DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Dorong Pelayanan IGD 24 Jam di Setiap Puskesmas Kabupaten Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    28 Maret 2025 pukul 19:14 WITA

    Ketua Komisi l DPRD Kabupaten Berau, Elita Herlina. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua Komisi l DPRD Kabupaten Berau, Elita Herlina, menyampaikankan keprihatinannya terkait layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang belum tersedia 24 jam di seluruh puskesmas di Kabupaten Berau. Oleh karena itu, ia pun mendorong pengadaan pelayanan IGD 24 jam di puskesmas-puskesmas di Kabupaten Berau.

    Ia menyebut pembukaan layanan IGD 24 jam di puskesmas akan sangat membantu warga, terutama yang tinggal jauh dari pusat kota. Dalam situasi darurat, masyarakat di daerah-daerah terpencil seringkali kesulitan mengakses rumah sakit karena jarak yang jauh dan keterbatasan transportasi.

    "Dengan adanya IGD yang buka sepanjang hari, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan atau gangguan kesehatan mendesak," kata Elita.

    Selama ini, puskesmas di Kabupaten Berau belum seluruhnya menyediakan layanan IGD 24 jam. Hal ini menyebabkan banyak pasien yang membutuhkan penanganan medis darurat harus datang ke rumah sakit, yang seringkali mengalami lonjakan pasien, terutama pada jam-jam tertentu.

    "Apalagi yang jauh-jauh seperti wilayah Kelay, itu kan jauh dan jalannya pun ada beberapa yang sudah mulai rusak, apalagi saat malam itu berkabut," ujarnya.

    Sehingga saat ini banyak pasien yang terlambat mendapat pertolongan karena harus menunggu antrian di rumah sakit atau harus melakukan perjalanan jauh ke kota untuk mendapatkan pelayanan medis. 

    "Dengan IGD 24 jam di puskesmas, respon terhadap kondisi darurat akan lebih cepat," tuturnya.

    Oleh karena itu, ia pun mendorong dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau agar dapat mengupayakan pengoperasian IGD secara penuh di sejumlah puskesmas untuk mengurangi penumpukan pasien di IGD rumah sakit serta memastikan akses pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Berau.

    Selain itu, Elita juga menyoroti pentingnya alokasi anggaran untuk pengoperasian IGD 24 jam di puskesmas guna meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal. Oleh karena itu, ia pun mendorong Pemkab Berau agar memprioritaskan kebutuhan ini dalam anggaran nantinya. 

    "Meskipun memerlukan dana tambahan, pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih merata akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Kabupaten Berau

    DPRD Dorong Pelayanan IGD 24 Jam di Setiap Puskesmas Kabupaten Berau

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    28 Maret 2025 pukul 19:14 WITA

    Ketua Komisi l DPRD Kabupaten Berau, Elita Herlina. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Ketua Komisi l DPRD Kabupaten Berau, Elita Herlina, menyampaikankan keprihatinannya terkait layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang belum tersedia 24 jam di seluruh puskesmas di Kabupaten Berau. Oleh karena itu, ia pun mendorong pengadaan pelayanan IGD 24 jam di puskesmas-puskesmas di Kabupaten Berau.

    Ia menyebut pembukaan layanan IGD 24 jam di puskesmas akan sangat membantu warga, terutama yang tinggal jauh dari pusat kota. Dalam situasi darurat, masyarakat di daerah-daerah terpencil seringkali kesulitan mengakses rumah sakit karena jarak yang jauh dan keterbatasan transportasi.

    "Dengan adanya IGD yang buka sepanjang hari, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan atau gangguan kesehatan mendesak," kata Elita.

    Selama ini, puskesmas di Kabupaten Berau belum seluruhnya menyediakan layanan IGD 24 jam. Hal ini menyebabkan banyak pasien yang membutuhkan penanganan medis darurat harus datang ke rumah sakit, yang seringkali mengalami lonjakan pasien, terutama pada jam-jam tertentu.

    "Apalagi yang jauh-jauh seperti wilayah Kelay, itu kan jauh dan jalannya pun ada beberapa yang sudah mulai rusak, apalagi saat malam itu berkabut," ujarnya.

    Sehingga saat ini banyak pasien yang terlambat mendapat pertolongan karena harus menunggu antrian di rumah sakit atau harus melakukan perjalanan jauh ke kota untuk mendapatkan pelayanan medis. 

    "Dengan IGD 24 jam di puskesmas, respon terhadap kondisi darurat akan lebih cepat," tuturnya.

    Oleh karena itu, ia pun mendorong dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau agar dapat mengupayakan pengoperasian IGD secara penuh di sejumlah puskesmas untuk mengurangi penumpukan pasien di IGD rumah sakit serta memastikan akses pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Berau.

    Selain itu, Elita juga menyoroti pentingnya alokasi anggaran untuk pengoperasian IGD 24 jam di puskesmas guna meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal. Oleh karena itu, ia pun mendorong Pemkab Berau agar memprioritaskan kebutuhan ini dalam anggaran nantinya. 

    "Meskipun memerlukan dana tambahan, pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih merata akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Kabupaten Berau," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Rs)