DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Dukung Penurunan Stunting, DPRD Berau Dorong Aksi Nyata di Lapangan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    06 April 2026 pukul 21:11 WITA

    Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mendorong agar penanganan stunting di Kabupaten Berau tidak hanya menjadi program perencanaan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

    Pernyataan ini disampaikan Dedy usai menghadiri kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026, di ruang rapat RPJPD Bapelitbang Berau, Senin (6/4/2026).

    Dedy menilai bahwa keberhasilan program percepatan penurunan stunting tersebut sangat bergantung pada implementasi di lapangan, bukan sekadar rencana atau laporan capaian. Oleh karena itu, setiap instansi dan elemen masyarakat harus aktif berperan serta.

    "Program stunting harus sampai ke tingkat kampung dan kelurahan, agar dampaknya benar-benar terasa. Sinergi antar sektor dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan," ujar Dedy

    tak hanya itu, ia juga menyoroti rendahnya kunjungan balita ke posyandu sebagai salah satu tantangan utama. Sehingga, dirinya mendorong pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan anak.

    "Kalau kunjungan ke posyandu meningkat, maka deteksi dini stunting bisa lebih efektif. Ini bukan sekadar angka, tapi soal kesehatan dan masa depan anak-anak kita," tegasnya.

    Oleh karena itu, ia juga menekankan perlunya inovasi dalam edukasi masyarakat, misalnya melalui program kader posyandu atau pelibatan tokoh lokal, agar pesan tentang pencegahan stunting dapat tersampaikan lebih luas.

    "Kita harus kreatif dalam menyentuh masyarakat. Setiap kampung memiliki karakter berbeda, jadi pendekatannya juga harus disesuaikan," ujarnya.

    Dedy pun menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung kebijakan, penganggaran, serta pengawasan terhadap program penurunan stunting, agar setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Berau.

    "Kami di DPRD juga akan mengawal agar program ini berjalan efektif, terintegrasi, dan memberi dampak langsung bagi keluarga di seluruh kabupaten," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    Dukung Penurunan Stunting, DPRD Berau Dorong Aksi Nyata di Lapangan

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    06 April 2026 pukul 21:11 WITA

    Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mendorong agar penanganan stunting di Kabupaten Berau tidak hanya menjadi program perencanaan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

    Pernyataan ini disampaikan Dedy usai menghadiri kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026, di ruang rapat RPJPD Bapelitbang Berau, Senin (6/4/2026).

    Dedy menilai bahwa keberhasilan program percepatan penurunan stunting tersebut sangat bergantung pada implementasi di lapangan, bukan sekadar rencana atau laporan capaian. Oleh karena itu, setiap instansi dan elemen masyarakat harus aktif berperan serta.

    "Program stunting harus sampai ke tingkat kampung dan kelurahan, agar dampaknya benar-benar terasa. Sinergi antar sektor dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan," ujar Dedy

    tak hanya itu, ia juga menyoroti rendahnya kunjungan balita ke posyandu sebagai salah satu tantangan utama. Sehingga, dirinya mendorong pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemantauan pertumbuhan anak.

    "Kalau kunjungan ke posyandu meningkat, maka deteksi dini stunting bisa lebih efektif. Ini bukan sekadar angka, tapi soal kesehatan dan masa depan anak-anak kita," tegasnya.

    Oleh karena itu, ia juga menekankan perlunya inovasi dalam edukasi masyarakat, misalnya melalui program kader posyandu atau pelibatan tokoh lokal, agar pesan tentang pencegahan stunting dapat tersampaikan lebih luas.

    "Kita harus kreatif dalam menyentuh masyarakat. Setiap kampung memiliki karakter berbeda, jadi pendekatannya juga harus disesuaikan," ujarnya.

    Dedy pun menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung kebijakan, penganggaran, serta pengawasan terhadap program penurunan stunting, agar setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Berau.

    "Kami di DPRD juga akan mengawal agar program ini berjalan efektif, terintegrasi, dan memberi dampak langsung bagi keluarga di seluruh kabupaten," pungkasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)