Cari disini...

Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
DPRD Kabupaten Berau
Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih aktif menggandeng pihak ketiga dalam mempercantik kota. Menurutnya, kerja sama ini bisa mempercepat pembangunan taman, ruang terbuka hijau (RTH), dan area bermain anak tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Kami mendukung upaya Pemkab memperindah kota sekaligus menambah ruang publik yang nyaman untuk masyarakat," ujar Sujarwo.
Namun, ia menekankan agar penggunaan APBD tetap harus diprioritaskan untuk hal-hal mendesak, seperti perbaikan jalan, penanganan genangan air, dan kebutuhan dasar warga.
"APBD sebaiknya difokuskan untuk kebutuhan prioritas. Sedangkan pihak ketiga bisa berperan melalui dana CSR untuk membangun dan merawat fasilitas kota," jelasnya.
Sementara itu, dirinya pun mencontohkan praktik di Kota Surabaya, di mana perusahaan telekomunikasi berhasil mengubah lahan kosong menjadi ruang publik yang nyaman.
"Di Surabaya, Telkomsel mengubah lahan kosong menjadi tempat bermain. Konsep serupa bisa diterapkan di Berau," katanya.
Oleh karena itu, ia menilai selain efisien, penggunaan CSR juga memungkinkan perbaikan fasilitas lebih cepat dibanding menunggu anggaran APBD tahun berikutnya.
"Kalau pakai APBD, perbaikan bisa lama. Kalau dikelola pihak ketiga, bisa langsung diperbaiki saat itu juga tanpa harus menunggu anggaran tahun berikutnya," tambahnya.
Dirinya juga menyebut, keberhasilan kerja sama ini terlihat jelas di Jembatan Sambaliung, yang kini tampil lebih menarik berkat kontribusi pihak ketiga.
"Pemkab cukup menyediakan lahannya, pihak ketiga mempercantik dan merawatnya. Dengan kontribusi ini kota jadi indah tanpa membebani APBD," ujarnya.
Sujarwo berharap sistem kerja sama ini bisa diterapkan di lebih banyak titik di kota Berau, sehingga penataan kota berjalan lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.
"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya di beberapa titik, tapi menyeluruh di seluruh kawasan perkotaan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...

Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
DPRD Kabupaten Berau

Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih aktif menggandeng pihak ketiga dalam mempercantik kota. Menurutnya, kerja sama ini bisa mempercepat pembangunan taman, ruang terbuka hijau (RTH), dan area bermain anak tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Kami mendukung upaya Pemkab memperindah kota sekaligus menambah ruang publik yang nyaman untuk masyarakat," ujar Sujarwo.
Namun, ia menekankan agar penggunaan APBD tetap harus diprioritaskan untuk hal-hal mendesak, seperti perbaikan jalan, penanganan genangan air, dan kebutuhan dasar warga.
"APBD sebaiknya difokuskan untuk kebutuhan prioritas. Sedangkan pihak ketiga bisa berperan melalui dana CSR untuk membangun dan merawat fasilitas kota," jelasnya.
Sementara itu, dirinya pun mencontohkan praktik di Kota Surabaya, di mana perusahaan telekomunikasi berhasil mengubah lahan kosong menjadi ruang publik yang nyaman.
"Di Surabaya, Telkomsel mengubah lahan kosong menjadi tempat bermain. Konsep serupa bisa diterapkan di Berau," katanya.
Oleh karena itu, ia menilai selain efisien, penggunaan CSR juga memungkinkan perbaikan fasilitas lebih cepat dibanding menunggu anggaran APBD tahun berikutnya.
"Kalau pakai APBD, perbaikan bisa lama. Kalau dikelola pihak ketiga, bisa langsung diperbaiki saat itu juga tanpa harus menunggu anggaran tahun berikutnya," tambahnya.
Dirinya juga menyebut, keberhasilan kerja sama ini terlihat jelas di Jembatan Sambaliung, yang kini tampil lebih menarik berkat kontribusi pihak ketiga.
"Pemkab cukup menyediakan lahannya, pihak ketiga mempercantik dan merawatnya. Dengan kontribusi ini kota jadi indah tanpa membebani APBD," ujarnya.
Sujarwo berharap sistem kerja sama ini bisa diterapkan di lebih banyak titik di kota Berau, sehingga penataan kota berjalan lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.
"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya di beberapa titik, tapi menyeluruh di seluruh kawasan perkotaan," pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)