan parkir yang layak. Saat ini saja parkir di sana terbatas, bahkan terkadang sampai menggunakan bahu jalan," jelasnya.

    Oleh karena itu, dirinya berharap agar pihak rumah sakit melakukan evaluasi agar penggunaan lahan parkir tidak mengganggu pelayanan utama, terutama bagi pasien dan keluarga pasien. 

    "Lahan terbatas, susah parkir kan? Ditambah lagi hal-hal seperti itu. Seharusnya dikaji yang sedemikian rupa," tuturnya.

    Meski menyoroti keberadaan gerai, Gideon menekankan bahwa rumah sakit tetap boleh bermitra dengan usaha manapun, asalkan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung. 

    "Boleh berusaha, tapi tempatnya harus tepat. Harus dilihat dulu apakah itu mengurangi fungsi lahan parkir atau tidak. Itu yang perlu dipertimbangkan," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    DPRD Kabupaten Berau

    Minim Lahan Parkir, Gerai Roti'O di RSUD Abdul Rivai Jadi Sorotan DPRD

    Seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    DPRD Kabupaten Berau

    27 Februari 2026 12:31 WIB

    Roti'O yang berada di halaman RSUD dr. Abdul Rivai, Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Keberadaan gerai Roti’O yang menempati sebagian lahan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai, Tanjung Redeb, menjadi perhatian anggota DPRD Kabupaten Berau. Minimnya lahan parkir di rumah sakit tersebut dinilai seharusnya menjadi prioritas utama bagi pasien dan pengunjung.

    Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, mengaku baru mengetahui adanya gerai Roti’O sehingga pihaknya belum melakukan pengecekan langsung di lapangan. 

    "Saya baru tahu ini, sempat ngeliat kemarin. Tapi saya nggak paham ketika itu memakan lahan parkir yang sudah sangat sulit buat kita. Saya menyayangkan. Seharusnya itu dipakai untuk lahan parkir. Ya, kalau memang itu benar karena saya belum cek ini," ujarnya.

    Sementara itu, ia mengaku bahwa keluhan mengenai keterbatasan parkir di RSUD Abdul Rivai sudah lama terdengar dari masyarakat termasuk mengenai penerapan sistem parkir elektronik yang diterapkan oleh rumah sakit. 

    "Kalau bicara masalah parkir nih panjang. Karena ada beberapa keluhan juga gitu loh termasuk penerapan elektronik rumah sakit yang sekarang," katanya.

    Ia menegaskan bahwa rumah sakit sekelas Abdul Rivai seharusnya memiliki lahan parkir yang memadai seiring meningkatnya kebutuhan lahan parkir. Hal ini bertujuan memberi kemudahan dan kenyamanan juga bagi pengunjung tanpa harus menggunakan bahu jalan untuk parkir.

    "Gimana? Ya sangat disayangkan lah. Seharusnya untuk rumah sakit Kabupaten Berau yang sebesar itu membutuhkan lahan parkir yang layak. Saat ini saja parkir di sana terbatas, bahkan terkadang sampai menggunakan bahu jalan," jelasnya.

    Oleh karena itu, dirinya berharap agar pihak rumah sakit melakukan evaluasi agar penggunaan lahan parkir tidak mengganggu pelayanan utama, terutama bagi pasien dan keluarga pasien. 

    "Lahan terbatas, susah parkir kan? Ditambah lagi hal-hal seperti itu. Seharusnya dikaji yang sedemikian rupa," tuturnya.

    Meski menyoroti keberadaan gerai, Gideon menekankan bahwa rumah sakit tetap boleh bermitra dengan usaha manapun, asalkan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung. 

    "Boleh berusaha, tapi tempatnya harus tepat. Harus dilihat dulu apakah itu mengurangi fungsi lahan parkir atau tidak. Itu yang perlu dipertimbangkan," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)