DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Jelang Porprov Kaltim, DPRD Berau Minta Pemkab Perkuat Pembinaan Atlet

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    25 April 2026 pukul 21:14 WITA

    Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 yang tinggal hitungan bulan, DPRD Kabupaten Berau meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih serius dalam memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.

    Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menilai bahwa Porprov bukan hanya sekadar ajang kompetisi untuk mengejar prestasi atau tiket ke tingkat yang lebih tinggi, melainkan juga menjadi indikator penting untuk melihat keberhasilan pembinaan olahraga di daerah.

    Ia menegaskan bahwa kesiapan atlet yang berlaga di Porprov merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang membutuhkan perhatian dan konsistensi dari seluruh pihak.

    "Harapan kami pelaksanaan Porprov bukan hanya semata tentang siapa yang lolos, tetapi sejauh mana kesiapan kita dalam membina atlet secara berkelanjutan," ujar Saga.

    Selain itu, dirinya juga menyebut bahwa pentingnya dukungan nyata dari pemerintah daerah dalam bentuk kebijakan dan alokasi anggaran yang berpihak pada pengembangan olahraga, termasuk pembinaan atlet sejak dini.

    "Dukungan terhadap atlet tidak boleh berhenti di arena pertandingan. Pembinaan harus menjadi program yang terus berjalan dari tahun ke tahun," tegasnya.

    Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi yang lebih kuat antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, serta seluruh cabang olahraga. 

    "Tanpa koordinasi yang solid, pembinaan atlet akan sulit mencapai hasil maksimal," tuturnya.

    Dirinya menilai bahwa keberhasilan atlet di Porprov juga merupakan buah dari kerja bersama berbagai pihak yang terlibat dalam ajang olahraga daerah tersebut.

    "Kalau pembinaan dilakukan serius dan berkelanjutan, hasilnya akan terlihat di Porprov nanti. Keberhasilan atlet adalah hasil kerja kolektif seluruh pihak," katanya.

    Saga pun menekankan bahwa olahraga harus dipandang sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan sarana memperkuat kebanggaan daerah, bukan sekadar ajang perebutan medali.

    "Jika atlet kita berdiri di podium, itu bukan hanya kemenangan individu, tapi kebanggaan seluruh masyarakat Berau," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Jelang Porprov Kaltim, DPRD Berau Minta Pemkab Perkuat Pembinaan Atlet

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    25 April 2026 pukul 21:14 WITA

    Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 yang tinggal hitungan bulan, DPRD Kabupaten Berau meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih serius dalam memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.

    Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menilai bahwa Porprov bukan hanya sekadar ajang kompetisi untuk mengejar prestasi atau tiket ke tingkat yang lebih tinggi, melainkan juga menjadi indikator penting untuk melihat keberhasilan pembinaan olahraga di daerah.

    Ia menegaskan bahwa kesiapan atlet yang berlaga di Porprov merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang membutuhkan perhatian dan konsistensi dari seluruh pihak.

    "Harapan kami pelaksanaan Porprov bukan hanya semata tentang siapa yang lolos, tetapi sejauh mana kesiapan kita dalam membina atlet secara berkelanjutan," ujar Saga.

    Selain itu, dirinya juga menyebut bahwa pentingnya dukungan nyata dari pemerintah daerah dalam bentuk kebijakan dan alokasi anggaran yang berpihak pada pengembangan olahraga, termasuk pembinaan atlet sejak dini.

    "Dukungan terhadap atlet tidak boleh berhenti di arena pertandingan. Pembinaan harus menjadi program yang terus berjalan dari tahun ke tahun," tegasnya.

    Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi yang lebih kuat antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, serta seluruh cabang olahraga. 

    "Tanpa koordinasi yang solid, pembinaan atlet akan sulit mencapai hasil maksimal," tuturnya.

    Dirinya menilai bahwa keberhasilan atlet di Porprov juga merupakan buah dari kerja bersama berbagai pihak yang terlibat dalam ajang olahraga daerah tersebut.

    "Kalau pembinaan dilakukan serius dan berkelanjutan, hasilnya akan terlihat di Porprov nanti. Keberhasilan atlet adalah hasil kerja kolektif seluruh pihak," katanya.

    Saga pun menekankan bahwa olahraga harus dipandang sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan sarana memperkuat kebanggaan daerah, bukan sekadar ajang perebutan medali.

    "Jika atlet kita berdiri di podium, itu bukan hanya kemenangan individu, tapi kebanggaan seluruh masyarakat Berau," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)