DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Ingatkan Pemkab Berau Jaga Identitas Budaya dalam Pengelolaan Wisata

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    03 November 2025 pukul 16:47 WITA

    Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Berau mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau agar menjaga identitas budaya lokal dalam pengembangan sektor pariwisata. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, sebagai bagian dari upaya memastikan pembangunan wisata seimbang dengan keberlangsungan kehidupan masyarakat.

    Menurut, Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami pengelolaan wisata juga harus mengangkat budaya lokal, seperti tarian tradisional, musik khas daerah, dan ikon budaya lainnya, agar identitas lokal tidak hilang. Ia pun memberi contoh destinasi wisata, seperti di Teluk Sumbang, yang mana ia menyebut bahwa destinasi tersebut sebaiknya tidak hanya menonjolkan keindahan alam.

    "Di sana bisa menampilkan tarian tradisional, musik khas daerah, dan ikon budaya lain. Jangan sampai identitas lokal hilang dan hanya digantikan oleh hiburan yang umum ada di mana-mana," tambah Sutami.

    Sementara itu, ia juga menyoroti jika pengelolaan destinasi wisata sepenuhnya dikuasai oleh pihak swasta maka masyarakat lokal berisiko kehilangan ruang dan peluang untuk berpartisipasi. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa Pemkab Berau harus hadir untuk memastikan sektor pariwisata tidak hanya menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memberi manfaat langsung kepada warga.

    "Jika sektor wisata hanya dikuasai pihak swasta, masyarakat bisa kehilangan ruangnya. Maka di sinilah peran Pemkab Berau harus hadir agar wisata bisa mendatangkan PAD, sekaligus menjaga kepentingan warga," terangnya.

    Selain sektor pariwisata, dirinya juga menyoroti pembangunan infrastruktur, khususnya di Kampung Balikukup. Dimana, ia mengatakan bahwa Balikukup memiliki nilai sejarah yang penting dalam perkembangan di Kabupaten Berau.

    Oleh karena itu, Sutami menyampaikan, pembangunan infrastruktur yakni dermaga menjadi fasilitas penting sebagai pintu masuk utama ke pulau sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan wisata masyarakat setempat.

    "Kami berharap Pemkab Berau dapat memberikan perhatian dengan membangun dermaga di Balikukup. Dermaga ini tidak hanya sekadar sarana tempat transportasi, tetapi juga bisa menjadi penopang aktivitas ekonomi dan wisata masyarakat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Ingatkan Pemkab Berau Jaga Identitas Budaya dalam Pengelolaan Wisata

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    03 November 2025 pukul 16:47 WITA

    Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Berau mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau agar menjaga identitas budaya lokal dalam pengembangan sektor pariwisata. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, sebagai bagian dari upaya memastikan pembangunan wisata seimbang dengan keberlangsungan kehidupan masyarakat.

    Menurut, Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami pengelolaan wisata juga harus mengangkat budaya lokal, seperti tarian tradisional, musik khas daerah, dan ikon budaya lainnya, agar identitas lokal tidak hilang. Ia pun memberi contoh destinasi wisata, seperti di Teluk Sumbang, yang mana ia menyebut bahwa destinasi tersebut sebaiknya tidak hanya menonjolkan keindahan alam.

    "Di sana bisa menampilkan tarian tradisional, musik khas daerah, dan ikon budaya lain. Jangan sampai identitas lokal hilang dan hanya digantikan oleh hiburan yang umum ada di mana-mana," tambah Sutami.

    Sementara itu, ia juga menyoroti jika pengelolaan destinasi wisata sepenuhnya dikuasai oleh pihak swasta maka masyarakat lokal berisiko kehilangan ruang dan peluang untuk berpartisipasi. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa Pemkab Berau harus hadir untuk memastikan sektor pariwisata tidak hanya menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memberi manfaat langsung kepada warga.

    "Jika sektor wisata hanya dikuasai pihak swasta, masyarakat bisa kehilangan ruangnya. Maka di sinilah peran Pemkab Berau harus hadir agar wisata bisa mendatangkan PAD, sekaligus menjaga kepentingan warga," terangnya.

    Selain sektor pariwisata, dirinya juga menyoroti pembangunan infrastruktur, khususnya di Kampung Balikukup. Dimana, ia mengatakan bahwa Balikukup memiliki nilai sejarah yang penting dalam perkembangan di Kabupaten Berau.

    Oleh karena itu, Sutami menyampaikan, pembangunan infrastruktur yakni dermaga menjadi fasilitas penting sebagai pintu masuk utama ke pulau sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan wisata masyarakat setempat.

    "Kami berharap Pemkab Berau dapat memberikan perhatian dengan membangun dermaga di Balikukup. Dermaga ini tidak hanya sekadar sarana tempat transportasi, tetapi juga bisa menjadi penopang aktivitas ekonomi dan wisata masyarakat," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)