Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi. (Foto : Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Menjelang bulan suci Ramadan, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Frans Lewi, menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, khususnya terkait operasional tempat hiburan malam (THM).
Frans mengatakan bahwa mayoritas penduduk Berau beragama Islam sehingga ketertiban menjadi faktor penting untuk menciptakan suasana kondusif selama Ramadan. Sehingga, menurutnya, diperlukan kebijakan yang jelas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama Ramadan.
"Di Berau ini mayoritas sekitar 86 persen masyarakat beragama Muslim. Jadi akan lebih baik jika pemerintah daerah mengeluarkan aturan resmi terkait penertiban THM agar ibadah puasa masyarakat bisa berjalan dengan tenang dan khusyuk," ujar Frans.
Dirinya menekankan, aturan dari pemerintah tersebut sangat penting dimana itu akan menjadi acuan bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak pelanggaran yang mungkin terjadi di lapangan. Sehingga, penerapan aturan tersebut akan membantu menciptakan suasana aman dan kondusif selama Ramadan serta mencegah gangguan dari aktivitas yang tidak sesuai
"Aturan itu sangat penting, supaya Satpol PP juga punya dasar hukum yang jelas dalam menindak jika ada pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah," tegasnya.
Kendati demikian, ia berharap, sebelum Ramadan dimulai, pemerintah daerah dapat segera menerbitkan kebijakan yang mengatur jam operasional maupun aktivitas THM agar tidak mengganggu kekhusyukan umat Muslim dalam beribadah.
"Kalau memang kita ingin menertibkan dan menjaga keamanan dalam menjalankan ibadah puasa, sebaiknya ada aturan resmi yang dikeluarkan pemerintah daerah untuk mengatur hal itu," tambahnya.
Terakhir, Frans juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan tertib selama bulan Ramadan, demi terciptanya suasana yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Berau. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi. (Foto : Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Menjelang bulan suci Ramadan, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Frans Lewi, menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, khususnya terkait operasional tempat hiburan malam (THM).
Frans mengatakan bahwa mayoritas penduduk Berau beragama Islam sehingga ketertiban menjadi faktor penting untuk menciptakan suasana kondusif selama Ramadan. Sehingga, menurutnya, diperlukan kebijakan yang jelas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama Ramadan.
"Di Berau ini mayoritas sekitar 86 persen masyarakat beragama Muslim. Jadi akan lebih baik jika pemerintah daerah mengeluarkan aturan resmi terkait penertiban THM agar ibadah puasa masyarakat bisa berjalan dengan tenang dan khusyuk," ujar Frans.
Dirinya menekankan, aturan dari pemerintah tersebut sangat penting dimana itu akan menjadi acuan bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak pelanggaran yang mungkin terjadi di lapangan. Sehingga, penerapan aturan tersebut akan membantu menciptakan suasana aman dan kondusif selama Ramadan serta mencegah gangguan dari aktivitas yang tidak sesuai
"Aturan itu sangat penting, supaya Satpol PP juga punya dasar hukum yang jelas dalam menindak jika ada pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah," tegasnya.
Kendati demikian, ia berharap, sebelum Ramadan dimulai, pemerintah daerah dapat segera menerbitkan kebijakan yang mengatur jam operasional maupun aktivitas THM agar tidak mengganggu kekhusyukan umat Muslim dalam beribadah.
"Kalau memang kita ingin menertibkan dan menjaga keamanan dalam menjalankan ibadah puasa, sebaiknya ada aturan resmi yang dikeluarkan pemerintah daerah untuk mengatur hal itu," tambahnya.
Terakhir, Frans juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan tertib selama bulan Ramadan, demi terciptanya suasana yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Berau. (Adv)
(Sf/Rs)