Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, Sumadi. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, mengimbau masyarakat penerima bantuan pemerintah agar memanfaatkan dana bantuan dengan bijak, terutama untuk kegiatan usaha produktif.
Hal ini disampaikan langsung oleh Sumadi menyusul penyaluran Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 95 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berupa uang tunai sebesar Rp285 juta dimana per keluarga mendapat Rp3 juta yang dilakukan pemerintah dalam rangka memperkuat perekonomian masyarakat.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat maupun daerah dalam sektor ekonomi kreatif merupakan langkah tepat untuk membangkitkan semangat berwirausaha di tengah tantangan ekonomi saat ini.
"Kami sangat mendorong bantuan ekonomi kreatif, apalagi banyak usaha yang tumbuh. Harapannya, daerah-daerah yang bisa dipakai untuk menumbuhkan ekonomi kreatif dan usaha produktif terus kita dorong," ujar Sumadi
Ia pun menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan tersebut bisa menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun atau memperluas usaha, terutama bagi mereka yang terdampak PHK di sektor batu bara.
"Sekarang banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Mudah-mudahan mereka bisa beralih ke dunia usaha," tambahnya.
Sementara itu, dirinya juga menyoroti terkait kemudahan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang kini dapat diakses tanpa jaminan hingga Rp100 juta.
"Sekarang minjem dana KUR itu sangat mudah. Bahkan Menteri Keuangan sudah memperkenalkan tanpa perlu jaminan sampai Rp100 juta. Itu luar biasa," tuturnya.
Oleh karena itu, mengenai penyaluran UEP kepada 95 KPM yang berupa uang tunai tersebut diharapkan dana tersebut tidak digunakan untuk konsumsi semata dan bisa dimanfaatkan dengan maksimal.
"Harapannya bantuan yang diterima masyarakat dipakai untuk mengembangkan usaha. Kalau kemarin usahanya baru dua, harapannya bertambah sehingga pendapatan meningkat dan bisa membuka lapangan kerja," ujarnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak terlalu terpaku oleh sektor pertambangan. Sebab, ia menilai bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi besar di berbagai sektor yang bisa digarap masyarakat, mulai dari pertanian, perikanan, hingga perkebunan.
"Tinggal dari diri kita mau berusaha. Karena di Berau ini masih banyak peluang dari sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan," katanya.
Dengan berbagai kemudahan dan bantuan yang diberikan pemerintah, Sumadi berharap roda perekonomian daerah dapat terus berputar dan masyarakat semakin mandiri secara ekonomi. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

DPRD Kabupaten Berau

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, Sumadi. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, Sumadi, mengimbau masyarakat penerima bantuan pemerintah agar memanfaatkan dana bantuan dengan bijak, terutama untuk kegiatan usaha produktif.
Hal ini disampaikan langsung oleh Sumadi menyusul penyaluran Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 95 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berupa uang tunai sebesar Rp285 juta dimana per keluarga mendapat Rp3 juta yang dilakukan pemerintah dalam rangka memperkuat perekonomian masyarakat.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat maupun daerah dalam sektor ekonomi kreatif merupakan langkah tepat untuk membangkitkan semangat berwirausaha di tengah tantangan ekonomi saat ini.
"Kami sangat mendorong bantuan ekonomi kreatif, apalagi banyak usaha yang tumbuh. Harapannya, daerah-daerah yang bisa dipakai untuk menumbuhkan ekonomi kreatif dan usaha produktif terus kita dorong," ujar Sumadi
Ia pun menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan tersebut bisa menjadi modal awal bagi masyarakat untuk membangun atau memperluas usaha, terutama bagi mereka yang terdampak PHK di sektor batu bara.
"Sekarang banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan. Mudah-mudahan mereka bisa beralih ke dunia usaha," tambahnya.
Sementara itu, dirinya juga menyoroti terkait kemudahan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang kini dapat diakses tanpa jaminan hingga Rp100 juta.
"Sekarang minjem dana KUR itu sangat mudah. Bahkan Menteri Keuangan sudah memperkenalkan tanpa perlu jaminan sampai Rp100 juta. Itu luar biasa," tuturnya.
Oleh karena itu, mengenai penyaluran UEP kepada 95 KPM yang berupa uang tunai tersebut diharapkan dana tersebut tidak digunakan untuk konsumsi semata dan bisa dimanfaatkan dengan maksimal.
"Harapannya bantuan yang diterima masyarakat dipakai untuk mengembangkan usaha. Kalau kemarin usahanya baru dua, harapannya bertambah sehingga pendapatan meningkat dan bisa membuka lapangan kerja," ujarnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak terlalu terpaku oleh sektor pertambangan. Sebab, ia menilai bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi besar di berbagai sektor yang bisa digarap masyarakat, mulai dari pertanian, perikanan, hingga perkebunan.
"Tinggal dari diri kita mau berusaha. Karena di Berau ini masih banyak peluang dari sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan," katanya.
Dengan berbagai kemudahan dan bantuan yang diberikan pemerintah, Sumadi berharap roda perekonomian daerah dapat terus berputar dan masyarakat semakin mandiri secara ekonomi. (Adv)
(Sf/Rs)