DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Ketua DPRD Berau Dorong Pelestarian Bahasa Daerah di Lingkungan Sekolah

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    13 Mei 2026 pukul 19:09 WITA

    Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto mendukung penerapan muatan lokal bahasa daerah Berau di lingkungan sekolah sebagai langkah pelestarian budaya, sekaligus memperkuat identitas generasi muda.

    Menurut Dedy, keberadaan bahasa daerah perlu dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman. Karena itu, dunia pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam mengenalkan dan menanamkan nilai budaya lokal kepada pelajar sejak dini.

    "Kami berharap ini membawa dampak nyata dalam membangun identitas generasi muda daerah," ujar Dedy.

    Meski mendukung penerapan muatan lokal bahasa daerah, ia juga menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang terstruktur agar program tersebut tidak sekadar menjadi simbol pelestarian budaya.

    "Materi pembelajaran harus disusun menyesuaikan kebutuhan siswa dan mampu diterapkan secara efektif di sekolah," katanya.

    Ia berharap melalui muatan lokal bahasa daerah, pelestarian bahasa daerah dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi peserta didik yang ada di Berau.

    Sementara itu, ia juga menyoroti pentingnya kualitas pendidikan secara menyeluruh, termasuk peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di sekolah.

    "Jika anggaran besar hanya fokus ke bangunan, sementara kualitas mengajar kurang diperhatikan, hasilnya tetap tidak maksimal," katanya.

    Ia pun menekan peningkatan kualitas tenaga pendidik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan dan pengembangan metode pembelajaran yang adaptif. 

    "Kita juga tidak bisa abaikan ini. Kualitas guru ini harus jadi prioritas karena menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di masa depan," tambahnya.

    Terakhir, Dedy menyebut pengawasan terhadap implementasi program menjadi langkah penting agar penggunaan anggaran pendidikan dapat lebih efektif dan tidak hanya bersifat administratif.

    "Setiap program pendidikan mendapat pengawasan yang baik, sehingga anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi dunia pendidikan di Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Ketua DPRD Berau Dorong Pelestarian Bahasa Daerah di Lingkungan Sekolah

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    13 Mei 2026 pukul 19:09 WITA

    Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto mendukung penerapan muatan lokal bahasa daerah Berau di lingkungan sekolah sebagai langkah pelestarian budaya, sekaligus memperkuat identitas generasi muda.

    Menurut Dedy, keberadaan bahasa daerah perlu dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman. Karena itu, dunia pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam mengenalkan dan menanamkan nilai budaya lokal kepada pelajar sejak dini.

    "Kami berharap ini membawa dampak nyata dalam membangun identitas generasi muda daerah," ujar Dedy.

    Meski mendukung penerapan muatan lokal bahasa daerah, ia juga menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang terstruktur agar program tersebut tidak sekadar menjadi simbol pelestarian budaya.

    "Materi pembelajaran harus disusun menyesuaikan kebutuhan siswa dan mampu diterapkan secara efektif di sekolah," katanya.

    Ia berharap melalui muatan lokal bahasa daerah, pelestarian bahasa daerah dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi peserta didik yang ada di Berau.

    Sementara itu, ia juga menyoroti pentingnya kualitas pendidikan secara menyeluruh, termasuk peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di sekolah.

    "Jika anggaran besar hanya fokus ke bangunan, sementara kualitas mengajar kurang diperhatikan, hasilnya tetap tidak maksimal," katanya.

    Ia pun menekan peningkatan kualitas tenaga pendidik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan dan pengembangan metode pembelajaran yang adaptif. 

    "Kita juga tidak bisa abaikan ini. Kualitas guru ini harus jadi prioritas karena menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di masa depan," tambahnya.

    Terakhir, Dedy menyebut pengawasan terhadap implementasi program menjadi langkah penting agar penggunaan anggaran pendidikan dapat lebih efektif dan tidak hanya bersifat administratif.

    "Setiap program pendidikan mendapat pengawasan yang baik, sehingga anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi dunia pendidikan di Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)