DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Dorong Penguatan Budaya Membaca untuk Kemajuan Berau

    seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    DPRD Kabupaten Berau

    25 November 2025 08:32 WIB

    Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Berau memberikan perhatian serius terhadap pentingnya penguatan budaya membaca sebagai fondasi kemajuan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Berau.

    Anggota Komisi lll DPRD Berau, Ichsan Rapi menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan dasar membaca dan menulis, tetapi modal utama bagi masyarakat untuk memahami perkembangan zaman, meningkatkan kualitas hidup, hingga mampu berperan lebih besar dalam pembangunan daerah.

    "Literasi adalah pintu menuju kemajuan. Masyarakat yang terbiasa membaca akan memiliki wawasan luas dan mampu bersaing di tengah perubahan zaman," ujar Ichsan.

    Meski Berau telah mencatat berbagai prestasi literasi di tingkat provinsi, menurutnya pemerataan akses membaca masih menjadi pekerjaan rumah, terutama bagi kampung-kampung terpencil yang minim fasilitas.

    "Kemajuan literasi tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan, tetapi dari sejauh mana masyarakat bisa menikmati akses buku dan fasilitas membaca yang layak. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah," tuturnya.

    Oleh karena itu, ia pun mendorong dinas terkait seperti Dinas Pendidikan (Disdik) serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau untuk terus memperluas layanan literasi. Langkah tersebut mencakup penyediaan pojok baca di ruang publik, penambahan koleksi buku yang relevan dan menarik, hingga optimalisasi perpustakaan digital.

    "Jika budaya membaca kuat, SDM kita akan semakin berkualitas. Dampaknya langsung pada kemajuan daerah dan daya saing generasi muda Berau," katanya.

    Selain itu, dirinya juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas literasi untuk membangun lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya minat baca sejak dini.

    "Budaya membaca tidak bisa tumbuh sendiri. Perlu kerja sama semua pihak agar anak-anak terbiasa dekat dengan buku dan pengetahuan," ujarnya.

    Terakhir, Ichsan berharap momentum pelaksanaan Festival Literasi tahun ini dapat menjadi pendorong peningkatan komitmen seluruh pihak dalam menjadikan Berau sebagai daerah yang maju melalui masyarakat yang gemar membaca. (Adv)

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Dorong Penguatan Budaya Membaca untuk Kemajuan Berau

    seputarfakta.com - Baiq Eliana -

    DPRD Kabupaten Berau

    25 November 2025 08:32 WIB

    Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - DPRD Berau memberikan perhatian serius terhadap pentingnya penguatan budaya membaca sebagai fondasi kemajuan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Berau.

    Anggota Komisi lll DPRD Berau, Ichsan Rapi menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan dasar membaca dan menulis, tetapi modal utama bagi masyarakat untuk memahami perkembangan zaman, meningkatkan kualitas hidup, hingga mampu berperan lebih besar dalam pembangunan daerah.

    "Literasi adalah pintu menuju kemajuan. Masyarakat yang terbiasa membaca akan memiliki wawasan luas dan mampu bersaing di tengah perubahan zaman," ujar Ichsan.

    Meski Berau telah mencatat berbagai prestasi literasi di tingkat provinsi, menurutnya pemerataan akses membaca masih menjadi pekerjaan rumah, terutama bagi kampung-kampung terpencil yang minim fasilitas.

    "Kemajuan literasi tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan, tetapi dari sejauh mana masyarakat bisa menikmati akses buku dan fasilitas membaca yang layak. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah," tuturnya.

    Oleh karena itu, ia pun mendorong dinas terkait seperti Dinas Pendidikan (Disdik) serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau untuk terus memperluas layanan literasi. Langkah tersebut mencakup penyediaan pojok baca di ruang publik, penambahan koleksi buku yang relevan dan menarik, hingga optimalisasi perpustakaan digital.

    "Jika budaya membaca kuat, SDM kita akan semakin berkualitas. Dampaknya langsung pada kemajuan daerah dan daya saing generasi muda Berau," katanya.

    Selain itu, dirinya juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas literasi untuk membangun lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya minat baca sejak dini.

    "Budaya membaca tidak bisa tumbuh sendiri. Perlu kerja sama semua pihak agar anak-anak terbiasa dekat dengan buku dan pengetahuan," ujarnya.

    Terakhir, Ichsan berharap momentum pelaksanaan Festival Literasi tahun ini dapat menjadi pendorong peningkatan komitmen seluruh pihak dalam menjadikan Berau sebagai daerah yang maju melalui masyarakat yang gemar membaca. (Adv)

    (Sf/Rs)